Cinta tak akan tersia - sia

Cinta tak akan tersia - sia
Mungkinkah ini cinta...?


__ADS_3

Tia sangat lega saat menginjakkan kaki di rumah Reza... Menurut Tia saat ini hanya rumah Reza lah satu2nya tempat ternyaman untuknya.


"kamu istirahat Tia... , besok saya ingin bicara denganmu.."... Kata Reza sambil melangkah menaiki tangga menuju kamarnya.


"iya mas..."... Tia menganggukkan kepalanya.


Bi supi kaget melihat kondisi Tia.... Mba Yati semangat menceritakan kejadian hari ini yang cukup menegangkan...


Bi supi terkejut dan memeluk Tia.... Kemudian mencium Aska... Aska tampak mengantuk.. Bi supi kembali masuk ke kamarnya begitu juga mba Yati... Aska sudah terlelap. Sudah pukul 12 malam, Tia tidak bisa memejamkan matanya.... Setiap Tia memejamkan mata bayangan Ari menyiksanya muncul kembali, Tia sangat ketakutan.


Tia sangat gelisah.... Tenggorakannya terasa kering, dia keluar kamar dan menuju dapur..... Menuangkan segelas air es, berharap bisa mendinginkan perasaannya.


Tia duduk lama sendirian di meja makan.


"Tidur lah... Sudah larut malam, kamu harus istirahat"... Suara Reza mengagetkan Tia.


"mas Reza... Kaget saya.."... Ucap Tia sambil memegang dadanya.


Reza mengambil buah didalam kulkas...


"udah... Sana tidur.."... Ucap Reza sambil mengusap rambut Tia dan berjalan menaiki tangga... Di tangga ke dua Reza berhenti dan berbalik.


"tidur Tia..."... Ucap Reza tegas.


" i.. Iya mas..."... Tia segera berdiri dan berjalan menuju kamarnya.


Pagi hari Tia menatap kaca... Wajahnya sudah tidak semenyedihkan kemarin.


"mami...".. Aska mengusap wajah maminya dan memeluk Tia erat.


Tia mencium kening Aska lembut..


"ayo bantu bu Yati bersih2..."... Ajak Tia


Meskipun badannya msh terasa agak sakit Tia paksakan untuk bangun... Tia tidak enak hanya berbaring dikamar meskipun bi Supi dan mba Yati memintanya istirahat di kamar saja.


Hari ini berlalu seperti biasa... Tia sudah merasa lebih baik karena obat anti nyeri yg diberikan dokter padanya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


Malam itu Tia sangat gelisah... Sulit sekali dia memejamkan mata, bayangan itu selalu muncul dipelupuk matanya.


Tia segera bangkit... dia pikir segelas teh hangat mungkin akan menenangkannya. Tia menuju dapur dan membuat segelas teh hangat.


"belum tidur..."


Kaget Tia mendengar suara itu.. Ternyata Reza sudah berdiri di sampingnya


"sa.. saya... Belum mas..."... Jawab Tia kaget


"mas Reza belum tidur..?"... Tanya Tia


"saya lapar... Mau pesan makanan, kamu mau juga?".. Jawab Reza.


"tidak usah mas.. Terimakasih... Kalo mau saya bisa masakin daripada mas nunggu lama keburu lapar"


"boleh..."... Jawab Reza antusias


"mau dimasakin apa mas..?"


"apa ya.. Terserah aja..."


" saya buatin mie telur... Mau?.."


Reza duduk di kursi depan meja dapur... Melihat Tia yg sedang memasak untuknya.


Reza tercekat saat melihat Tia mengikat dan menggulung rambutnya agak ke atas... Tampak tengkuk Tia diantara rambut2 halusnya... Reza berdebar melihatnya...


Tia sangat cekatan memasak....


" Silahkan makan mas..."... Tia tersenyum menyodorkan piring yg sudah berisi omelet ala Tia.


" mas.. mas...".... Panggil Tia lagi.


"ha.. Apa..??..." Reza terkejut mendengar Tia memanggilnya.... Reza menatap makanan dipiring yg disodorkan Tia... Sungguh diluar ekspektasinya... Reza berfikir Tia akan membuatkan dia mie instan dengan telur ceplok diatasnya.. tapi ini tidak... mirip omelet dengan olesan saus barbeque, taburan keju dan oregano... Tercium aromanya sangat menggoda selera.


"silahkan makan mas..."... Tia tersenyum


Reza mengangguk dan meraih garpu dan pisau yg disiapkan Tia

__ADS_1


"lupa... Saos sambalnya.."... Tia segera menuangkan Saos sambal di piring tempat sambal, Tia jg menyodorkan air putih untuk Reza.


"enak..."... Kata Reza sambil tetap mengunyah makanannya... Dia tidak menyangka Tia pintar memasak.


"kamu pintar masak ternyata..."... Puji Reza


"iseng aja mas... Coba2 resep dari pada bengong dirumah"... Tia berkata sambil tersenyum malu.


"tapi ini enak lho.... Tadi aku pikir kamu akan buatkan aku mie instan pake telur ceplok"... Reza tertawa.


Tia ikut tertawa...


"kenapa ga coba buka tempat makan, tempat nongkrong anak muda.... Menu ini pasti mereka suka...".... Reza berkata sambil memasukkan suapan terakhirnya.


"pengennya gitu mas... Saya harus punya usaha yg bisa menghidupi saya dan Aska nantinya, semoga Allah mengabulkan... Aaminn".... Kata Tia sambil meneguk teh hangatnya.


"kamu sudah mengantuk..?.."... Tanya Reza


"belum mas... Ada apa?.."


"ada yg ingin saya tanyakan... tapi sebaiknya besok saja... Sudah larut malam".... Reza berdiri.


Tia juga berdiri hendak membereskan piring makannya Reza.


"terimakasih ya... Masakannya enak"... Ucap Reza sambil tersenyum.


Tia tersenyum dan mengangguk pada Reza..


Reza berjalan menaiki tangga menuju kamarnya....


"cepat tidur Tia..."... Pesan Reza lagi..


"iya mas.."


Tia mencuci piring dan gelas kotor... Dan masuk ke dalam kamarnya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Di kamar atas Reza sangat gelisah, berapa kali dia ubah posisi tidurnya... Di dadanya ada debaran aneh yang sulit diungkapkan, bayangan Tia terus saja tampak saat dia pejamkan mata... Senyumnya, mata syahdunya.. Dan tadi dia hampir tidak bisa menahan gejolak hatinya saat didepan matanya Tia mengikat rambutnya... Memperlihatkan rambut2 halus ditengkuknya..... Reza tersenyum sendiri tapi seketika duduk dan mengacak acak rambutnya.... Perasaan apakah ini..?

__ADS_1


"Apakah aku telah jatuh cinta pada Tia..??...."..... Tanya Reza pada dirinya sendiri.... Ahh... Tidak mungkin....


Tia berbeda dengan mantan2 pacarnya.... Mantannya yg sebelumnya adalah perempuan cantik berkelas, yg selalu memakai barang2 branded.... makan di restoran mewah, dan pastinya mereka cantik dan anggun... Berbeda dengan Tia,... Status Tia janda meskipun belum resmi cerai dari suaminya, wajahnya natural tanpa make up... dandanannya biasa saja... Tapi... Tia pintar memasak, dia tipe wanita yg sangat menghormati orang lain,... dia selalu tersenyum... Dan senyuman itu tulus, bicaranya sangat lembut.... "aku menyukai itu"..... Bisik Reza.


__ADS_2