Cinta Tulus Yang Terluka

Cinta Tulus Yang Terluka
kekhawatiran seorang Ayah


__ADS_3

Eliana berangkat ke prancis lebih cepat dari pada sepengetahuan Rio , dia hanya mengirim kan pesan singkat pada kekasih nya itu, kejadian kemarin membuat nya tidak ingin menemui Rio lagi untuk 10 bulan kedepan sesuai janji nya pada Hera


Bahkah Hera belum membalas satu pun pesan dan panggilan nya membuat dia merasa bersalah dia mengirimkan hadiah kecil dan sepucuk surat pada sahabat nya itu , berharap Hera akan luluh dia sangat takut jika Hera berpaling dari pada nya


Dia sudah membuat suatu masalah dan sudah mengingkari nya membuat hati seorang wanita semakin terluka diga benar-benar ingin melakukan hal terbaik untuk sahabat nya itu sekaran


Kini Rio yang baru mendapat kan pesan singkat dari Eliana membuat mood nya buruk


“Aku pergi Rio , Maaf aku tidak ingin di antar oleh mu”


Rio yang baru saja bangun di buat emosi oleh pesan itu, dia tidak akan bertemu Eliana empat bulan ke depan tidak bisa kah kekasih nya itu memberi kesan yang baik


Pria itu membersihkan diri dan bersiap ke kantor dengan mood nya yang buruk


“Sayang makanlah dulu aku sudah memasak”


Hera tidak pernah memberi sapaan dan perhatian ada pria itu walaupun balasan nya tidak ramah , dia sudah tekuh menjadi istri yang baik untuk suaminya sampai batas yang ada


“Apakah kau mengancam Eliana”


Rio menjadikan Hera pelampiasan seperti biasanya dia adalah orang yang tempramen , tanpa tahu bagaimana perasaan wanita itu


“Apa?, memang nya apa yang ku lakukan pada nya”


“Dia pergi tanpa mengabari ku”


“Hahahha kau ini lucu sekali , memang apa yang ku lakukan pada nya aku bahkan belum membalas pesan dan panggilan nya!”


Rio menjadi naik pitam Eliana pasti merasa bersalah karena Hera mengabaikan nya , membuat wanita itu merasa bersalah


“Kenapa kau selalu mengganggu kehidupan ku Hera! , sejak dulu percintaan ku selalu gagal karena mu!!”


“Karena aku Mencintai mu!”


Hera benar-benar merasa kesal sekarang pikiran nya sedang terbagi-bagi antara kasus yang sedang dia usut , sahabatnya dan rumah tangga nya , dan bisa-bisanya Rio menganggap nya seperti itu , padahal jelas sejak dulu dia melindungi Rio dari perempuan yang tidak baik


“Kau bilang cinta!, Kau hanya pengobsesi menjijikan , Jika Kau tidak ada dalam hidup ku itu akan menjadi hal terbaik yang pernah ada”

__ADS_1


“Kau membenci ku?”. Hera mentap suaminya dengan wajah yang sayu


“SANGAT!”


Pria itu berbalik dan tidak memandang Hera dia menuju mobil Jeremy yang baru saja terparkir , senenarnya Rio tidak benar-benar mengatakan nya dia hanya sedang maarah saja dan melampiaskan nya pada Hera


Berbeda seperti biasa nya Hera yang dulu sangat memahami Rio , kini sadar dengan Rio yang tidak begitu menyukai nya membuat hatinya sangat sakit lebih dari biasa nya


Sebegitu benci kah kau pada ku hingga kau tidak ingin aku ada di kehiduan mu?


Wanita itu menyusul mobil Rio dia menyapa  Jeremy yang hendak menginjak pedal gas , dia meletakan bekal yang sudah dia siap kan untuk Rio di samping kemudi


“Singkir kan itu!”


Rio menatap Hera yang menaruh bekal nya dia sangat membenci makan siang itu , dia mengingat bagaimana Hera mengantar nya kemarin membuat Eliana menunduk dan merasa bersalah, Wanita itu meninggal kan Rio dan menyusul Hera dengan terburu-buru


“Tidak biarkan ini di sini jika kau tidak suka biar Jeremy yanng memakan nya seperti biasa”


Hera tahu jika Rio tidak memakan makan siang nya , tapi dia tetap membuatkan nya untuk suami nya


Rio keluar dari mobil dan mengambil kotak makan siang itu dia mencampakannya sampai tumpah dan berserakan di depan Hera , membuat hati wanita itu semakin terluka


Hera tidak suka jika ada makanan yang terbuang , pengalaman nya menangani orang-orang yang memiliki ekonomi yang rendah membuat nya memahami betapa susah nya menjadi orang-orang seperti itu


Rio masuk ke mobil dia tidak menghiraukan Hera yang sedang memungut makanan itu


“jeremy kita berangkat sekarang!”. Rio membentak Jeremy dengan nada yang tinggi , membuat Jeremy mau tidak mau menginjak pedal gas nya membiarkan Hera sendiri di sana


Hera kembali ke rumah setelah membereskan ke kacauan yang di buat oleh Rio, dia membuang makanan yang tidak layak untuk di makan


Ada sebagian yang masih bersih jadi dia menyisihkannya membungkus nya dengan rapi untuk di berikan pada tunawisma dia sendiri tidak sanggup untuk mmemkannya mood nya sudah hilang dan tadi pun dia sudah sarapan


Drrrtt…drrt..drr


Handphone Hera berbunyi dia malas untuk mengangkat nya karena dia pikir itu adalah Eliana namu sete lah meihat nama yang tertera di sana adalah ayah nya dia bergegas mengangkat nya


“sayang bagaimana kabar mu?”

__ADS_1


Hendra sangat merindukan putri nya itu , sudah lama mereka tidak saling mengabari , dia dan Rio pun belum sempat berkunjung ke sana karena ke sibuka masing-masing


“Aku baik Ayah bagaimana dengan Ibu?”


***“aku baik-baik saja sayang”***.


Amber langsung menjawab begitu mendengar putrinya bertanya dia pun sedang duduk di samping suami nya mendengar kan kabar putri yaang mereka rindukan


“Syukurlah kalau begitu , aku sangat merindukan kalian”


***“Kami juga sayang \, di mana Rio?”***.Amber menanyakan menantunya sedangkan Hendra tidak suka


“dia sudah berangkat bu”


“Kenapa kau resaign sayang” .


Hendra tahu kalau putri nya resaign dia tidak suka di tahu putri nya sangat cerdas jadi dia ingin Hera menjadi wanita karir yang berprestasi


“Ayah aku ingin fokus menjadi pengacara saja”. Hera menjawab dengan lemas dan beberapa helaan


“Hera ada apa dengan mu nak , apa yang kau sembunyikan dari kami”.


Hendra dapat mendengar keluhan dari suara putrinya itu sejak awal dia menelfon


“Tidak apa Ayah aku hanya lelah saja , belakangan ini aku sudah bekerja di tempat lain jadi aku sangat elah”


***“Benarkah itu”***. Hendra mengintrogasi putri nya


“Ya ayah dan aku akan terlambat .. aku akan berangkat”


“Ehh tapi di.”


“Aku tutup telfon nya ayah, ibu aku cinta kalian”


“Ya sayang kabari kami jika kau ada sesuatu…”


Hera langsung menutup panggilan nya dia tidak ingin di tanyai lagi , dia tidak bisa berbohong jika orang tua nya sudah banyak bertanya seperti itu

__ADS_1


Sedangkan di ujung sana ada hati seorang Ayah yang memiliki feeling yang tidak baik mengenai putrinya , dia merasa Hera menyembunyikan sesuatu pernikahan mereka memang hanya keterpaksaan tapi di luar dari sana Hendra tau ada satu hal yang menekan batin putri kecilnya itu


__ADS_2