Cinta Tulus Yang Terluka

Cinta Tulus Yang Terluka
Menyamar menjadi Pe*acur


__ADS_3

Sudah tiga buan setelah kepergian Eliana ke prancis hubungan Rio dan Hera masih seperti biasa , namun yang sebelum nya Rio selalu menghubungi Eliana kini tidak lagi karena balsan wanita itu yang terkesan cuek dan datar


Dan entah mengapa dia selalu merasa bersalah jika berhubungan dengan Eliana atau wanita manapun dia merasa berselingkuh


Hari-hari berlalu seperti biasa dan sikap Hera tidak berubah pada pria itu dia selalu menyapa Rio di pagi hari dengan senyum manis nya dan menyambut nya setiap dia kembali walau belakangan ini Hera sering terlambat pulang tapi dia selalu menemui Rio terlebih dahulu ketika dia kembali


Perhatian yang di beri wanita itu selalu membuat jantung nya berdetak cepat , dia tidak tahu apa yang dia lakukan jika jantung nya sudah berderak seperti itu tubuh nya akan terasa lemah


Membuat nya selalu menghindari Hera , bukan karena dia tidak ingin menatap nya atau berada di dekat nya tapi ego nya selalu mendahului nya dia ingin Hera yang lebih dulu memegang tanganya atau memeluk nya


Seperti saat pagi ini Rio langsung menuju mobil Jeremy yang baru terparkir bisa-bisa dia pingsan melihat wajah Hera pagi ini , dia nampak begitu cantik ketika Rio diam-diam memperhatikan nya dari atas


“sayang makan lah dulu”


“Aku makan di kantor”


Rio tidak melihat Hera dia tidak sanggup, Hera langsung membungkus bekal dan sarapan Rio memberikan nya pada Jeremy


“Selamat bekerja sayang”


Hera selalu memberi perhatian kecil itu pada Rio walaupun Rio hanya membalasnya dengan sekedar deheman


Membuat Hera selalu bertanya-tanya apakah Rio tidak mau berubah atau semakin membencinya saja , waktu nya sudah berjalan hampir setengah tahun dan tidak ada perubahan dari Rio, membuat perasaan Hera makin hampa


Rio tidak kah kau mellihat ku sebentar saja setidaknya ajak aku bicara serius dan membicarakan hubungan kita aku sangat lelah. Hera berguman dalam hatinya


Hera memutuskan untuk berangkat ke markas mereka sudah melakukan banyak menemukan bukti kuat yang akan mereka gunakan di persidangan nanti


Hari ini sudah 80% dari kasus yang mereka ungkap bahkan Frans sudah kembali dengan wanita yang terlihat kumuh , wanita itu bersedia menjadi saksi atas perbudakan yang di lakukan oleh Gunawan dan Rekannya


“Hai.. siapa nama mu?”


Hera menyapa perempuan itu dia terihat sangat pendiam dan ketika dia menatap Hera dia membuat Hera  terkejut


Bola matanya berwarna biru sangat indah , terlihat seperti orang blasteran


“Nama ku Selena”. wanita itu tersenyum membuat Hera terpukau dia bisa melihat kecantikan tersembunyi dari wanita itu walaupun terlihat sangat kumur kulit nya terbakar sinar matahari membuat nya terlihat coklat gelap


“Hei… seperti nya kau bukan orang pribumi , apakah aku benar?”

__ADS_1


“Umh…iya Ayah ku adalah orang Italia dia mengabdikan hidupnya menjaga hutan dekat desa dan bertemu dengan ibu”


“wow è così figo(Wow beliau keren), aku ingin bertemu denganya”


Hera sangat mengagumi pecinta alam , bagi nya mereka sangat keren karena mengorbakan waktu mereka untuk hal yang belum tentu memberikan untung pada mereka


“Sono morti(*Mereka sudah meninggal*)”. jawaban itu membuat Hera mati kutu


“Maafkan aku”


“Tidak apa,kau tahu.. orang tua ku meninggal karena melawan perintah Gunawan yang akan memakai setengah Hutan untuh di jadikan lahan”. Gadis itu bicara seolah menumpahkan seluruh kesedihannya


Selena menatap Hera seperti melihat dimensi lain mata nya sudah terlihat berkaca-kaca


“Aku sangat senang ketika menemukan salah satu dari antara kalian , kudengar kalian akan mengungkap kejahatan bajin*an itu!”


“Ya tentu!”


Semua orang di sana menatap Selena , meyakinkan mereka akan melakukan apa yanng di pikirkan gadis itu , gadis itu adalah salah satu dari banyak orang yang menderita akibat ulah para Tikus itu


“Baiklah kalian sudah bekerja dengan bagus untuk beberapa bulan ini, tapi…”


“Ada apa , Jordan kenapa kau terlihat bingung”.Frans melihat Jordan seperti susah untuk mengatakan suatu hal


“tidak hanya saja aku butuh kau dan Hera lagi, untuk menyusup”


“Hah itu adalah hal yang gampang, kenapa kau terlihat kwatir”. Hera melihat tampang Jordan yang tidak biasa


“ya karena kau akan menyusup sebagai pe*cur”. Jordan sangat susah menelan salivanya menatap Hera


“oh tidak-tidak! , bagaimana aku akan melakukannya hah, aku..ahk”


Hera frustasi begitu mendengar penuturan Jordan kenapa harus menjadi seperti itu, tidak bisa kah menjadi pekerja seperti biasa saja dia tidak mau melakukan itu


“tenang saja Frans akan menjadi pria mu, malam itu”.Jordan mencoba menenangkan wanita itu, membuat Hera mengerutkan kening nya dia makin bingung


“memang kemana kami akan menyusup?”. Frans sangat penasaran dia belum mengerti total akan misi kali ini


“Kalian akan menyusup ke Bar Jackson yang baru buka ada seseorang perlu kalian selidiki di sana”

__ADS_1


Jordan sudah mengenal Jackson sejak Pria itu membantu Her dan Frans dalam misi mereka membuat waktu mereka menjadi lebih cepat dari yang mereka perhitungkan


“Lalu kenapa harus menjadi wanita seperti itu sih aku bisa menyamar sebagi pelayan”


“Tidak bisa Hera yang ada ruangan khusus di sana pelayan hanya bisa mengantar apa yang mereka perlukan lalu keluar sedangkan kalian butuh beberapa saat untuk menyelidiki nya”


Jordan meletakan foto seorang pria dia blateran matannya berwarna biru yang indah


“Siapa dia?”


“Dia adalah gangster , dia juga adalah seorang mafia setelah aku selidiki , tapi yang membuat aku heran adalah kenapa dia tidak terkait dengan para tikus-tikus itu”


Jordan merasa janggal dengan Pria itu , Jackson memberi beberapa data tamu nya dalam pembukaan bar baru nya dan ada satu orang yang tidak dapat dia identifikasi


‘Kita tidak bisa mebiarkan hal sekecil ini di biarkan begitu saja , bisa saja dia adalah biang dari masalah ini dan perjuangan kita akan sia-sia”


Jordan menatap Frans dan Hera dia sangat berharap pada mereka berdua , sedangkan Alan dan Dela tidak bisa datang ke sana mereka akan fokus dengan penyadap yang di pakai Frans dan Hera


Jordan sendiri akan mengkoordinasi dan menyempurnakan bukti serta beberapa saksi yang mereka dapat kan, dia menyembunyikan para saksi itu di tempat yang tersembunyi dan menjaga mereka dengan baik


“baiklah aku akan melakukan hal yang terbaik yang bisa ku lakukan”. Hera akhirnya menerima misi itu , mungkin akan sangat sulit tapi hati kecilnya menyuruh dia melakukan itu untuk kelancaran misi mereka


“aku juga akan melakukan yang terbaik”. Frans menatap Hera yang sedang berusaha tegar mereka akan berjuang bersama


“ada apa tuan , apa anda masalah”


Jeremy meperhatikan Rio yang belakangan ini banyak melamun , Pria itu kadang tersenyum dan mendada bingung membuat nya berpikir kalau pria itu merindukan Eliana


“Hmm tidak”. dia kembali fokus pada berkas di hadapan nya


“Anda tenang saja , mungkin nona Eliana akan kembali lagi ke tanah air , anda pasti merindukan nya”


Entah mengapa Rio tidak suka , dia lebih suka ketika membahas Hera , Hera yang belakangan ini juga sering membangkang nya dia pun belum keluar dari restoran itu membuat mereka selalu saja berdebat


“Jeremy!”


“Ya tuan , bagaimana dengan restoran kemarin , apakah mereka menyetujui pembelian kita?”


“belum tuan , mereka meminta waktu sebulan lagi”

__ADS_1


“Kenapa kau sangat lambat!”


__ADS_2