
"Rio Lepaskan, aku tiddak ingin pulang dengan mu!"
Hera melepaskan pelukannya, dia tidak ingin terbawa suasana apa yang dilakukan Rio selama ini sudah menyakiti hati-nya
Pria itu malah mempererat pelukannya dia tidak akan membiarkan wanitanya pergi lagi
"Sudah ku bilang aku akan membawa mu pulang, jangan membangkang, kau belakangan ini kau banyak membangkang"
Hera kesal dengan perkataan Rio dia tidak mau menunduk di bawah perintah suaminya lagi dia tidak ingin dibodohi oleh cintanya lagi sekarang
"Jika kau ingin pergi kau harus pergi dengan ku!"
"Untuk apa huh!, supaya kau bisa mengambill anak ku begitu?"
"Anak kita itu, itu anak kita"
"Cih tipu muslihat mu sudah terbaca menyingkir lah". Hera mencoba menyingkirkan tangan Rio dari tubuhnya walau tidak berefek apa-apa
Dia melakukan perlawanan hingga dia lelah sendiriĀ pria itu masih saja mendekapnya dia mebiarkan Hera tenang dengan pikirannya
__ADS_1
"Jangan pergi Hera, jangan tinggal kan aku lagi Aku Mencintai Mu". Rio belum melepaskan pelukannya perkataan nya sebelumnya berhasil membuat jantung istrinya berdetak tidak karuan
Hera jelas tahu jika pria itu tidak pernah berbohong dengan perkataan nya sendiri dia sudah mengenal pria itu sejak dulu
"Jangan bohong, aku tahu kau hanya menginginkan anak ku". Hera jelas membohongi diriya sendiri
Wibawa dan Kedisiplinan yang di miliki Rio sudah membuat Hera jatuh cinta berkali-kali, semua hal yang menyangkut pria itu berhasil memikat hatinya kecuali keangkuhan itu
"Aku tidak bohong". Rio kembali menatap netra istrin nya dia ingin meyakinkan istrinya itu , pria itu menyatukan kening mereka
Hingga wanitta itu bisa merasakan apa yang dia rasakan sekarnag
"Aku Mencintai Mu Hera, kau berhasil kau berhasil merebut hatiku kau tahu aku menyadari satu hal aku mencintai mu sejak lama"
Jantung Hera berdetak dengan cepat wajah pria itu sangat dekat dengannya jantung itu lebih berdetak kencang dibandingkan dulu ketika Rio menciumnya paksa
"Karena itu kau tidak bisa pergi lagi....kau harus bertanggung jawab". Perkataan Rio berhasil membuat wanita itu menangis dia tidak ppercaya dengan apa yang di dengan
"Tapi...Bagaimana dengan El aku melihat kalian berpelukan"
__ADS_1
"Kau salah paham"
"Salah paham bagaimana, aku melihat kalian dengan jelaas di ruangan VIP kalian berpelukan sangat mesra"
"Dan itu yang membuat mu pergikan, kami hanya berpelukan untuk terakhir kalinya kami sudah mengakhiri hubungan kami tanpa merusak hubungan baik kalian"
Hera tidak lagi mendengar dia memeluk Rio dengan erat dia menangis di pelukan Suaminya dia tahu pria itu tidak pernah berbohong dia juga tidak bisa menahan perasaannya lagi
Tangisan Hera sudah cukup untuk membuktikan dirinya masih sangat mencitai Rio, dan apa yang dia akukan selama ini tidaklah sia-sia
Rio melepaskan pelukan wanita itu dia mangahapus air mata istrinya "jangan menangis..".Rio menyesap bibir manis istrinya dia tidak peduli jika orang lain akan melihat mereka
Di sudut bangunan itu ada dua orang yang sedang sakit hati mereka bisa meliha orang yang mereka cintai telah bersatu dengan pasangan mereka
"Ayo Pergi Jangan Mengganggu mereka". Zeus menarik tangan Eliana ke tempat lain dia tidak ingin mengganggu pasangan itu
Sebelumnya Frans sudah menghubungi dirinya jika Rio akan menjemut Hera, Frans juga berpesan agar dia tidak mengatakanya pada wanita itu
Rio takut jika Hera akan pergi lagi
__ADS_1