
Selena terdiam dengan apa yang di katakan pria itu, mencintai apakah dia serius dengan nya
“Benarkah?”
Frans membalikan tubuh Selena hingga gadis itu menghadap pada dirinya
Mereka bertatapan cukup lama hingga Frans mendekatkan wajahnya pada gadis itu, Pria itu mencium Selena degan lembut
Sampai dirinya membuka paksa mulut Selena “Kak…Hentikan Aku tidak biasa dengan ini”
“Kau harus terbiasa”
“Apakah kita akan melakukan lebih dari ini?”
Frans tampak berpikir mereka berdua belum memiliki hubungan yang istemewa mereka hanya baru menyatakan hubungan mereka masing-masing
“Selena aku adalah pria dewasa, aku mungkin akan melakukan hal lebih dari ada ini jika kita terus tinggal bersama”
“Jadi, Apakah aku harus pergi dari sni”
Frans terkekeh dia menjitak kening gadisnya “Bodoh…Aku ingin kau tetap di sini kau tidak boleh pergi”
“Nanti kakak melakukan hal yang aneh dengan ku?’
“Ya Setelah kita Menikah”
Pipi Selena merona dia di lama oleh Frans dia sangat senang, dia bangkit dari kursi dan mmemeluk Frans dengan erat
Selena tidak peduli jika dirinya itu masih muda dia tidak ingin Frans bersama wanita lain lagi
“Tapi apakah kau tidak keberatan kau seharusnya menghabiskan waktu dengan teman seusia mu”
“Tidak, aku menghabiskan banyak waktu ku di hutan dengan kedua orang tua ku sangat sulit bagi ku beradaptasi dengan orang lain selain kakak jadi aku tidak akan keberatan”
“Jadi kau mau menikah dengan ku?”
“Tentu”
Frans tersenyum dengan lebar dia makin memeluk gadis itu dengan erat dia sudah lama menahan perasaannya
Dia bahkan tidak berencana untuk memilki hubungan spesial dengan Selena karena terpaut umur yang jauh dia cukup sadar diri
Tapi Gadis itu menyatakan perasaan nya hingga membuat Frans menarik lagi hatinya kembali, dia sudah memenangkan hati gadis itu
Frans mencium bibir gadis nya dengan lembut, hingga berubah menjadi sedikit kasar “Sayang buka mulut mu, kau harus belajar sedikit”
“Begini?”. Selena membuka sedikit mulut nya
__ADS_1
“Ya keluarkan sedikit lidah mu sayang”
Frans melanjutkan lagi ciumannya sampai sedikit dalam dia mendorong dan menguci Selena di meja belajar Gadis itu
Dia sudah lama mendambakan bibir ranum Selena, dia sudah cukup lama menahan hasratnya
“Haahhaha kau benar-benar…Jangan gunakan gigi mu sayang”
“Aku tidak mengerti huh, kakak mengajari ku hal mesum kakak keluarlah aku mau lanjut belajar kami akan mengadakan ulangan besok”
“Untuk apa aku keluar aku akan menemani mu belajar kita juga akan tidur bersama mulai hari ini”
Selena menatap Frans dengan tajam ternyata Frans itu cukup mesum juga, dibalik sikap nya dan hangat Frans adalah pria yang butuh sentuhan
Sejak Selena tinggal dengannya dia selalu bersusah payah menahan pikirannya, tapi itu tidak lama lagi dia akan menikah dengan Selena
Dia tidak akan menahan hasratnya lagi
>>>
Frans melaksanakan pernkahannya dengan Selena dia sebuah hotel dia hanya mengundang rekan-rekanya saja
Mereka berdua sama-sama yatim piatu jadi Hendra dan Amber tidak keberatan untuk menjadi wali mereka
Hendra dan Amber juga sudah lama mengenal Frans dulu pria itu berharap Frans yang akan menjadi menantunya
Tapi takdir telah mengubah pemikiran Hendra, Rio adalah anak kecil yang mengesalkan adalah menantunya sekarang dan Frans dia akan menganggap pria itu sebagai anak angkatnya
“Selamat nak kau akan menikah, aku tidak menyangka akan menjadi wali nikah mu”. Hendra menepuk pundak Frans
“Terimakasih Paman, juga untuk menjadi wali ku”
“Jangan sungkan begitu anggap saja kami orang tua mu, seperti biasa”
Amber mengantar Selena sampai ke depan altar di sana Frans sudah menunggunya bersama dengan Hendra yang berdiri tidak jauh dari calon suaminya
Dia berdiri bersama Selena di depan altar mereka akan mengucapkan janji suci untuk kehidupan mereka berdua
Di sana sudah ada Rio dan dan juga Sean yang berada dalam gendongan Rio Hera yang menghadiri pernikahan mereka, dia juga tidak lupa mengundang Zeus
Pria itu senang ketika Frans akan menikah dia menatap temannya itu di depan altar
Dan ada beberpa rekan lainya yang akan menyaksikan pernikahan mereka
Mereka berdua mengucapkan janji pernikahan, lalu Selena melemparkan buket bunga yang tidak sengaja di tangkap Eliana
Eliana sendiri di undang oleh Frans karena dia adalah teman dekat Hera dia juga mendengar wanita itu tinggal selama satu bulan lebih dengan Zeus
__ADS_1
Jadi dia berpikir akan mengundang wanita itu saja untuk menambah relasi
“Eliana ternyata kau di sini, kenapa kau tidak bilang”. Hera terkejut dengan Eliana dia tidak menyangka jika wanita itu akan hadir dia tidak dekat dengan Frans
‘Ah itu Tuan Frans mengudang ku aku lupa bilang pada mu maaf”. Eliana memang sangat sibuk dengan pemotretan selama bulan ini
Karena dirinya yang mengambil cuti selama dua bulan untuk menemui Hera
“Tidak apa ayo ke sana”
Hera mengajak Eliana ke sebuah tempat di sana ada pasangan pengantin dan juga Rio beserta Zeus
“Heh Bro, kau penyuka daun muda tidak kusangaka kau itu”
“Pedofil”. Rio memotong pembicaraan Zeus, mereka tertawa bersama karena pikiran mereka sama saja tentang Frans
Mereka sedikit dekat karena perusahaan Zeus dan Rio mengadakan kerja sama jadi mereka sering bertemu untuk berbincang tentang bisnis
“Diamah kalian si*lan kalian membuat istriku tidak nyaman!”
“Maaf bro aku hanya tidak menyangka saja hahahha”. Zeus memegang perutnya yang terasa geli begitu juga dengan Rio
Tawa mereka semakin membuat Frans kesal sejak kapan mereka kompak begitu
Mereka berdua suka mengolok-olok Frans sekarang, tanpa mereka sadari Hera sudah menatap mereka tajam
Rio dan Zeus sudah membuat beberapa tamu menatap mereka karena tawa mereka yang cukup keras
“Ahk Sayang hentikan sudah dua kali kau menjewer ku”
“Hera hentikan jeweran mu itu sakit sekali, bro suruh istri mu melepaskan telinga ku ini sakit sekali!”
“Kalian berdua diam lah jika kalian mengacau pesta Frans lagi akan ku tendang kalian keluar!”
Kedua pria itu terdiam ancaman Hera tidaklah main-main
“Baik Sayang”
Mata Zeus tertuju pada Eliana yang berdiri di belakang Hera wajahnya berpaling begitu Zeus menatap padanya
“Selamat tuan dan nona Selena”. Eliana menyalami kedua mempelai itu dia memberikan hadiah kecil untuk mereka berdua
“Terimakasih nona Selena”. Frans menerima kado kecil dari wanita di matanya Eliana tidak lagi jahat seperti dulu
“Sama-sama tuan aku pergi dulu sebentar aku ada urusan”. Eliana pergi dari sana dia sedikit tidak nyaman
“Kau mau kemana El…”
__ADS_1
“aku pergi sebentar Hera aku ada perlu”. Eliana meninggalkan mereka, Zeus menatap kepergia Eliana sebelum akhirnya mengikuti wanita itu
“Aku pergi dulu Frans aku akan ke toilet sebentar”. Zeus meninggalkan Frans yang sedikit bingung gelagat temannya itu tidak seperti biasa