
Tepat Sembilan bulan yang lalu dimana Zeus dan Eliana tinggal di apartemen yang sama mereka merasa baik-baik saja
Mereka hidup bersama seperti dua teman yang berbagi tempat tinggal sampai satu kejadian yang tidak mengenakkan menimpa mereka berdua
Zeus tiba-tiba pulang dengan keadaan mabuk dia merasa tubuhnya sangat panas dia tidak megerti kenapa dia sampai mengalami hal itu
Pria itu minum bersama rekannya yang adalah pembisinis di swiss rekannya itu sudah terkenal dengan pursahaan industrinya di sana
Dia sudah cukup berumur dia membawa seorang wanita muda bersamanya
“Tuan Alex apa ada yang perlu kita bicarakan lagi?”.
“Tidak ada lagi tuan, tapi duduklah dulu aku sudah memesan wine yang mahal dari Prancis hanya untuk mu”
Zeus sudah mulai bosan dengan tempat iitu
Zuus tidak tertarik dengan kerja sama yang di tawarkan oleh pria itu, dia hanya ingin fokus pada perusahaannya sekarang
Selain itu perusahaan pria itu tidak cocok dengan motonya, Zeus lebih tertarik dengan perusahaan kontruksi sekarang, seperti beberapa perusahaan yang di miliki oleh Rio
Sekarang wine itu sudah tersedia di hadapan Zeus pria itu langsung meminumnya agar dia dapat langsung pulang dan beristrahat
“Tuan duduklah sebentar, nikmatilah waktu bersama kami dulu”
“Maaf tuan Alex aku sedang buru-buru”
Pria paru baya itu sempat menahannya tapi Zeus dengan cepat menolak dia benar-benar setelah seharian bekerja
Pria itu berangkat sendiri karena dia bukan tipe pria yang suka di khawal maupun antar jemput seperti pengusaha kaya pada umumnya
Zeus sampai di apartemen nya di sana Eliana sudah menunggunya dia sedikit khawtir karena Zeus tidak pulang dengan cepat
Pria itu selalu pulang sekitar jam 7 malam tapi dia baru pulang jam 9 malam karena
Zeus merasakan panan dalam tubuhnya dia mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang karena di takut terjadi apa-apa
“Kau tidak apa-apa?”. Eliana memberi Zeus minum pria itu terlihat sangat kacau sekarang
“Huh El…badan ku panas”
“Sepertinya kau sedang sakit tidurlah”. Wanita itu memapah Zeus sampai ke kamar pria itu “Panggil aku jika kau memerlukan sesuatu”
Zeus tidak menjawab lagi dia tidak dapat menahan gejolak dalam tubuhnya lagi, dia menarik Eliana sampai terjatuh di atas ranjangnya
__ADS_1
“Zeus! Apa yang kau lakukan Lepaskan aku!”.
“shh diam lah aku tidak bisa menahannya lagi”
“Ahk!”
Eliana terus memberontak ketika mendapat perlakuan dari Zeus dia tahu yang akan pria itu lakukan padanya
Dia baru menyadari jika rasa panas yang di rasakan Zeus bukan lah panas biasa pria itu mingkin sudah meminum obat perangsang
“Zeus hentikan kau sudah menyakiti ku!”
Pria itu tidak agi mendegarkan wanita yang sudah dia kukung dia hanya ingin memuaskan hasratnya
Alex memberinya obat dengan dosis tinggi, untuk menjebak Zeus agar tidur dengan puutrinya
Banyak orang tahu jika Zeus bukan lah seoorang pemain seperti pria dewasa pada umumnya, dia tidak akan melakukannya sebelum menikah dia punya moto itu sejak dulu
Ayahnya adalah orang brengsek yang meninggalkan ibunya hingga dia dapat memehami sakit serorang wanita, hingga ibunya meninggal dia tidak lagi menemukan wanita sebaik ibunya
Dia mungkin tidak mengerti menjaga perasaan seorang wanita tapi dia juga tidak ingin menyakiti serang wanita itu janjinya pada ibuny dulu
Tapi sekarang dia tidak bisa lagi menahan dirinya pengaruh obat-obatan itu sudah mempengaruhi dirinya sepenuhnya
Zeus terbangun di pagi hari dengan Eliana yang berada dalam pelukan nya, wanit itu belum terbangun dari tidurnya di sangt kelelahan
Pria itu sedikit terkejut hingga mencoba menjernihkan pikirannya
“S*al apa yang sudah ku lakukan”
Pria itu meregangkan tangannya membuat wanita yang berada dalalm pelukanya tadi terbangun
Eliana menatap pria yang semalam membuat nya lemah, dia sudah melawan sekuat tenaganya namun yang dia lakukan adalah hal yang sia-sia tenaga Zeus jauh lebih besar darinya
“Kau sialan”
Eliana mendarat kan tamaran di pipi mulus Zeus, pria itu mengeram kesal dia baru saja bangun tapi sudah mendapat sebuah kekerasa
“Apa yang kau lakukan huh, kau pikir itu tidak sakit”. Zeus mengambil posisi duduk mengusap pipinya yang sudah memerah
Eliana menutupi tubuhnya sampai ke dada dia tidak ingin Zeus melihat tubuhnya lagi, tubuh itu juga sudah tampak banyak bercak merah karena ulah Zeus semalam
“Kau pantas mendapatkannya”
__ADS_1
“Memangnya apa yang ku lakukan, kau bisa menghindar jika kau tidak ingin melakukanya kan”.
Bukanya minta maaf pria itu malah membuat Eliana semakin kesal, dia tiidak ingin bersama Zeus lagi
Pria itu tanpa sadar sudah merendahkan harga dirinya, dia juga sudah melakukan perlawan sebisa mungkin
Eliana menarik selimut itu hingga membuat Zeus menutupi miliknya dengan bantal “Hei bodoh kembaikan selimut ku”
Wanita itu keluar tanpa mendengar teriakan Zeus dia hanya ingin membersihkan dirinya sekarang
Eliana berada cukup lama di kamar nya hingga membuat Zeus kesal, dia ingin membahas apa yang mereka lakukan kemarin malam dia juga tidak akan membuat masalah itu begitu saja
“El…Keluarlah kau ingin mati di sana huh?!”
Tidak ada jawaban dari Eliana membuta pria itu mengumpat kesal dia membuka pintu Eliana yang tidak terkunci
Dia menjumpai Eliana dengan matanya yang sembap dia sedang membereskan kopernya, dia akan pindah ke hotel dia tidak akan peduli lagi dengan bahaya yang mengintainya
“Apa yang kau lakukan, hentikan”
“Jangan ganggu aku, aku akan pergi dari sini aku tidak mau agi tinggal dengan pria breng*ek seperti mu!”
Tapi Zeus malah menarik tangan itu, dia membawa Eliana ke ruang makan dia sudah memasak untuk mereka makan
“Makan lah dulu kita akan bicara nanti”
“Enak saja kau pikir setelah apa yang kau lakukan itu aku bisa makan dengan baik huh!”
“Ku Bilang makan, atau aku akan mengulangi yang semalam ku lakukan pada mu!”
Eliana terdiam, dia langsung memakan makanan itu dengan air mata yang menetes di pipinya sekarang Zeus terlihat kejam tidak seperti biasa
Setelah mereka menghabiskan makanan mereka, Zeus mentap Eliana dia sungguh tidak ingin melakukan hal seperti semalam
“Aku akan menyelidiki kasus ini, ini bukan salah ku aku akan memberi mu komensasi nanti”
Perkataan Zeus membuat air mata Eliana semakin turun dia beum pernah menemukan pria seburuk Zeus memperlakukan perempuan
Dia sedikit pun tidak meminta maaf pada dirinya
“Sebatas itu kah kau membahas ha ini?”
“Tentu saja ini bukan salah ku,aku sudah mengatakanya berapa kali pada mu”
__ADS_1