Cinta Tulus Yang Terluka

Cinta Tulus Yang Terluka
Kesalahpahaman Rio


__ADS_3

“aku ada urusan dengan Hera”


Perkataan Jackson membuat Rio mengeram kesal, dia tidak suka pria lain berurusan dengan Hera , persetan dengan perasaan dalam dirinya , dia tidak ingin lagi Hera bersama pria lain


“Aku akan membawanya sebentar”


Perkataan pria itu semakin membuat Rio emosi , ada hubgungan apa istrinya dengan dia hingga Jackson ingin membawa nya


“Aku tidak mengijinkan”. Jawaban Rio membuat Jackson bingung memang apa urusan dia bukan kah dia membenci Hera


“Rio ini menyangkut hal penting , dan apa yang kau lihat semalam tidak seperi yang kau bayangkan”


Jackson tahu dari perkataan dingin Rio semalam dia paham betu dengan sahabat nya itu , termaksuk tingkah Rio yang belakangan ini aneh


“Kau ingin aku menjelaskanya?”


Rio tidak menjawab dia hanya menatap Jackson lekat dia pun sangat penasaran untuk mendengar penjelasan pria itu


“Tapii berjanjilah kau akan mengijinkan ku membawa Hera pergi”


“cih membawa Hera pergi, tidak boleh”. Rio akan mementingkan ke egoisannya sekarang dia memang penasaran apa yang terjadi , tai jauh dari sana dia tidak ingin Hera bersama pria lain


“Aku tidak mengijinkannya dan aku tidak perlu tahu , kejadian itu!”


“Ayolah Rio kenapa kau seperti protektif pada nya , dulu kau bahkan tidak peduli apapun mengenai Hera”


Jackson sangat kesal dia di suruh Frans untuk menjemput Hera karena mustahil jika dia menyampari rumah Rio bisa-bisa dia kena bunuh


Sementara Hera sudah di di hubingi berkali-kali , tidak sekalipun dia menjawab panggilan mereka , membuat mereka khawatir terhadap wanita itu


“Aku bilang, aku tidak mengijinkan nya”

__ADS_1


“Jackson …..”


Hera turun dari tangga membuat ketiga pria itu terkejut , dia terlihat sangat lemah dan lusuh dan lihat lah dia sedikit kesusahan berjalan


“Frans dan yang lainya menghubungi ku , maaf aku baru melihat ponsel ku”


“Tidak apa-apa kau baik-baik saja”


Jackson heran melihat kondisi Hera , dia yakin Rio sudah melakukan hal yang buruk pada wanita itu , matanya tertuju pada leher Hera yang memerah seperti bekas gigitan


“ayo kita pergi” .Hera berjalan keluar namun Rio sudah terlebih dahulu menghalanginya


“Aku tidak mengijinkan mu pergi!”


Hera manatap suaminya dengan tatapan kosong semalam adalah salah satu penglaman terburuk nya , membuat dia trauma dengan yang namanya bercinta


“Menyingkir sayang… aku ada misi penting maaf tidak memasakan mu sarapan”


“aku tidak mengerti maksud mu, sekarang kembali ke kamar!”


Rio sudah menggenggam tangan Hera dan membawa nya hendak kembali ke kamar dia ingin wanitanya beristrahat, Hera menahan kedua kakinya


“hentikan…KU BILANG HENTIKAN!!”


Teriakan wanita itu membuat mereka terkejut ini pertama kalinya mereka melihat Hera meneriki Rio ,


“aku lelah Rio, biarkan aku pergi sebentr saja untuk melakukan misi terakhir ku’


Pria itu terdiam dia sendiri tidak tahu maksud dari wanita di hadapannya, hanya saja pandangan Hera yang tidak biasa nya membuat Rio terdiam , dia tidak lagi menghalangi Hera untuk pergi, tapi rasanya dia tidak ingi jika Jackson yang menemani nya


“Biar Jeremy yang menjelaskan pada mu nanti aku sudah menjelaskan detail nya pada dia, kami pergi dulu”

__ADS_1


Jackson mengikuti Hera yang sudah lebih dulu keluar , mereka akan membahas tentang persidangan nanti


Rio mencekram kuat gelas yang dia pegang, dia hendak menyusul Hera , tappi Jeremy sudah menghalangi nya “Menyingkir apa yang kau lakukan!”


“Tuan , duduk lah dulu biar aku menjelaskan nya pada mu”


Pria itu duduk di sofa setelah Jeremy meyakinkanya ada banyak , pertanyaan di benak pria itu  dia sangat bingung dengan apa yang terjadi saat ini


Sampai Jeremy menjelaskannya , membuat hati Rio terasa sesak , bagaimana dia meperlakukan istri nya semalam seakan-akan istrinnya itu adalah wanita ja*ang


“Tuan tahu kenapa nona Hera menganjur kan amal perusahaan untuk pendanaan HID belakangan ini tidak lebih untuk menangani kasus seperti ini”


Rio akhir nya mengerti semua tingkah wanita itu kenapa dia bisa pulang terlambat , kenapa dia memilih kerja di restoran itu bukan yang pertama kali nya, sebelum nya Hera juga kadang tidak ke kantor hanya untuk menjadi office girl di perusahaan orang lain


 dia hanya tahu kalau Hera melakukan nya hanya sedang iseng saja membuat Rio tidak berpikiran sampai sejauh itu dan bagaimana dia bisa akrab dengan Frans , pria yang sering menemani nya melakukan pekerjaan seperti itu


Selama ini Rio hanya menganggap Hera sering melakukan hal tidak menguntungkan tapi di balik itu semua ternyata Hera adalah wnita yang luar biasa , membuat hati nya lagi-lagi bergemuruh ada sesuatu dalam hatinya yang sangat ingin dia ungkap kan pada wanita itu


“Tuan..”


Panggilan Jeremy membuyar kan pikiran Rio , pria itu terlihat melamun


“Apakah anda melakukan hal yang buruk pada Hera”


“Bukan urusan mu”


Rio berjalan menaiki tangga , dia tidak ingin menjawab pertanyaaan asistenya itu yang dia pikir kan sekrang hanya tentang Hera wanita itu pergi dalam keaadaan lemah ingin dia menyusul nya , tapi dia bahkan tidak tahu markas mereka di mana


"Oh ya aku tidak akan ke kantor handle jadi kau handle saja semuanya dan jangan lupa suruh beberapa orng untuk membereskan kekacauan ini"


Hari ini Rio sedang tidak ingin melakukan apa-apa perasaan nya sangat tidak karuan , dia memilih untuk tidur saja

__ADS_1


__ADS_2