Cinta Tulus Yang Terluka

Cinta Tulus Yang Terluka
Obsesi Zeus


__ADS_3

"Ku bilang tidak , jika kau tidak berangkat bersama ku, maka tidak sama sekali". Rio terus mencekal tangan wanita itu membuat bekas merah di sana


"Tuan seorang pria tidak menyakiti seorang wanita". Zeus menatap Rio dengan kesal "Bukan kah kata Frans pria itu tidak peduli dengan Hera kenapa dia terlihat sangat posesif"


"Bukan urusan mu dia istri ku terserah ku mau apa".


"Biarkan Hera bersama dengan kami Tuan, dia kan terlambat". Zeus sudah mengulurkan tangan nya dan Hera meraih nya membuat Rio mejadi emosi


Rio kangsung menarik Hera dengan kasar kepelukan nya dia bisa melihat kalau pria itu mengingin kan istrinya membuat hati kecil nya kembali cemburu


Dia paham perasaan sesama pria , dia tidak bisa membiarkan istrinya terlalu sering dengan pria seperti Zeus


"Sayang kau ikut dengan ku , atau tidak sama sekali". Keputusan Rio sudah bulat


Hera menatap Rio dengan kesal kenapa pria itu berubah menjadi orang yang menyebalkan di mata nya sekarang


Pria itu menyeret istri nya sampai masuk ke dalam mobil , pada pengawal itu tidak mencegah nya mereka tahu


"Jeremy ke pengadilan sekarang , kita antar Hera terlebih dahulu".


"Baik Tuan"


Sementara Hera masih kesal dengan Rio kejadian tadi malam dan pagi itu masih membuat nya sedikit lemas dan tadi dia sangat malu karena bertengkar di depan Zeus dan pengawal nya


Benar-benar harinyang buruk, dia melihat keluar jendela selama perjalanan dia tidak ingin lagi mengingat kejadian tadi


Dia akan minta maaf pada Zeus saat mereka makan bersama nanti seperti janji Hera akan menraktir pria itu


"Jam berapa kau akan pulang?"


"Tidak tahu". Hera masih memandang keluar dia tidak ingin menatap Rio itu akan membuat nya semakin kesal


"Hubungi aku jika sudah selesai aku akan menjemput mu"


"Tidak apa aku akan oulang sendiri!"


"Bisakah kau tidak keras kepala aku bilangg aku akan menjemput itu arti nya aku akan menjemput mu!"


"Terserah!". Hera memandang keluar dia malas menanggapi keegoisan Rio


Semntara Pria itu terus memandang istrinya dia tahu kalau Hera sedang marah pada nya


Pria itu mengambil tangan wanita itu menggenggam nya dan menarih nya di atas paha nya

__ADS_1


Membuat Hera sedikit tersentak entah apa yang di laukan pria itu, itu sedikit romantis , dia ingin Hera mengetahui isi hatinya hanya itu saja


Pria itu tidak melepaskanya sampai di depan gerbang pengandilan dia keluar dengan menggenggam tangan Hera


Di sana sudah banyak wartawan menunggu Hera seperti biasa , jika sebelum nya Zeus dan pengawal nya akan mengawal Hera


Kini Suaminya mendekap nya agar dia tidak terdorong oleh wartawan di sana, Jeremy juga ikut membantu Tuan nya denga orang sebanyak itu, dia takut jika Rio dan Hera terluka


Mereka berdua mengantar Hera sampai kedalam ruang pengadilan , membuat orang lain bertanya apa hubungan Rio dan Hera, hingga pria itu melindungi nya


Yang mereka tahu Hera adalah pengacara yang bertanggung jawab pada perusahaan Rio, mereka belum tahu kalau dua orang itu sudah menikah


Rio menatap Hera dengan dalam sebelum dia keluar dari sana , dia ingin tetap di sana menjaga wanita nya


Tetapi pekerjaan di kantor sedang menumpuk membuat nya terpakasa pergi, dia berpapasan dengan Zeus dan pengawal nya


Mereka berdua berhenti dan saling menatap tajam


"Jauhi istri ku, kau pikir aku tidak tahu maksud tatapan mu itu". Rio langsung berbicara to the poin


"Tuan aku tidak mengerti maksud mu, jika kau ingin berbicara hal penting kita bisa bertemu dengan tenang dulu"


"Aku tidak tertarik". Rio langsung berjalan menjauh mendengar Zeus mengatakan hal itu penting semakin yakin jika Pria itu sedang mengincar istri nya


Persidangan selesai Hera makan malam bersama Zeus sesuai kesepakatan mereka


Waktu sudah menunjukan jam 5 sore jadi mereka memutuskan untuk makan malam saja ,Hera lupa dengan perkataan Suami nya


Sekarang mereka berdua sedang berada di restoran bintang lima , Hera tahu sedikit tentang Zeus dengan kekayaan yang dia punya,


Hera mana mau menarktir pria itu di restoran biasa , dia takut di sindir nanti


"Wah nona yang manis kau pandai juga memilih tempat makan, kau tida takut aku akan memoroti mu"


"tidak aku tidak semiskin yang kau lihat!"


"wow apa suami mu yang kaya itu memberi mu banyak uang?"


Hera terdiam dengan pertanyaan pria itu, Rio memang memberinya black card pria itu setelah Rio mengambil keperawanan nya,


tapi dia tidak pernah mengambil nya, dia akan merasa menjadi pelacur jika dia menerima itu , karena Rio memberi nya tepat setelah pria itu mwngambil kehormatan nya


"Maaf nona , pertanyaan ku membuat mu tidak nyaman ya". Zeus dapat melihat perubahan wajah wanita itu

__ADS_1


"ah tidak apa, dan kau berapa kali sudah ku bilang berhenti memanggil ku nona"


Hera kesal panggilan pria itu membuat nya merasa aneh


Dua cangkir teh pesanan mereka telah sampai beserta makanan pembuka


"haish apa mereka tidak menaruh gula di sini , padahal aku pesan yang pakai gula tadi"


"kalau begitu ganti saja"


"ah tidak perlu , bisa kau tegak sedikit"


Hera menegak sedikit badan nya hingga pria itu bisa melihat seluruh wajah cantik wanita itu


Zeus menyesap teh nya "ah ini jadi terlalu manis , paling kan wajah mu nona kadar gula di wajah mu terlalu banyak"


"Kau". Hera tersipu malu , ini pertama kainya ada pria yang berani menggoda nya


Sejujur nya dia suka di dekat Zeus selain sefrekuensi Pria itu adalah pria yang hangat berbeda dengan Rio yang dingin dan terkesan cuek


Mereka selalu berbicara dengan topik yang menarik , dan Zeus lah yang selalu memulai percakapan


Karena Hera adalah tipe orang yang tidak suka dengan orang baru seperti Zeus , dia hanya bisa bercanda dengan orang terdekat nya


Taoi pria itu terlalu hangat dan membuat nya merasa nyaman


Zeus dapat melihat senyum tulus wanita itu pada nya, dia ingin Hera nyaman pada diri nya hingga dia bisa mengambil wanita itu dari tangan Rio


"Bagus teruslah seperti itu aku sangat Suka dengan bibir yang tersenyum itu"


Zeus sadar dirinya sudah melewati batas rasa suka pada wanita itu sudah terlampau tinggi hingga berubah menjadi obsesi dia harus memiliki wanita itu


Sementara Rio baru saja keluar dari kantor dan menuju Pengadilan untuk menjemput Hera


Pekerjaan yang banyak serta Hera yang tidak mengubungi nya membuat diri nya kupa waktu dan sekarang ketika sampai di pengadilan dia meilihat bangunan itu sudah sepi


"Ada apa pak , apa anda perlu sesuatu". salah satu penjaga di sana bertanya pada Jeremy yang di bangku kemudi


"Apakah persidangan sudah di tutup?"


"Persidangan sudah selesai beberapa jam yang lalu pak"


."Ah baiklah terimakasih"

__ADS_1


__ADS_2