Cinta Tulus Yang Terluka

Cinta Tulus Yang Terluka
S & F 1


__ADS_3

Rio dan Hera memeutuskan kembali ke tanah air setelah Hera sudah cukup pulih Rio juga sudah memiliki pekerjaan yang menumpuk


Dia sudah banyak merepotkan Jeremy asistennya yang paling setia,tapi Jeremy merasa baik karena mereka pulang dengan kabar bahagia


Mereka sudah menjadi keluarga kecil sekarang Jeremy lega akhirnya bosnya itu meyadari perasaan yang lama terpendam itu


“Heh Boy kau terlihat sangat tampan, walau terlihat seperti papa mu”. Jeremy sedikit bercanda namun memang anak laki-laki itu seperti fotocopy dari Rio


“Apa maksud mu tentu saja dia tampan karena gen ku”


“Ya…ya terserah tuan”. Aku hanya berharap sikapnya tidak menyebalkan seperti mu


Frans dan Selena juga berkunjung ke rumah Rio mereka dapat melihat wajah bahagia keluarga kecil  itu


Hera sangat senang ketika Frans berkunjung sudah lama dia tidak melihat sahabatnya itu, dia memeluk pria itu hingga membuat suaminya cemburu


Pria itu sangat la posesif, seja dia menyadari perasaannya dia tidak akan membiarkan istrinya dekat dengan pria lain


Rio menarik tangan Hera, hingga tubuh istrinya berada dala dekapannya


“Sayang jangan begitu, kau sudah punya aku jangan buat aku cemburu”. Rio mengecup pipi Hera dengan mesra dia menunjukan kecemburuanya tanpa malu sedikit pun


“Rio kau membuat ku malu”. Hera menutupi wajahnya dengan ke dua tangannya wajahnya sudah memerah sekarang


Frans menatap pria itu jengah pria itu sangat menyebalkan di matanya “Cih dasar aneh”


Frans menggenggam tangan Selena dengan mesra, membuat Hera menatap tajam padanya dia yakin hubungan Selena dan Frans bukanlah biasa


“Jangan Tersenyum sepert itu kau mengesalkan tahu”. Frans tahu arti tatapan Hera


“Apa kalian pacaran?”


Frans mengangguk “Aku sudah melamarnya”. Frans berkata dengan bangga dia sudah menemukan pengganti mantannya


“Cih dasar pedofil!”. Rio tahu jika gadis yang bersama Frans itu masih belasan tahun, karena wajahnya juga masih sangat muda


“Sayang jangan seperti itu”. Hera merasa tidak enak dengan sikap angkuh Rio


“Apa kata mu!”.


“Tentu saja kau pikir aku tidak tahu jika gadis itu masih SMA”


Mereka mulai ribut, mereka memang tidak bisa akur membuat Hera mengambil tindakan


Wanita itu menjewer telinga mereka berdua hingga mereka terdiam


“Sayang itu sakit lepaskan….”


“Hera maafkan aku, ahk… jeweran mu seperti di jewer pakai tang”


Selena melihat dua pria itu di hukum oleh Hera dia merasa lucu hingga gadis itu tertawa sedikit


Sedangkan Jeremy sibuk di box bayi, Pria itu sibuk dengan Sean melihat pria kecil itu membuatnya juga ingin menikah dan mempunyai anak


Dirinya juga sudah punya kekasih mereka baru saja balikan setelah dua tahun putus, dia hanya bisa berharap jika Camila pacarnya akan menerima lamarannya


“Jadi kapan kalian akan menikah?”. Hera bertanya pada Frans yang sedang megusap telinganya yang sudah memerah

__ADS_1


“Secepatnya kami akan menikah”.


“Baguslah akhirnya kau menemukan pengganti mantan mu itu”


Frans sedikit terkekeh mendengar Hera, wanita itu tahu banyak tentang kehidupannya ketika mantan nya dulu menikah


Hari itu adalah hal terberat baginya, wanita itu memberi surat undangan pernikahan di saat hubungan mereka masih berjalan


Orang tua mantanya menganggap Frans adala pria yang kurang mapan untuk putri mereka hingga mereka tidak menyadari ketulusan pria itu


Frans memang sengaja tidak menujukan jika dia juga punya perusahaan yang cukup besar karena dia ingin wanita nya mencintainya dengan tulus


Hingga dia menemukan Selena, awal di kenal dengan Gadis itu dia hanya ingin menganggap nya sebagai adik saja


Tapi setiap hari gadis itu mengisi hari-harinya, dulu ketika ria itu di rumah sendirian dia kan sangat bosan tidak ada yang menyambutnya pulang


Dan sekarang Selena menemani hari-harinya gadis manis itu banyak belajar hingga dia bisa memasak sendiri dan juga untuk Frans


Dia sudah mulai beradaptasi dengan lingkungan kota makanan dan pergaulan di sana dia sudah memahaminya


Jadi Frans tidak terlalu repot lagi untuk mengurusnya, dia juga sudah kuliah dan memiliki banyak teman


Wajahnya yang blasteran dan catik tubuhnya juga cukup tinggi dan juga pintar membuatnya populer di universitasnya


Banyak para pemuda mengejar cintanya tapi dia merasa risih


Dia sudah merasa nyaman dengan Frans pria itu sangat baik padanya walau mereka berbeda 11 tahun tapi Frans dengan baik memahaminya


Gadis itu selau bercerita tentang kehidupanya dan para pemuda yang selalu mengejarnya membuat Frans menyadari perasaan nya


Rasa itu bukan hanya untuk melindungi gadis itu tapi juga kecemburuan nya dia tidak ingin Selena dekat dengan pria lain selain dirinya


Karena umur yang terpaut jauh membuat dia merasa kalau Selena lebih baik bersama dengan pria yang sebaya dengan dia


Tapi Gadis itu adalah gadis yang berani, dia sedikit pollos hingga mengungkap kan perasaannya pada Frans tanpa gengsi


Dia sangat ingat bagaimana Selena mengungkapkan perasaanya beberapa bulan yang lalu


“Kak kenapa kau diam saja?”


Frans baru saja menjemput selena dari kampus di sana dia dapat melihat beberapa pemuda kampus yang menggoda adik manisnya


Selena terlihat cantik dengan rambut gelombang nya kulit nya juga putih dan mata nya yang biru itu adalah daya tarik bagi pemuda itu


“Tidak apa”. Frans menjawab dengan ketus dia tidak tahu harus bilang apa, dia tidak ingin bilang jika dirinya cemburu


“Baiklah kalau begitu”.


Mereka melanjutkan perjalanan mereka, Frans terlebih dahulu mampir ke swalayan untuk berbelanja seperti biasa pria itu akan membawa Selena bersamanya


Di sana tanpa sengaja dirinya bertem dengan Dela, Wanita itu sedikit naksi padanya mereka sudah lama menjadi rekan membuat Dela sedikit curi pandang padanya


“Dela kau di sini”


“tentu aku sedang berbelanja untuk kebutuhan rumah”. Wanita itu menujukan senyum terbaiknya


Selena menatap wanita itu tidak suka dia terlihat genit dan menggoda Frans, Dela terus menempel pada mereka selama berbelanja

__ADS_1


Membuat Gadis itu semakin cemberut saja, wajah di tekuk samai ke apartemen mereka tidak bicara sedikit pun di perjalanan


“Selena ada apa kenapa kau cemberut seperti itu”


“Tidak, hanya saja kakak sangat nyaman dengan kak Dela jadi aku memilih diam saja”


“Owh begitu baiklah”


Frans membereskan belanjaan mereka ke kulkas tanpa memperhatikan Selena yang makin cemberut


Selena mengehentakan kakinya hingga Frans mendengar sedikit keluhan gadis itu, dia mengikuti Selena sampai ke kamar gadis itu


Di sana Frans melihat membolak balik bukunya dengan tidak tenang


“Selena ada apa”. Frans masuk ke kamar Selena tanpa minta izin lagi dia sangat penasaraan dengan tingkah Selena saat ini


Gadis itu menatap Frans yang berdiri di sampaingnya pria itu menunduk agar Selena dapat melihat wajahnya


“Aku Cemburu kau sangat dekat dengan kak Dela”.Selena tidak lagi menyembunyikan apa yang dia rasakan baginya Frans harus mengerti tentang dirinya saat ini


Hingga pria itu tanpa sadar tersenyum “Apa-apaan apa di menyukai ku?”. Tapi dia tidak ingin terlalu berharap dia takut jika dirinya kecewa dengan perasaanya sendiri


“Tidak aku dan Dela hanya berteman saja tidak lebih dari itu”


“Benarkah, tapi dia seperti menyukai mu apa kau akan pacaran dengan nya jika dia semakin dekat dengan mu”


Frans terdiam dia beguman dengan pikirannya sendiri dia harap Selena menghentikan ocehan nya dia tidak mau terbawa suasana Selena seperti seorang kekasih yang sedang cemburu sekarang


“Uhm Selena kau belajarlah dulu aku akan keluar jika kau perlu sesuatu panggil aku”


Frans bergegas keluar dari sana untuk menghindari pertanyaan Selena, namun Gadis itu sudah menarik tangannya terlebih dahulu


“Kak Aku tidak suka jika kau dekat dengan wanita lain, Aku menyukai mu”


Damm Frans langsung terdiam jantungnya sangat berdebar sekarang apa itu mimpi?


“Selena…” Arghh apa-apaan ini aku tidak bisa bicara lidah ku sangat kaku


Selena dapat melihat Frans yang tidak nyaman dia merasa dirinya keterlaluan dan tidak tahu malu


Apakah dia tidak sadar diri sudah di rawat tapi malah meminta hal lebih dari pria baik hati itu


“Maaf…aku tidak bermaksud kakak keluarlah maaf sudah merepotkan mu”


Selena kembali fokus pada bukunya dia sudah menyampaikan perasaannya dia pikir cukup sampai di sana Frans tidak menyukainya dan itu yang ada di benaknya sekarang


Pria itu memeluk Selena dari belakang dia menyadari jika gadis itu sedang tidak baik


“Kenapa kau minta maaf huh?”


“Lepaskan, jangan membuat ku salah paham dengan sikap baik mu”


“Teruslah salam paham seperti itu karena memang itu lah adanya” Frans mencium kepala gadis itu untuk menunjukan perasaanya


Jantung Selena berdetak tidak karuan “Kakak Menyukai ku?”


“Tidak”

__ADS_1


“Jadi untuk apa kakak memeluk ku, Lepaskan!”


“Aku memang tidak Menyukai mu aku Mencintai Mu’


__ADS_2