Cinta Tulus Yang Terluka

Cinta Tulus Yang Terluka
Kecemburuan Rio


__ADS_3

"arghh Rio...hentikan...ahh..ahh" . Rio mempercepat hentakan nya membuat Hera semakin melenguh


"katakan kau milik ku Hera, katakan!". Rio makin mempercepat hentakan nya


Hera dapat melihat bagaimana Rio mencumbunya di depan cermin wastafel dia dapat melihat seberapa merah wajah itu


Gaya yang di pakai Rio dalam bercinta menurut nya tidak wajar , itu sanagt memalukan menurut nya


Wanita itu mencengkram wastafel, untuk melampiaskan apa yang dia rasakan


Hentakan pria itu membuat wanita itu merasa seperti melayang


"urghh.". Hera menahan ******* nya dia tidak ingin mengeluarkan suara laknat itu lagi , membuat Rio semakin bergairah


Rio mendekat badan nya hingga dada dan perut sicpack pria itu bisa di rasakan oleh punggung Hera


"Kenapa kau diam huh?". Rio menjilati telinga wanita itu mwmberikan ransangan pada Hera hingga wanita itu kembali melenguh


"shhhh"


Tangan nya tidak tinggal diam , tangan pria itu sudah memegang kedua bukit miliki Hera memilin nya dan meremas nya sepuas hati nya


"arghhh...hentikan..ku bilang henti....Ahh"


Rio membenamkan seluruh milik nya di liang Hera membuat waniat itu semakin mendesah indah di telinga Rio


"yeah ...ah seperti itu sayang.."


Rio menggerakan kembali bokongnya kan kembali , merasa pelepasan nya akan datang , sedangkan


Hera yang sudah beberapa kali melakukan pelepasan , hingga dia hanya bisa pasrah dengan perlakuan Rio


Rio menyederkan kepalanya di atas bahu Hera seteleh dia mendapat pelepasan nya , Waniat itu sudah lemas menyadarkan dada nya di wastafel


"Ayo kita mandi , habis itu kita beristrahat". Rio mengangkat tubuh Hera ke bathum wanita itu tidak melawan sama sekali


Pria itu membersih kan tubuh istri nya dengan lembut , dia bisa melihat banyak bekas cupangan di sana , yang di buat oleh diri nya sendiri


Pria itu mengangkat tubuh Hera setelah membersihkan tubuh nya dan tubuh wanita itu, dia memperlakukan Hera dengan baik


Dia membaringkan Hera dan menyelimuti wanita dengan baik


"jangan tidur dulu , kqu pasti lapar aku sudah pesan makanan "


Hera menatap Rio dengan lemah bagaimana bisa suami nya bersikap lembut dan kasar secara bersamaan


3 Jam yang lalu....


Hera masuk ke dalam rumah nya , dia bersiap untuk membersih kan diri , lalu megurus berkas lain nya

__ADS_1


Wanita itu tidak menyadari Rio yang sudah masuk ke dalam rumah dengan emosi dan kecemburuan Pria itu


"Ashh..kau mengaget kan ku saja !"


Dia menatap wajah Rio yang sudah merah menahan amarah nya "hei kenapa wajah mu menakutkan seperti itu sih"


"Apa yang di lakukan Zeus tadi , kenapa dia memegang tangan mu tadi!"


Hera merasa risih dengan pertanyaan Rio tidak biasa nya pria itu menanyakan hal yang tidak penting


"ah dia rekan ku, oh ya selamat datang tumben kau pulang cepat sayang".


Hera ingin mengalih kan topik dia tahu Rio akan mengajak nya ribut


Rio sedikit tergelak dengan panggilan Hera tapi hati nya masih sangat cemburu dan marah


Dia bisa melihat tatapan Zeus dan bagaimana pria itu menyentuh istrinya tadi


"Apa yang kau lakukan tadi sebelum nya bersama pria itu!"


"oh ya kami baru kembali dari markas , aku tidak bawa mobil jadi aku nebeng dengan nya".


Hera sudah mulai malas dengan pria itu dia sudah hendak melangkah kan kai nya menuju tangga


Dia dapat merasakan cengkraman Rio yang kuat


"tangan ku sakit lepas kan"


"tadi apa , aku tidak mengerti"


"dia tadi menggenggam tanga mu ! , kau pikir aku tidak melihat nya!"


Hera melepaskan cengkraman Rio , tangan nya tampak memerah


"jawab aku apa yang kalian lakukan , kenapa dia menggenggam tangan mu huh!"


"dia hanya berterimakasih karena aku akan menraktir nya besok , cukup!?"


"cih kau ternyata , mempunyai cadangan lain rupa nya!"


Hera menatap Rio tajam dia sedang tidak ingin berdebat dan langsung istrahat saja


Tapi suami nya sedang ingin mengajak ribut untuk hal yang dia oun tidak mengerti


"tentu saja aku punya cadangan , kita akan berpisah setengah tahun lagi tentu saja aku harus cari pengganti mu kan"


Hera mengatakan itu , tapi dia tidak bermaksud memancing kecemburuan Rio , dia bahkan tidak tahu tentang perasaan pria itu aekarang


Sedangkan Rio yang sekarang sudah naik pitam dia sudah gelap mata

__ADS_1


"kau mau menggantikan ku dengan bajing*n kecil itu , Tidak bisa!"


Hera yang melihat sekelebat kemarahan di mata pria itu memutus kan untuk pergi , dia langsung menaiki tangga dengan cepat menuju kamar nya


Dia langsung menutup pintu kamar nya dia hendak mengunci nya tapi tidak bisa karena Rio sudah mendorong nya


Hera mencoba menahan dorongan pria itu, namun tentu nya kekuatan nya akan kalah


Rio sudah masuk ke kamar Hera dan mengunci kamar wanita itu , Hera memandang nya dengan takut


"Rio ... ada apa dengan mu!" Hera berpegangan pada tembok di belakang nya dia sudah akan lari ke kamar mandi melindungi diri nya lagi


"kenapa sayang...kenapa kau takut begitu huh aku suami mu bukan".


Rio sudah gelap mata pada Hera namun kewarasan nya masih berjalan dia hanya sedang cemburu dan emosi


"rio hentikan kau membuat ku sangat takut"


"hhh jangan takut mwmang apa yang akan ku lakukan pada mu , kita hanya akan ber senang -senang saja"


"argh". Rio sudah memegang pinggang langsing wanita itu menwmpelkan tubuh mereka hingga tidak ada jarak


Pria tampan itu sudah menempel kan kening nya pada istrinya dia bisa melihat mata istri nya dengan sorot mata tajut


Sedangkan Hera hatinya sedikit takut dan berdebar-debar itu adalah perasaan nya yang belum pudar ,


dia menatap mata Rio yang sangat hitam seperti blackhole yang menelan semua perasaan nya


Rio memejam kan matanya , dia sudah ******* bibir Hera dengan lembut dia bisa merasakan manis nya bibir istrinyaa itu


"Hmmmhx . Hera melepaskan nya dan terlepas dengan midah pria itu hanya memeluk nya dengan pelan


Tatapan pria itu masih saja sama membuat Hera mencoba melarikan diri ke kamar mandi, Rio tidak tinggal diam dia menyusul Hera yang sudah akan mengunci pintu


"Rio hentikan!"


"Buka Hera ! atau aku akan mendobarak pintu ini". Hera tidak mengubah posisi nya dia sudah mengunci pintu itu sampai


Brakkk


Pintu itu terbuka dengan sekali tendangan , Hera suah sangat panik kemana lagi dia akan lari sementara amarah pria di depan nya belum juga reda


"cih kau lari kemana sayang, kau harus di beri hukuman"


Rio sudah menguncci pelinggang Hera di wastafel dia melancar kan aksi nya untuk meredakan kecemburuan dan amarah nya


Dan benar saja dia berhasil membuat Hera lemah sekarang , mereka bercinta hampir 3 jam dia kamar mandi milik Hera membuat wanita itu lemas tak berdaya


Rio memperlakukan nya dengan lwmbut setelah dia menuntaskan hasrat nya , ketika pesana nya datang pria itu memaksa wanita nya untuk bangun

__ADS_1


Dia menyuapi Hera , dia tidak mengijinkan wanita itu bergerak, sehabis makan pun Hera langsung tidur , di susul ileh Rio yang memeluk nya dnegan posesif


"aku tidak peduli jika kau sudah berpaling dari ku , kau hanya bisa menjadi wanita ku saja"


__ADS_2