
Zeus dan Hera sedang berjemur diri di halaman vila yang mewah itu , disana terbentang padang rumput yang luas denga keindahan gunung yang ujungnya masih di selimuti es
Tempat itu benar-seperti yang di bayangkan dirinya dulu , dia sudah lama ingin sekali ke sana bahkan dia membayangkan dia menghabiskan waktu di sana bersama Rio jika Rio sudah menerimanya kelak , tapi sekarang dia malah menghabiskan waktu di sana dengan seorang Zeus
"Hmm kau itu sangat kaya ternyata". Hera bersandar di bangku santai meminum teh yang di berikan pelayan
"Tentu saja aku sangat kaya , kau tahu aku lebih kaya dari pada suami mu itu"
"Sudah jangan singgung dia itu membuat aku pusing , oh ya kau tidak kembali ke Italia kenapa kau malah bersantai di sini?".
Hera bingung dengan pria itu dia terus tinggal di sana sejak pertama kali Hera sampai Zeus mengatakan jika dia hanya ingin memastikn jika dirinya aman , namun yang dia lalukan hanya menjaga Hera di sana pria itu masih berharap dengan Hera setelah pertengkaran Rio dan wanita itu
Namun Hera masih menyimpan perasaan dalam pada Rio, dia sudag mencintai pria itu hampir seluruh umurnya melupakannya butuh waktu yang lama
Walaupun mereka semakin dekat sekarang Zeus bisa melihat , pandangan Hera belum menunjukan sedikitpun perasaan suka padanya
Wanita itu hanya ingin berterimakasih saja atas semua kebaikan Zeus , pria itu merawatnya dengan baik
"Zeus..."
"Ada apa?"
"Kenapa kau sangat baik pada ku" . Hera mengusap perutnya dia merasakan ada tendangan di perutnya
"Tidak ada alasan , memang kenapa?"
__ADS_1
"Terimakasih Zeus kau sangat baik". Tidak tahu berapa kali lagi wanita itu mengatakan itu dia mengatakannya setiap hari pada Zeus
"Hmmm ....Iyaa". Zeus fokus pada laptopnya dia duduk di sebelah wanita itu , dia tetap bekerja walaupun tidak langsung ke perusaannya , dia hanya mengawasinya dari jauh
Zeus sendiri hanya akan pergi ke Italia jika urusannya sudah sangat berat , dia nyaman tinggal di sana dengan tempat yang indah itu dan juga wanita yang setiap hari membuatnya tersenyum
"Hera apa kau tidak merindukan Ayah dan Ibu , kau hanya berkirim surat pada mereka , kenapa kau mengaktif handphone mu sudah hampir setengah tahun kau tidak melihat orang tua mu"
"Tentu saja aku sangat merindukan mereka , jika bayiku sudah lahir aku akan kembali ke sana"
"Benarkah?". Zeus sedikit sedih sebentar lagi wanita itu akan meninggalkan nya tidak akan ada lagi wanita yang menyapanya tiap pagi
Dan menyambutnya jika dia lelah pulang bekerja dari Italia , dia benar-benar merasa punya istri ketika tinggal bersama wanita itu , apalagi sekarang dia sedang hamil besar
Hera tidak bosan di sana tapi dia juga merindukan orang tuany hatinya sudah bisa berdamai dengan keadaan dia akan menerima semuanya yang terjadi ketika dia kembali nanti , dia sudah memastikan itu
Eliana sangat senang ketika menemukan titik terang pencarian Hera wanita itu bahkan sampai melompat kegirangan air matanya turun karena dia begitu merindukan wanita itu
Setelah mendengar penjelasan dari Frans akhirnya Eliana sedikit mengerti mengapa Hera pergi , pasti wanita itu salah paham tentang hubungannya dengan Rio
Apa yang dia lihat di restroan beberapa bulan yang lalu tidak seperti yang dia bayangkan , dia sendiri ikut mencari Hera walau tanpa bantuan Rio
Sampai dia menemukan Frans , wanita itu mencari siapa itu Frans karena Hera beberapa kali menceritakan pria itu
Awal nya Frans tidak ingin menceritakan itu , tapi wanita itu sangat keras kepala bahkan Frans sudah berapa kai mengusirnya wanita itu pernah bermalam di depan apartemen pria itu dengan nekat
__ADS_1
Dia tidak peduli dia akan sakit atau tidak dia hanya ingin menemukan Hera dia yakin Frans menyembunyikan sesuatu darinya
"Tuan Frans aku tahu kau pasti ada hubungannya dengan kepergian Hera"
"Aku tidak tahu pergi dari sini jangan menggangguku!"
"Tidak aku tidak akan pergi sebelum kau memberitahu ku!"
"Terserah"
Frans menutup pintu apartemenya dia tidak pernah sekejam ini pada perempuan sebelumnya tapi sakit hati Hera membuatnya tega melakukan semua itu
pria itu menemukan Eliana masih di depan apartemennya pagi hari dia belum beranjak setelah pengusiran malam itu, dia membangunkan wanita itu tai wanita itu tidak menyahut
frans mencoba menggerakan badan nya hingga wanita itu jatuh ke samping "Ahk sal dia pingsan"
Dengan berat hati Frans mengantar wanita itu ke rumah sakit dia terus mengigau nama Hera dia mengalami hipotermia karena suhu dingin di lorong apartemen itu
"Hera...Hera..."*
Melihat keadaan wanita itu Frans jadi tidak tega dia adalah pria yang hangat , dia tidak akan melakukan hal yang lebih keji dari Rio , melihat bagaimana Hera mengangis dirinya tidak tega
Akhirnya hati pria itu luluh dia memberkan sedikit informasi tentang Hera dan mengapa ibu hamil itu pergi , membuat Eliana memahami sesuatu Hera sudah salah paham
Eliana menceritakan apa yang terjadi dengannya dan Rio di sana Frans sedikit terkejut , tapi dia tidak menyesal dia akhirnya bisa membaas perlakuan Rio pada Hera selama ini , Setengah tahun bahkan kurang untuk menghukm pria itu
__ADS_1
Sorot mata pria itu menunjukan segala nya , kekecewaan dan kebenciaannya seolah Frans sudah lama melihat kisah wanita itu diantara Rio dan Hera