
Malam itu Eliana menuju restoran yang sudah di pesan oleh Jayden, pria itu terihat sangat bersemangat pada Kencan mereka dirinya tidak peduli jika wanita itu membencinya
Eliana menatap restoran itu, tidak asing di matanya restoran itu sangat terkenal di depannya adalah bar Jackson
Dirinya dan Rio sering ke sana hanya untuk makan siang saja, bisa di bilang itu adalah restoran favorit Rio Pria itu bahkan sudah membeli restoran itu
Jayden melambaikan tangannya agar Eliana dapat melihatnya
“Maaf aku sedikit telat, kau sudah menunggu lama”
“Belum aku juga baru sampai, kau cantik sekali El”
“Ya Terimakasih”
Eliana duduk tepat di depan pria itu, mereka berbincang sambil menunggu makanan mereka, Eliana hanya menjawab sekedarnya pria di depan nya itu sangat banyak bicara
“Eliana apa kah kau tidak berencana melanjutkan hubungan kita ke jenjang yang serius?”
“Tidak”
Untuk ke sekian kalinya pria itu di tolak oleh wanita itu , dia sudah tahu tapi dirinya masih bertekad dia merasa dirinya sangat di remehkan dia tidak akan membiarkan wanita itu menolaknya lagi mulai sekarang
“Tuan ini pesanan kalian”
Seorang pramusaji mengatar makanan yang mereka pesan, mereka tidak berbicara untuk waktu yang lama
“Eliana tunggu”. Pria itu mengusap bibir Eliana yang terkena saus
Eliana menatap keluar ada beberapa orang yang sedang memperhaatikan mereka mungkin itu adalah fans yang kagum atas hubungan mereka
“Terimakasih”
Jayden kembali ke tempat duduknya, dia juga menyadari beberapa orang yang melihat mereka mebuat pria itu tersenyum dengan begitu Eliana akan semakin lama dengannya
“Eliana kau bawa mobil”
“Iya”
“Kalau begitu aku menumpang nanti, aku tidak bawa mobil tadi”
Eliana menatap sejenak pria itu sebelum melanjutkan makannya
“Ya, aku akan mengantar mu sampai rumah nanti”
__ADS_1
“Baiklah,ayo lanjut makan mu”
Pria itu melakukan hal romantis selama di restoran itu, tidak sedikit fans yang berlalu lalang menatap mereka ada juga yang meminta foto
“Permisi bisakah kami meminta foto kalian?”
Dua orang wanita cantik menyapa mereka, mereka adalah fans dari Eliana dan sejak Eliana membintangi film beberapa bulan lau bersama Jayden
Mereka ikut mengidolai pria tampan itu, mereka sangat senang tanpa sengaja dapat bertemu dengan kedua orang itu di restoran yan sama dengan mereka
“Tentu kemarilah”. Jayden mempersilahkan mereka mengambil foto dengan dirinya
Eliana hanya menuruti saja sebenarnya dia lelah tapi dia bisa apa dia tidak ingin membuat masalah sekarang ada hal penting lain yang akan dia lakukan
Jayden menikmati semua yang dia dapatkan sekarang, karirnya semakin meningkat ketika bersama dengan Eliana sebisa mungkin wanita itu harus tetap bersama, wanita itu adalah keuntungan baginya
“Kau sudah selesai?”. Eliana menatap Jayden yang sibuk dengan fotonya dengan dua wanita cantik tadi
“Tentu saja”
Eliana meminum minuman terakhirnya, minuman itu adalah minuman penutup untuk para tamu yang sedang menjaga berat badan mereka
Rasa mint dan segar membuat Eliana sangat menyukainya, dia juga memesan untuk Jayden karena pria itu meminta menu yang sama dengan Eliana
Mereke bergegas keluar karena mereka sudah selesai makan, Eliana malas berlama-lama dengan pria itu dia emutuskan mengajaknya pulang agar di cepat beristirahat
Eliana merasa sangat ngantuk di perjalanan tapi dia juga merasakan sedikit panas di badannya, mungkin karena kelelahan
Eliana menatap Jayden yang berada di sampingnya padangan dan pikirannya sudah tidak terkontrol lagi, dia melihat Jayden sebagai Zeus sekarang
“Zeus…”
“Eliana kau tidak apa-apa?”.
Pria itu terseyum melihat keadaan Eliana yang sudah mulai gusar, pria itu semakin manancapkan pedal gas menuju rumahnya
“Zeus “. Eliana kembali memanggil Zeus hanya pria itu yang di ingatnya sekarang, tubuh terasa panas membuat dirinya mengingat kejadian panas antara dirinya dan pria itu
“Zeus, apa dia kekasih mu?”
Jayden sedikit kesal dengan Eliana, harusnya wanita itu memanggil namanya sekarang
Eliana mulai mendekatkan diri pada Jayden dia butuh pelampiasan sekarang dia memili hasrat untuk bercinta dirinya sendiri ttidak mengerti pikiran kotor itu hinggap padanya
__ADS_1
“Sabar Sayang, sebentr lagi kita akan sampai”
Jayden dengan tidak tahu malunya memberi usapa di inti Eliana membuat wanita itu sedikit mengeram
Pria itu semakin melajukan kendaraan itu tanpa sadar dirinya di ikuti oleh sebuah mobil dari belakang
Dia memarkirkan mobil Eliana tepat di depan rumahnya
“Nah sampai, jangan lakukan di sini bisa gawat jika media melihat kita”
Jayden keluar dari mobil itu untuk membawa Eliana masuk ke rumahnya
Bukkk
Satu pukulan mendarat tepat di kepala pria itu
“Argghh Si*alan siapa itu!”. Jayden menatap pria berbadan besar di belakangnya pria itu sangat tinggi
Pria itu kembali memberikan pukulan bertubi-tubi pada Jayden hingga pria itu pingsan tak berdaya
“Kau ba*ingan akan ku balas kau nanti!”
***Flash Back
Zeus sedang berada di restoran dia makan malam bersama Jackson, dia mengajak pria itu karena ingin belajar tentang wanita
Rio sendiri yang telah menyuruhnya untuk menemui Jackson dia tidak dapt mengajar pria itu tentang wanita dirinya saja baru memahami tentang Hera hanya setelah mereka menikah
“Maaf Bro tapi aku tidak ingin kau malu nanti, aku tidak ahli dengan hal itu kau bisa belajar dengan Jackson”
Zeus akhirnya memutuskan untuk memaksa agar Jackson menjarinya dia tidak berani menemui Eliana sebelum di memahami wanita itu
Atau dia akan membuat keadaan semakin parah tentu saja dia tidak ingin itu terjadi
“Hah kau ini benar-benar payah”
Jackson menata pria di depannya itu sebenarnya dia tidak ingin menemui Zeus, dia hanya di bujuk oleh Rio atau pria itu akan menarik saham nya dari Bar milik Jackson
“Sekarang katakan apa yang kau mau”
“Ya seperti sebelumnya, aku tidak mengerti tentang wanita jadi kau bisa mulai dari sana”
Jackson menghela nafasnya, dia sungguh ingin kembali ke barnya saja saat ini dia tadinya lapar hingga Zeus membawanya ke restoran itu
__ADS_1
Dia juga perlu banyak tenaga untuk untuk menjelaskan beberapa hal penting pada Zeus
Jackson menerangkan beberapa hal tentang wanita pada pria itu, pria itu hanya mendengar dan menjawabya atau tidak ketika Jackson bertanya