Cinta Tulus Yang Terluka

Cinta Tulus Yang Terluka
Melaksanakan Misi


__ADS_3

Hari yang di nantikan pun tiba dimana Hera akan melakukan misi yang sama sekali belum pernah dia lakukan dia sangat deg-degan


Mereka ada di ruangan Jackson sekrang Hera dan Frans akan bersiap melakukan tugas mereka , data dan orang-orang yang mereka incar delapan puluh persen ada di sana termaksud pria misterius yang akan mereka selidiki


Frans akan menjadi saah satu dari tamu undangan itu , identitas nya telah di samarkan sebaagai seorang pengusaha teman Jackson dia berpakaian rapi sepertii engusaha pada umunya


Sedangkan Hera menggunakan gaun minim berwaarna merah menyala membuat siapa pun yang melihat nya akan sangat bergairah , termaksug Jackson dan Frans yang kini sedang curi-curi pandang pada Hera yang sedang bercermin


“Ahk sil aku tidak nyaman dengan gaun ini”*


Hera memutar-mutar tubuhnya melihat setiap lekuk tubuhnya dia sangat risih dengan pakaian itu ingin rasanya dia memakai kaos oblong dan celana traini nya


“Frans.. aku takut”


“Tenang lah Hera , aku akan melindungi mu nanti”


Frans sendiri tidak tega melihat Hera , dia tahu wanita itu sedang tersiksa


“Kau serius kan , aku takut tidak bisa mengontrol emosi ku jika di goda , aku mungkin akan menghajar mereka dan membuat kekacauan”


Wanita itu takut jika dia membuat kesalahan sedikit saja , bisa gagal misi mereka ada banyak orang yang akan semakin menderita


“tenang kan diri mu” Frans menekan pundak wanita itu dan mengelus kepalanya dia menatap Hera dengan make up tebal dan terlihat menggoda


“Aku akan melindungi mu okey, kau hanya perlu berjalan di antar tamu-tamu ba*iangan itu menempelkan penanda , lalu kau pilih aku menjadi Pria mu , dan kita akan menjalan kan misi kita”


Frans mendekap Hera diaa dapat merasakan jantung itu berdetak dengan cepat wanita itu tidak pernah lebih takut dari apapun


“Pakaialah ini”


Frans memberi semacam topeng kecil untuk Hera , dress code para wanita sewaan di acara itu mengharuskkan mereka memakai topeng , Jackson sendiri sudah mengantisipasi ini


Dia tahu kalau Rio dan Daniel akan datang , tidak mungkin dia tidak mengundang sahabat nya itu bukan


Jackson memandang Hera dan Frans dia merasa cemburu ke duanya sangat dekat , padahal Hera dan dirinya adalah teman waktu SMA


“bersiap lah pesta akan di mulai”


Jackson berdiri di antara mereka berdua , kalian sudah tahu apa yang kalian lakukan aku sudah memberi data tentang mereka dan melakukan apa yang bisa ku lakukan , ku harap misi kalain berjalan dengan lancar


Jackson menatap kedua orang itu dia bahkan tidak menyangka jika dia bagian dari mereka dalam misi yang mulia ini , dia merasa dirinya gelap sebelum nya namun ketika dia tahu dia membantu Hera dan Frans dia sadar dia membantu ratusan orang yang sedang terjebak dalam penderitaan sekarang


Hera melangkah kan kaki nya pada ruangan khusus tamu istimewa Jackson bersamaan dengan wanita penggoda lainnya sedangkan Frans sudah bergabung bersama dengan beberapa orang di sana


Wanita itu sedikit mendekati para tikus yang sebelumnya mereka  selidiki dia menandai mereka satu persatu dengan alat pendeteksi yang sangat kecil sehingga mereka tidak sadar

__ADS_1


Banyak dari antara mereka yang tertarik pada Hera , walau tidak memperlihat kan wajah cantk nya , tapi tubuh itu sangat menggoda


Tidak terkecuali Rio dan Daniel , Daniel menghampiri Hera , memeluk pinggang wanita itu dengan posesif


“Mau bermalam dengan ku nona?”


“Huh , tidak tuan aku sudah memiliki pria, dan aku sudah berjanji dengan nya. Daniel silan akan ku patahkan tangan mu nanti*


Rio menatap wanita yang bersama sahabatnya , dia merasa mengenal tubuh itu, Jackson yang sudah tahu gelagat pria itu langsung menghalangi Rio ketika hendak menghampiri Daniel


“Bro di mana Hera , kenapa kau tidak mengajaknya”


“Huh dia sibuk’. Pria itu menjawab sekedar saja sejujurnya dia malas jika ada pria lain yang membahas istrinya itu


Hera melepaskan lengan pria itu, lalu beranjak pergi , dia mencari Frans di antara kerumunan Pria itu , dia sudah selesai dengan tugas nya , penyadap itu akan melekat di tubuh para tikus itu sampai sidang di buka nanti


“Frans di mana kau aku takut sekarang”


Seorang pria tiba-tiba mencekal lengan Hera , Pria itu memiliki postur tinggi seperti Rio dan kekar , Hera bisa tahu kalau pria itu bukan lah warga pribumi , matanya biru membuat dia mengingat seseorang di sebuah foto


“Pria ini , bukanya … ahk booh informasi nya tidak jelas”*


Sedangkan Pria itu menatap Hera dengan seksama seperti mencari informasi tentang wanita itu


“Mau ke mana nona? , ayo habiskan malam bersama ku”


“Kau menolak ku?”


“Hmm , seperrti itulah ,”. Hera melepaskan pelukan pria itu dia sangat kesal sekarang


“Berapa dia membayarmu, aku bisa membayar mu 3 kali lipat”. Pria itu berbisik di samping telinga Hera membuat wanita itu merinding sekaligus jijik


“Maaf tuan janji adalah janji , tidak baik jika mengingkari bukan”


Cihh apa-apaan wanita ini , huh bagaimana bisa dia menolak penawaran yang bagus seperti ini sepertinya dia bukan lah wanita malam


“Hmm”. bukan nya melepaskan lengannya , pria itu malah menyeret Hera ke dalam sebuah liff, orang-orang hanya melihatnya , pemandangan itu sudah biasa pria itu akan menghabiskan malam dengan wanita sewaan seperti biasa


“Arghhh”. Pria itu menghempaskan tubuh Hera dia atas kasur salah satu ruangan VIP bar itu


Dia sudah membuka jas nya bersiap untuk mengukung Hera, namun Hera langsung bangkit dan mengambil ancang-ancang menghajar pria itu


“Huh sudah ku duga kau bukan wanita sewaan , siapa kau sebenar ny?”. Pria itu melonggarkan dasinya , dia memang penasaran dengan identitas Hera tapi tubuhnya sudah terasa panas hanya dengan melihat tubuh wanita itu


Dari tadi dia terus menerus menatap Hera , entah mengapa hati nya sangat tertarik

__ADS_1


“Bukan urusan mu s*alan, menyingkirlah!”


Hera mengancungkan tinju yang di hindari Pria itu dengan mudah , sepertinya pria itu juga ahli bela diri , dia malah mencekal tangan Hera dan membalik kan keadaan


Kini Hera berada dalam kukunganya


“kenaa tenaga cecunguk ini sangat besar”. Hera tidak bisa meakukan perlawanan sama ketika Rio mengukung nya


Pria itu melepaskan topeng yang Hera kenakan  membuat pria itu terkejut sesaat


“Kau…..”. Pria itu mengingat wajah Hera , wanita yang pernah di lihat beberapa bulan yang lalu menangis frustasi lalu mengahajar dua pria dengan tangan kosong membuat nya tertarik


Dia sudah mencari identitas Hera , namun berani menemui nya karena dia menemukan informasi kalau wanita itu sudah menikah


Dan entah keajaiban apa kini wanita yang dia cari berada di bawah kukunganya , membuat jantung nya berdetak dengan cepat


“Lepaskan aku bod*h’


Hera mengeluarkan seluruh tenaganya dan ketika cekalan itu melonggar dia menendang selangka pria itu membuat nya menjerit


“Arghhh…kau!”


“rasakan itu si*alan”. Hera melangkah kan kakinya keluar tapi pria itu sudah lebih dulu menarik lengan nya menarik wanita itu kembali ke kasur


“Kau membuat ku bergairah!”. Pria itu sangat emosi dan bergairah ketika mendapat perlawanan dari Hera


“jangan hentikan!”.


 Hera tidak bisa bergerak kekuatan pria itu lebih kuat di bandingkan tadi


Namun keberuntungan memihak nya Frans dan Jackson sudah ada di depan pintu mereka , pria itu melihat Hera dengan tatapan yang sangat khawatir


Sebenarnya dia pun mencari Hera mulai tadi sampai tatapan nya tertuju pada wanita yang sedang di seret oleh seorang Pria yang tidak asing baginya , begitu juga dengan Jackson dia khawatir dengan wanita itu , memutuskan untuk mengikuti Frans yang terlihat gelisah


‘Hera…”. Frans menyingkir kan pria yang sedang mengukung waniita itu . “Menyingkirlah Bajin*an!”


“Frans…hiks”. Hera memeluk pria itu dengan erat dia tidak melepaskannya barang sedetik pun tubuh nya sampai bergetar


Jackson ingin memukul pria itu tapi otak nya masih bekerja dengan baik, dia tahu kalau pria itu bukan tamu sembarangan dia memilik membuka Jas nya menutupi tubuh Hera yang gemetaran


“Kau!”


Pria itu mengenal Frans namun , Frans yang masih medekap Hera tidak menyadari nya


“Apa si*lan beraninya kau menyakiti adik ku!”. Frans sudha akan mengayunkan kakinya mendendang pria itu, namun matanya malah terbelalak seperti mengenal nya sangat lama

__ADS_1


“Ini aku b*doh Zeus!”


“Zeus!”


__ADS_2