Cinta Tulus Yang Terluka

Cinta Tulus Yang Terluka
Belum Menerima


__ADS_3

“Lihatlah cecunguk ini dia sengaja tak memberi tahu kita siapa kekasihnya terenyata dia menikahi Hera teman dekanya sednirii..HAhahahh”.


Jackson sudah menertawai Rio mereka memang tidak tahu siapa kekasih Rio karena hanya  memberi tahu mereka dia punya seorang kekasih tanpa memberitahu identitas nya mereka pun terkejut ketika Rio memberi kartu undangan pernikahan


“Ya lihat lah dia , kenapa kau sangat ketus bro istri mu sangat cantik ahahhah”. Daniel ikut meledek Rio tapi dia tidak bohong tentang Hera wanita itu memang terlihat cantik


Rio hanya diam menanggapi sahabatnya itu ,Hera manyambut menyambut tamu-tamu dan kolega yang lain bersama Adam dan Adianto orang-orang pasti akan terkejut tahu seorang Hera menkah tiba-tiba terutama David yang masih berharap sejak dulu pada wanita itu, belum lagi beberapa partner perusahaan Adam tidak sedikit yang melikirk Hera


Sesuai dengan nanmanya seperti Dewi pernikahan Yunani begitu pun Hera cantik seperti Dewi


Pesta telah selesai, Hera menunggu Rio di kamar hotel sebenanya tidak banyak hal yang dia harapkan dari pria itu , tapi dia tetap enunggu Rio hingga jam 1 pagi pria itu tetap tidak kembali, Hera memutuskan untuk tidur duluan karena dia benar-benar ngantuk dan lelah


Sementara pria yang dia tunggu sedang bersenang-senang bersama sahabat-sahabatnya di ruang VVIP di sebuah Club malam dia memberi tahu alasan mengapa dia dan Hera bisa menikah


“Tapi bro bukan kah Hera keliahatan sangat cantik kenapa kau tidak mencoba mencintai dia saja”. Daniel sudah menuangkan segelas wine pada gelas Rio


“Apa nya yang cantik, dia bahkan tidak bisa make up!”. Hera memang tidak pernah pakai make up tebal dia hanya memoles sedikit diwajah nya itu dia selalu tampil natural


“justru itu bro..sangat jarang ada wanita yang tampil natural seperti dia jika Hera mencintai ku sudah lama aku pinang dia”. Jackson kembali bercanda bahkan ia menepuk pundak sahabat nya itu


“Jika kalian ingin ambilah , aku akan menceraikan dia setelah Eliana siap untuk menikah wanita itu masih sangat mencintai karir nya jadi aku akan menunggu nya”. Rio berbicara santai sampai membuat dua sahabatnya itu terbelalak


“BRo!”. Jackson dan Daniel tidak habis pikir betapa bodoh nya pria itu menyia-nyia kan Hera yang selama ini banyak berperan penting untuk pria itu


Jam 4 pagi Rio baru kembali ke rumah yang sudah ia beli untuk ia tempati bersama Eliana dulunya dia tidak ingin kembali ke rumah ayah nya karena tidak ingin di tanyai , dia melihat kamar yang di hiasi bunga mawar


“Eliana…..”. Rio menarik seprei kasur itu sampai berantakan dan mencampakan semua barang di sana sampai benar-benar berantakan , lalu dia tertidur karena kelelahan


Jam 8 pagi Hera terbangun dari tidur nya dia mengerjapkan matanya dia melihat sekitarnya Rio belum kembali sama sekali

__ADS_1


“ke mana Rio ?” . wanita itu menghubungi Jackson dan Daniel karena seingat nya mereka bersama Rio waktu itu


Hera: Jack apa kau tahu dimana Rio ?


Jackson : Dia bilang dia kembali ke rumah yang sudah dia beli


Hera : Kau tahu dimana alamatnya ?


Jackson : Tidak coba kau tanya Daniel dia mengantar Rio kemarin


Hera : Biklah Terimaksih


Jackson : Sama-sama


  Hera menghubungi Daniel dan benar saja pria itu mengirim alamat rumah , Hera langsung menuju rumah iru dengan memesan taxi on line 15 menit barlalu dia samapai ke rumah itu mendapati rumah itu tidak di kunci Hera langsung memeriksa nya


Hera menatap Rio yang terlelap , di terihat sangat letih dengan matanya yang sembap dan ada lingkar hitam di sana , Hera meliha tangan Rio yang teruka itu pasti terkena pecahan gelas ya pasti


Wanita itu langsung mencari P3K dan ia menemukan nya di lemari samping tempat tidur itu, di sana sudah sangat lengkap Rio memang sudah menyediakan semua nya , dia tidak ingin ada yang kuraang sedikit pun ketika Eliana memasuki rumah itu


Hera langsung memerban tangan pria itu dengan hati-hati supaya pria itu tidak terbangun


“El…Eliana….” . Pria itu berguman menyebutkan nama mantan kekasih nya membuat Hera sangat ber sedih , selain hati nya yang terluka dia juga sangat kasihan melihat Rio yang terpuruk itu


Hera memasukan kembali kotak itu pada tempat nya semula dia duduk di samping Rio mengusap pipi pria itu dengan lembut , sebelum dia kembali ke bawah


Dia membersihkan kamar itu dengan berhati-hati dan tidak berisik, dia hanya menyisakan kasur yang di tempati Rio dia memberikan sedikit minyak terapi di leher pria itu agar lebih rileks, selepas itu dia menyalakan Ac dan menyelimuti pria itu agar tetap nyaman sampai pria itu mendapat istrahat yang cukup.


Dia kembali ke bawah , melihat isi lemari es yang kosng dia mutuskkan untuk berbelanja sebentar , dia akan memasak untuk Rio agar Rio isa makan ketika dia sudah bangun nanti

__ADS_1


3 jam berlalu Rio terbangun dari tidur nya dia merasa lebih baik dari sebelum nya dengan selimut yang sudah menutupi tubuhnya ,dia menatap sekeliling nya tertata dengan rapi siapa yang sudah membereskan kamar ini. Batinya


Rio keluar kamar setelah membersihkan diri nya, diam mencium harum masakan yang membuatnya lapar, dia memutuskan turun dan mendapati soerang wanita yang mmembelakangi nya di sana


Jantung nya berdetak dengan cepat berharap itu adalah pujaan hatinya "Eliana?”


Namun harapan nya pupus ketika melihat wanita itu adalah Hera


Damm  “untuk apa kau di sini?”


“Untuk , apa?…Hahah kau lucu sekali kita kan sudah menikah, tidak mungkin aku kembali ke ayah dan ibu ku bisa-bisa mereka mengusir ku”. Hera sudah menampilkan senyum jenaka nya , senyum yang membuat Rio selalu jengkel


Rio langsung menelfon Jeremy untuk menjemput nya


“Jer..jemput aku sekarang aku ingin makan di luar!”. Rio sudah menelfon Jeremy


“Tapi Tuan bukan kah nona Hera ada di sana”.


Jeremy bingung tidak mungkin dia makan di luar di tahu kalu Hera sendiri bisa memasak


“Jangan membangkang cepat turuti aku”. Rio sudah emosi


“Baik Tuan” . Menutup panggilan


“Rio aku sudah memasak ini bersusah payah, kenapa kau malah makan di luar”.Hera sangat bingung dengan pria itu


“Cih aku juga tidak menyuruh mu!”. pria itu ketus “ nanti sore akan ada pembantu di sini jika kauingin supir , carilah supir mu sendiri, kau pasti sudah bangga kan sudah menjadi Nyonya Edward!’. Rio menatap Hera dengan tatapan jijik nya


“Rio, bukan itu yang ku ingin kau tahu aku sangat tulus pada mu, dan kita akan tinggal bersama kau tahu itu!”. Hera sangat kesal dengan Pria itu

__ADS_1


__ADS_2