Cinta Tulus Yang Terluka

Cinta Tulus Yang Terluka
Apartemen Zeus


__ADS_3

Eliana kini berada di apartemen mewah Zeus dia tidak menyangka jika pria yang terlihat menyebalkan itu memiliki apartemen mewah seperti itu


“WOW…Kau pemandangannya bagus sekali!”. Eliana dapat melihat pemandangan pegunungan dan taman bunga yang besar serta sebagian besar kota dari ruang tamu Zeus


“Tentu saja itu karena aku kaya”


“Cih sombong sekali”.


Zeus menatap wanita di depannya itu masih sibuk dengan pemandangan yang dia lihat, bagaimana bisa dia akan tinggal dengan wanita keras kepla itu


“Kau Benar-benar akan tinggal di sini huh, kau tidak ingin ku carikan tempat tinggal saja?”


Eliana nampak berpikir karena pertanyaan pria itu, dia taku tanpa pengawal di negeri orang dia juga cukup terkenal di sana


“Hmmm ku pikir begitu”


Pria itu mendengus kesal tidak bisakah wanita itu berpikir sekali lagi disa seorang pria lajang dan single


“Aku tidak mengizinkan mu”


“Ayolah aku akan membayar setengah dari biaya apartemen mu ini kau tahu aku itu artis yang cukup terkenal kau tahu orang bisa saja mengincar ku”


“Lalu apa hubungannya dengan ku?”


Eliana ingin sekali memukul Rio sekarang pria itu tidak peka sama sekali, dia harusnya menawarkan perlindungan sama sekali


“Kau tega jika aku di sakiti, bagaimana pun kamulah yang sudah membawa ku dari tepat Hera aku tidak tahu di mana lagi akan berlindung”


“Kalau begitu kembali ke negara mu”


Eliana langsung dengan wajah kesal nya pria itu benar-benar menyebalkan dan tidak gentle baginya


Eliana langsung duduk dan merengek seperti anak-anak dengan tidak malunya dia tidak tertarik dengan Zeus jadi dia akan mengunjukkan sifat aslinya


“Huhhh…huhhuhg Kau huuhu aku tidak mau pergi kau pelit sekali hhhuh kau punya banyak kamar tapi kau membuat wanita malang ini terlantar begitu saja….huhu huh kau hiks”


Zeus di buat jengah dan kesal sekarang wanita itu jauh lebih menyebalkan seperti anak-anak saja jika Zeus tidak punya hati nurani


Pria itu mungkin sudah melempar Eliana dari jendela


“Diamlah kau itu sangat mengesalkan, dengarkan aku jika kau mengacau sedikit saja aku tidak akan sega-segan mengusir mu”


Wanita itu diam seketika menghapus air mata buaya itu


“Benarkah, huuh kau aik sekali aku akan membayar uang sewa nanti

__ADS_1


“Tidak perlu!”


“Hei Ayolah aku ini kaya, aku aktor yang terkenal jangan kudet begitu kau bisa melihat ku di platform media sosial mana pun”


Eliana menyombongkan dirinya dia mungkin akan syok jika Zeus mengatakan berapa dia membeli apartemen itu


“Kau yakin ingin membayar?”. Zeus menatap sinis Eliana dengan wajar smirknya


“Tentu”


“Hmm  baiklah aku minta bayaran 10.000 dollars per malam”. tidak dapat membelalak matanya Eliana benar-benar syok


“Gila kau ingin memeras ku apa!”


“Tidak untuk apa aku memeras mu, aku membeli apartemen ini dua minggu yang lalu dengan harga 200juta dollars harga segitu sudah cukup murah untuk mu”


Eliana menelan ludahnya dia bisa memesan hotel murah dengan 1000 dollars permalam tapi itu tentu akan bahaya karena tidak penjagaan


“heheh  tadi itu aku hanya bercanda tidak bisa kau aku bayar dengan cara lain, aku bisa sedikit bersih-bersih”


Zeus menaikan satu alisnya dia sudah terbiasa bersih-bersih sendiri bahkan dia memasak saja sendiri Zeus seorang introvert tidak suka jika harus ada orang lain di sekitarnya


“Huh aku tidak butuh, tinggallah di sini jangan mengacau itu saja sudah cukup!”


Zeus pergi dari hadapan Eliana dengan angkuh dia tidak ingin berdebat lagi dia ingin tidur sebentar karena kepalanya terasa sangat berat


Eliana akhirnya memilih kamar di sudut ruangan agak terpencil dan jauh dari kamar Zeus kamar itu cukup mewah seperti hotel


Walau jauh berbeda dengan kamar Zeus yang juga menyediakan pemandangan yang seperti Eliana lihat di ruang tamu


Tapi wanita itu cukup bersyukur karena pria itu masih sedikit berbaik hati padanya


Pagi-pagi sekali Eliana bangun dari tidurnya dia keluar kamar mendapati ruangan apartemen Zeus semakin bersih saja pria itu baru selesai beres-beres


Pria itu kini memasak dengan pakaian santainya pria itu memakai kaos hitam dan celana pendek dia memakai celemek agar bajunya tidak kotor


Rambutnya tidak di sisir sehingga terlihat sedikit terurai ke bawah seperti poni


“oh s*it dia tampan juga”


“Kau sudah bangun duduk lah aku baru memasak sarapan”.


Suara pria itu berhasil membuyarkan lamunan Eliana “Ah baiklah”


Zeus menyusun makanan dengan rapi di hadapan Eliana membuat wanita itu sedikit ngiler

__ADS_1


tapi dia masih ingin menunggu Zeus tidak sopan jika dia langsung makan begitu saja


“Makanlah kenapa diam saja”. Pria itu duduk tepat di depan Eliana, wanita itu dapat melihat wajah maskulin itu dengan bulu-bulu yang tumbuh di rahang nya


Dan lihat hidung mmancung itu matanya juga berwarna biru laut serta bibir tipis yang sexy


“huh dia tampan sekali jika diam seperti ini”.


Eliana masih memainkan sendok-nya di atas makanan itu matanya selalu mencuri pandang pada Zeus


“jangan melihat ku terus nanti kau jatuh cinta”


“Tentu saja tidak”. Ahk sial aku ketahuan begitu Eliana malu sendiri “Umh kau tidak perlu bantuan ku, aku merasa berutang jika aku tinggal di sini dengan gratis”


Perkataan yang di ucapkan Eliana itu hanya sebagai pelarian dia sangat malu karena tepergok Zeus barusan


“Sudah ku bilang tidak perlu memang wanita seperti mu bisa apa?”


“Aku…aku bisa mencuci piring”


“Baiklah cuci iring ini saja aku sudah mencuci panci bekas masak tadi”


“Oke”


20 Menit setelah mereka makan benar saja wanita itu langsung menyusun piring nya dan Zeus dia mencuci nya seperti yang dia katakan


Zeus serasa tidak percaya melihat wajah wanita itu saja dia tidak yakin dia menunggu wanita itu sampai selesai


“Sudah”. Eliana melapor begitu dia selesai membersihkan piring dia sangat bangga itu pertama kalinya dia mencuci piring


Ibunya tidak pernah mengizinkannya mencuci piring, bermodal kan melihat ibunya be bersih dia dengan yakin membersihkan piring itu dengan bangga


“Apa-apaan ini, ini masih sangat berminyak kau sangat kotor tahu!”


Eliana memperhatikan piring itu di matanya itu sudah sangat bersih, tapi berbeda dengan Zeus pria itu sangat perfeksionis hingga detail sekecil apapun dia akan memperhatikannya


“Sudah ku bilang kau diam saja dan jangan mengacau!”.


Zeus kembali mencuci piring itu untuk kedua kali dia memarahi Eliana seperti seorang ibu yang memarahi putri remajanya


“Huh aku sudah berusaha tahu”


Eliana pergi dari sana dia pikir dia sudah melakukan hal sedikit membantu tapi nyatanya sia-sia dia sibuk menjadi seorang aktor


Dan dulu pun ibunya tak mengizinkan dirinya bebersih

__ADS_1


Karena memang ibu Eliana ingin putrinya tetap cantik hingga wanita itu menjadi artis yang sangat anggun sekarang


“Humm dia sangat menyebalkan tidak bisakah dia menghargai sedikit saja kerja keras ku?”


__ADS_2