Cinta Tulus Yang Terluka

Cinta Tulus Yang Terluka
E & Z 10


__ADS_3

“Sayang aku bisa jelaskan, kumohon dengarkan aku sebentar saja”


Mereka berdua sudah sampai di apartemen bersamaan, Eliana masih menatap tajam kekasih-nya itu dirinya masih sangat cemburu


Zeus ber penampilan sangan tampan tadi dan kacing kemeja-nya yang sengaja di buka membuat pria itu terlihat sangat sexy


“Aku…Hanya mengikuti mu saja, aku ingin memastikan dirimu aman sampai tujuan itu saja”


“Maksud mu?”


“Maaf aku menguntit mu”. Pria itu menunduk dia mengakui kesalahan-nya


Tapi bukan itu sekarang yang menjadi permasalahn dari kegusaran hati Eliana, wanita itu tidak rela jika ketampanan kekasih-nya di nikmati banyak orang


“Sayang jangan marah seperti itu aku tidak akan mengulangi-nya kau janji”


Eliana tampak diam, membuat Zeus semakin merasa bersalah dia mendekatkan diri pada wanita itu memeluk-nya dengan erat


“Sayang ku mohon maafkan aku, kau bisa menghukum ku sebagai ganti-nya kau bisa melecehkan aku seperti waktu itu”


“Ahk Lepaskan”. Eliana jadi sangat kesal tapi dia juga merasa lucu hingga sebuah senyuman melengkung di bibir-nya


Bagaimana bisa dia melecehkan Pria-nya dalam kondisi seratus persen sadar, dia tidak bisa melakukan itu


“Sayang Ku mohon maafkan aku”


“Iya, tapi lepaskan dulu”


Zeus meregangkan pelukan-nya tapi tangan besar pria itu masih melingkar di pinggang wanita-nya dia tidak ingin melepaskan-nya barang sedetik pun


Eliana menatap netra kekasihnya, matanya terlihat begitu memohon maaf pada diri-nya


“Sayang kau tahu, aku tidak begitu marah ketika kau mengikuti ku seperti tadi, aku sedang cemburu”

__ADS_1


“Cemburu? Untuk Apa?”


“Huhh”. Eliana menghembuskan nafas nya dengan kasaer, pria di depan-nya itu belum mengerti sama sekali dengan kemarahan-nya “Aku tidak suka kau memamerkan wajah dan tubuh mu seperti tadi itu membuat wanita lain dapat melihat aura mu”


Wajah Zeus tersenyum lebar dengan pernyataan pria itu dia merasa sangat bahagia dengan kecemburuan wanita itu padanya “Sayang aku hanya milik mu tenang saja”


Zeus mengecup bibir wanita itu “Zeus hentikan, jangan lupa dengan hukuman mu!”


“Apa huh kau masih saja baiklah terserah kau, sekarang berikan aku ciuman”


“Kau tidak mau tahu apa hukuman mu?”


Zeus tampak berpikir “Ya apa itu?”


“Malam ini kau tidur di luar”


“What! Ah sayang kau menghukum ku begitu berat, aku tidak bisa melakukan hubungan badan dengan mu dan sekarang aku tidur di luar begitu”. Pria itu sangat cemberut sekarang, dia tidak aka bisa tidur nyenyak nanti


“Owh jadi kau ingin aku semakin marah?”


“Bagus jadilah penurut, atau aku tidak akan bicara dengan mu”. Eliana hendak pergi dari sana tapi Zeus dengan cepat menarik tangan wanita itu hingga duduk di pangkuan-nya


“Zeus apa yang kau lakukan?”.


“Kau sudah menghukum ku jadi aku juga akan meminta hak ku, kau berjanji akan memberi ku kecupan jika kau pergi dan kembali kan”


Eliana baru mengingat perjanjian konyol itu “Huh Baikl…Hmmmph”


Zeus kembali mendaratkann bibir-nya pada Eliana dia merasakan setiap inci mulut kekasih-nya itu sebelum mereka tidur terpissah, dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan itu


Tring….Tringgg


Sebuah panggilan masuk pada Handphone Eliana membuat mereka menghentikan ciuman mereka

__ADS_1


“Ah s*al siapa itu!?”. Zeus kesal karena Eliana turun dari pangkuan-nya


“Ini rumah sakit ibu”.


Eliana mengangkat panggilan itu yang menelfon-nya adalah perawat yang biasa merawat ibunya,ada dua kemungkinan yang terjadi antara ibu-nya semakin parah atau semakin membaik dia mengangkat panggilan itu dengan tangan gemetar perasaan nya tidak baik


“(Hallo)Halo?”


“Können Sie hier vorbeikommen, Frau, wir müssen Ihnen persönlich die Situation Ihrer Mutter erklären (Bisakah kau berkunjung ke sini nona kami perlu menjelaskan keadaan ibu mu secara langsung)”


“Was ist los mit meiner Mutter? Geht es ihr gut? (Ada apa dengan ibu ku apa dia baik-baik saja?)”


Perawat itu hanya diam membuat Eliana khawatir


“Komm hierher, vermisse es zuerst, wir können es nur direkt erklären (Datang lah ke sini dulu nona kami hanya bisa menjelaskan nya secara langsung)


Perawat itu memutuskan panggilan-nya, Eliana hanya bisa mematung ini bukan berita yang baik jantungnya berdetak begitu cepat


Wajah wanita itu memucat, Zeus dapat melihat air mata wanita itu mengalir membasahi pipi-nya


“Ada apa sayang, kenapa wajah mu pucat begitu?”


“Hiks Zeus ibu ku”


Zeus tidak terlalu mendengar percakapan mereka tadi yang Zeus dengar hanya, Eliana harus segera ke Jerman untuk menemui mendapat penjelasan


“Tidak apa sayang kita bisa Ke sana sekarang jangan menagis ibu pasti baik-baik saja”


“Tapi perasaan ku tidak nyaman”


“Ayolah semua akan baik-baik saja okey’


Zeus memberi dekapan pada wanita itu, dia memutuskan untuk menemani Eliana mengunjungi ibunya dia hanya berharap jika ibu Eliana baik-baik saja

__ADS_1


Dia tidak mengenal ibu Eliana, tapi dia adalah ibu dari wanita-nya jadi dia hanya akan mengharapkan kesehatan untuk wanita itu


Pria itu juga akan meminta restu dari ibu Eliana disana, maka dari itu Zeus sangat berharap wanita itu tidak kenapa-kenapa


__ADS_2