Cinta Tulus Yang Terluka

Cinta Tulus Yang Terluka
Perasaan Rio


__ADS_3

Persidangan itu harus selesai hari itu dan membuat gempar masyarakat bagaimana tidak Dewan yang selama ini mereka percaya tidak lebih dari sekedar penjahat kelas kakap


Hera yang menangani persidangan itu pun turut menjadi sorotan bagaimna bisa dia menghadapi kasus sebesar itu


Banyak pewawancara yang menghampiri nya da Hera hanya menjawab sekedar nya saja dia tidak ingin menarik, perhatian para oknum yang akan mengganggu jalan nya sidang


Rio bisa melihat istrinya di antara wartawan itu dia sudah sangat sesak , Pria itu memutuskan untuk masuk kekerumunan itu membawa Hera ke mobl nya


Hera tersentak dengan perbuatan Rio bagaimana bisa dia ada di sini , dia bahkan tidak menyadari jika Rio sejak tadi memperhatikan nya


"Tuan seperti nya Nona butuh bodyguard sekarang"


Rio tidak menjawab nya dia sedikit gengsi kalau saja dia terlihat peduli dengan wanita itu


"Hera seoerti nya kau butuh bodyguard". akhir Jeremy menanyakalangsung pada orang karena Rio kelihatan cuek


"Ya aku sangat perlu, tapi tenang saja markas kami sudah mengantisipasi mereka akan menjaga ku mulai besok"


"oh kalau begitu baiklah"


"kalian apa yang kalian lakukan tadi". Hera bertanya pada Jeremy


"uh itu, kami hanya mwlihat sa...ja perusahaan Rio kan memberi donasi". Jeremy takut berkata salah


Mereka bertiga sudah berada dalam, mobil Hera duduk di belakang bersama Rio dan ini yang pertama kalinya


Membuat Hera bingung dengan sikap pria itu, Rio menatap keluar menghindari tatapan Hera dia sangat gugup sekarang , sedangkan Hera memeriksa kembali dokumen di tas nya


Dia tidak menghiraukan Rio sama sekali biasa nya dia yang akan membuka topik , dia akan ribut menceritakan ini dan itu , tapi sekarang lihat lah dia yag sibuk dengan dokumen nya sendiri membuat dirinya kesal


"Hera...Apakah kau tidak lelah". sialan kenapa aku malah ngomong sih


"Kau bicara pada ku?". Hera menatap Rio yang terlihat salah tingka


"Hmmm"


"Aku tidak lelah". Hera menatap Rio sekilas lalu lanjut fokus kepada dokumen nya


Keheningan kembali lagi , Pria itu tidak tahu mengatakan apa lagi , dia buka tipe pencari topik yang baik


"Hera , aku penasaran dengan para tikus itu apa mereka punya ketua geng begitu?". kali ini Jeremy yang mengajak Hera berbicara

__ADS_1


Hera langsung menutup dokumen nya dia menggosip beraama pria itu , sekalian meminta pendapat pria itu


"Huh aku kesal sekali melihat nya kau tahu mereka sangat kejam"


"Bagaimana kaian bisa mengetahui pergerakan kejam mereka kau tahu bahkan sangat terkejut dengan berita itu". Jeremy antusias


"kau tahu Jordan , pria tua itu sangat bekerja keras , ini misi terakhir nya jadi dia ingin melakukan yang terbaik"


"Benarkah dia keren!"


"yeah aku juga akan melakukan yang terbaik, ini juga misi terakhir ku !"


"huh kenapa begitu bukan kah terlalu muda untuk berhenti, aku bahkan baru tahu"


"aku ingin fokus jadi pengacara saja mulai sekarang dan setahun aku ...."


"setahun apa?"


"huh tidak aku hanya ingin mencari pereusahaan Firma dulu"


"kenapa kau tidak bergabung dengan agensi Rio kau tahu kan Rio punya Firma"


Hera tampak berpikir Rio sendiri yang meminta nya resaign , dia tidak akan kembali kesana dia tahu alasan pria itu tidak ingin bertemu dengan selama 24 jam


"Baiklah kalo begitu , aku yakin kau akan mendapat Firma yang bagus dengan pengalaman mu itu"


"ya!"


Rio tidak senang mendapat jawaban Hera , dia berharap jika istri nya itu meminta kembali ke perusahaan nya , dan bekerja di sana


Sejujur nya Rio juga merundukan kehadiran wanita itu di sana , tapi entah mengapa egonya selalu mengalah kanya


Dia sudah terbiasa dengan Hera yang meminta nya terlebih dahulu dan dia mengingin kan itu terjadi seperti biasa nya


Namun apa yang dia dapati dari istrinya itu membuat dia sedikit kesal dan kecewa


Jeremy mengantar Hera, kerumah hari itu belum terlalu Sore jadi Rio memutuskan kan untuk ke kantor untuk mmwngurus pekerjaan nya


Sekaligus menenangkan pikiran nya yang sedang kacau , dia merasa aneh pada diri nya sekarang


Sejak dia mengambil apa yang sangat berharga dari Hera , pria itu selalu merasa ingin berdekatan dengan wanita itu

__ADS_1


Sore itu dia mengahabiskan waktu untuk mwmngurus perusahaan nya dia tidak ingin pusing dengan pikiran nya itu


Pria itu bagkan tidak ingin pulang cepat, dia pergi ke Bar Jackson sekaligus bertemu sahabat nya itu.


"Ada apa bro, kenapa kau terlihat suntuk seperti itu"


"haish aku tidak tahu , berikan wine terbaik mu"


Jackson memutuskan membawa Rio keruangan pribadinya nya dia melihat Pria itu tampak muram dengan pikiran nya sendiri


"Apa kau memikir kan Hera . Pertanyaan sontak membuat Rio bangun dari khayalan nya


"Ahk tidak"


"Kau pikir aku tidak bisa membaca pikiran mu, kita sudah 12 tahun berteman , apa yang kau tutupi "


"Cih jangan sok tahu"


"Ya ..ya aku hanya ingin memberi tahu mu, jika kau sudah bercerai nanti ada banyak pria yang menantikan wanita mu"


Jackson menuangkan wine ke gelas milik Rio, Pria itu melihat sahabat nua sedang menatap diri nya dengan sebal dia tida suka omongan Jackson


"Tidak usah memandang ku seperti itu , harus nya kau sadar sejak dulu , ka tahu Hera itu sangat lah cantik selain itu pendidikan kan dan pencapaian nya membuat dia di kejar banyak konglomerat"


"dan dia hanya mencintai ku ! "


Jackson tergelak dengan jawaban Rio , baru kali ini Rio mengakui perasaan wanita itu


"tapi kau kan tidak mencintai nya , cwpat atau lambat dia akan pergi dari sisi mu , kau tahu dia berhak bahagia bersama orang yang mencintai nya"


Jackson tidak benar-benar mwngataka nya dia hanya ingin memancing Rio saja , agar Pria itu sadar dengan perasaanya sendiri


Sedangka Rio semakin kesal saja dia menyesal karena ke bar Jackson membuat nya semakin pening


Rio meminum wine yang di tuang oleh Jackson sambil membayangkan Hera


"ahk dia memang sangat cantik dan memukau "


Pria itu mengingat setiap hal kecil yang di lakukan wanita itu pada nya , membuat dia senyum-senyum sendiri , ada dorongan di hatinya ingin semakin dekat dengan Hera


Dia ingin memutuskan akan menerima semua perhatian Hera , dia membayangkan akan duduk sarapan bersama wanita itu dan membalas sedikit sapaan nya

__ADS_1


Apa pun yang Hera lakukan biasa nya dia akan menyambut nya lebih baik untuk memulai hubungan mereka , dia tentu tidak rela jika Hera pergi dari nya


Membayangkan bagaimana banyak nya prua yang mengincar nya membuat Rio akan mehadi orang yang posesif


__ADS_2