
Pesta beralu dengan cepat, Jordan dan rekan Frans yang lain nya turut memeriahkan acara pernikahan Frans
Walau tamu mereka tidak banyak, Frans sebisa mungkin untuk membuat pesta pernikahannya berkesan karena itu hanya sekali seumur hidup
“Selamat Frans”. Dela menyalami Frans membuat Selena menatap sinis cara wanita itu menyalami suaminya seperti seorang mantan saja
“Terimakasih Dela”. Frans memeluk pinggang Selena dia tahu jika gadisnya sedang cemburu sekarang
Sekarang giliran Alan yang menyalami mereka berdua, pria itu sedikit terkejut karena pernikahan Frans yang cukup tiba-tiba
Frans tidak pernah memberi tahu mereka sedikit pun dan sekarang pria itu menikah dengan Selena gadis yang dulu menjadi saksi untuk kasus mereka
Pria itu sedikit iri pertama kali meliha Selena gadis itu tidak secantik sekarang dulu dia sangat lah buruk dengan rambut kasar tidak di urus
“Selamat Frans aku ikut bahagia untuk mu”. Aan menyalam Frans lalu bergantian menyalami Selena
Pria itu menatap gadis di depan nya “Sial dia jadi sangat cantik”
“Uhum”. Frans menyadarkan Alan pria itu terus menatap istri cantik nya dan dia tahu arti tatapan itu Menyebalkan sekali
Jordan memeluk erat Frans pria tua itu cukup dekat dengan nya dia tidak menyangka jika Frans akan menikah dengan perempuan yang jauh di bawah umurnya
“Selamat Frans kau itu pro juga kau sudah memakannya ”. Jordan berbisik agar Selena tidak mendegarnya “Pernikahan kalian sangat tiba-tiba aku terkejut tapi juga ikut bahagia”
“Terimakasih Jordan”. dan aku belum memakan nya mungkin nanti malam Frans kembali membisikan perkataannya membuat Jordan tertawa geli
“Baiklah nikmati pernikahan kalian”
Pesta hari itu berlalu dengan baik Frans sangat lega tidak ada masalah yang terjadi pada pernikahan mereka
Frans sudah membelikan Rumah untuk dirinya dan Selena dia merasa Apartemen-nya tidak akan cocok jika mereka sudah punya keluarga kecil nantinya
Pria itu sudah membayangkan jika mereka mempunyai anak seperti Hera dan Rio, anak mereka juga kan sangat lucu
“Wow rummah ini sangat besar!”. Selena terpukau ketika Frans membawanya ke rumah yang cukup mewah
“Kau suka, ini adalah rumah kita”
“Benarkah?”
“Ya…Aku tidak ingin jika keluarga kecil kita nanti tinggal di apartemen”
Frans memeluk Selena dari belakang dia mencium ceruk leher gadis nya dengan dalam
“Kak geli”
“Kenapa kau masih memanggil ku dengan panggilan seperti itu hmmm”
“Lalu hhhh” Selena mencoba menjauhkan wajah Frans dari lehernya dia merasa sangat geli
“Panggil aku sayang”
__ADS_1
“Iya tapi jauhkan wajah mu dulu kau membuat ku merasa geli”
Frans menjauhkan wajahnya dari ceruk leher istrinya “Mari kita mandi dulu”. Pria itu menarik tangan istri nya ke bathroom tanpa mendengar jawaban gadis itu dahulu
Frans sudah melepaskan seluruh pakaiannya ketika samai di bathroom, membuat Selena menutup matanya
Pemandangan itu membuatnya sangat malu “Kak apa yang kau lakukan?”
“Apa ?, kita akan mandi jadi kita harus membuka pakaian bukan”
“Tapi…”
Selena baru berusia 18 tahun sekarang masih sangat polos karena dia sendiri baru mengenal dunia luar pemandangan yang dia lihat saat ini membuat jantung nya hampir saja copot
“Tidak ada tapi-tapian…Sayang biar ku bantu lepaskan gaun mu”.
Pria itu sudah meloloskan gaun yang di pakai Selena gaun itu adalah gaun kedua yang dia pakai di pernikahannya
Hanya untuk menyambut tamu jadi gaun itu sangatlah ringan, hingga Fran dapat dengan mudah membukanya
Selena menutupi tubuhnya yang hanya berbalut dalaman saja, dalam berwarna merah selarah yang nampak konraks dengan kulit putihnya
“Kak jangan , hentikan..”
Fran terdiam sejenak “Sial kenapa aku merasa menjadi ba*iangan yang pedofil”
“Kau tidak mau?”. Frans terlihat sangat kecewa dia sendiri sebenarnya sadar jika gadis di depan nya itu belum siap untuk hal sedewasa ini
“Aku mengerti, aku akan mandi terlebih dulu”. Frans mengusap rambut Selena dengan lembut sebelum dia masuk ke bathroom
Selena terdiam ketika suaminya sudah masuk ke dalam kamar mandi dia sudah menutup pintu agar Selena tidak ikut masuk dia tidak akan bisa menahan hasratnya jika Selena ikut bersamanya
Gadis itu merasa bersalah dengan apa yang dia lakukan dia memutuskan untuk mengikuti Frans ke dalam bathroom dia terlebih membuka seluruh pakaiannya
“Apakah kak Frans marah?, Seharusnya kau tidak bertindak seperti ini kakak sudah pasti menunggu lama untuk ini”
Frans sedang menggosok badan nya di bawah shower yang sedang berjalan dia sangat terkejut ketika seseorang memeluknya lembut dari belakang
Dia tahu jika itu Selena “Ahk apa yang dia lakukan dia tidak akai baju lagi”.
Frans bisa merasakan tubuh Selena yang tidak memakai apapun gadis itu benar-benar polos tanpa pakaian sekarang
“Sayang apa yang kau lakukan tunggulah di luar”. Pria itu tidak berani membalikan badanya miliknya sudah menegang ketika merasakan dada Selena menyentuh pundaknya
“Tidak aku ingin mandi bersama suami ku”
Ahk aku buka ingin mandi dengan mu, bagaimana aku menjelaskannya . “tidak sayang ahk..tung..tunggulah di depan”
Frans sudah kesakitan melawan hasratnya dia ingin menerjang Selena sekarang juga
“Ada apa dengan mu kak kenapa kau..ahk!”. Frans sudah mendorong gadis itu ke tembok dia tidak akan mengzinkan Selena lari lagi
__ADS_1
“Sayang kau sudah memancing ku kau harus bertanggung jawab”. Frans mencium Selena secara paksa dia sudah kehilangan akal sehat nya “Sayang buka mulut mu”
Frans menulusuk seluruh isi mulut Selena dengan lidah nya , gadis itu sudah terbiasa karena Frans mengajari nya setiap pagi sebelum mereka menikah
“Ah..ahh kah sakit”. Tangan Frans tidak tinggal diam satu tangannya sudah menjamah gundukan istrinya dia sedikit meremasnya dengan keras agar gadis itu terangsang
Sedangkan satu tangannya lagi menhan kedua tangan gadis itu di atas kepala agar Selena tidak melawannya
Ciuman Pria itu turun ke leher dia banyak meninggalkan bekas merah di sana
“geli kak”
“Memang seperti itu sayang”
Mulut Frans sudah mengulmi kedua dada gadis itu bergantian tanganya sudah turun ke inti Selena mengusap lembut mlik istrinya
“ahh hahh ah kak hentikan Ahhkk”. Pria itu kini memasukan jarinya ke dalam inti Selena agar gadis itu terbiasa dengan miliknya
“Sayang bolehkah?”. Frans menatap Selena pandangannya sangat sayu dan suaranya juga serak
Selena hanya mengangguki dia juga sudah terbawa suasana, pandangannya turun kebawah karena merasa ada seuatu yang mengganjal isntinya mulai tadi
“Ahk!”. Selena sangat terkejut melihat milik Frans yang menegang “Kenapa ukurannya ahk bukan kah itu terlalu..”
“Kenapa sayang hmm?”
“Ti..tidak”
“Cium aku”. Frans menyuruh istrinya mencium lebih dulu, dia mengangkat satu kaki Selena kepinggangnya
“Ahhhhkk…sakit ka …ahkk”. Frans memaksa miliknya masuk ke tubuh Selena, milik istrinya masih sangat sempit
“haishhh ini sempit sekali, sayang bertahanlah sebentar”
Frans mendorong miliknya lebih dalam lagi hingga membuat Selena merasa ada yang luka berada di bagian intinya “Sakit sekali kak..hisk”
“Baiklah tahan sebentar sayang ini hanya sebentar”. Frans menunggu sejenak sebelum memulai permainanya dia ingin Selena terbiasa dengan miliknya dulu
“Arghhh kak ah”. Frans mendorng miiknya hingga Selena dapat merasakan rasa lain dalam rsaa sakit itu
“Ya sayang seperti itu, sebut namaku sekarang”
“Kak Frans”
“Panggil aku sayang”
Mereka memnghabiskan waktu yang panjang di dalam sana dinginya air yang membasahi tubuh mereka kini tidak terasa lagi karena tergantikan dengan panas pemainan mereka berdua
Frans membawa Selena ke ranjang untuk melanjutkan permainan mereka, dia akan memuaskan hasrat yang selama ini dia pendam besama Selena
“Terimakasih Sayang”. Frans mencium kening Selena begitu dia mendaptkan Gadis it sepenuhnya dalam hidup nya
__ADS_1