Cinta yang begitu dalam

Cinta yang begitu dalam
Bab 12


__ADS_3

Angga duduk dan terus melihat Tania.


"Kenapa terus melihati ku, apa ada yang salah dengan ku? " tanya Tania


"Gak, gak ada yang salah" jawab Angga


"Benar gak ada yang salah? "


"Ia, kayak nya udah larut malam, aku pulang dulu ya" ucap Angga


"Ia ngga"


Angga pun berdiri dan keluar dari rumah Tania.


"Aku antar kamu sampai ke mobil ya" ucap Tania


"Baik lah"


Mereka berdua berjalan keluar lorong menuju di mana mobil Angga di parkirkan.


"Aku pulang ya nia" ucap Angga saat berdiri di depan pintu mobil nya


"Ia, terima kasih ya buat malam ini"


"Sama-sama"


Lalu Angga pulang meninggalkan Tania yang masih berdiri di sampung jalan untuk melihat Angga pulang.


"Huuff, dia pulang juga, aku beneran gugup saat berdua dengannya tadi" ucap Tania sambil berjalan pulang ke rumah nya


"Apa Angga sudah pulang? " tanya Meisa yang sedang duduk di kursi


"Kamu ya Meisa, kamu yang ngajak Angga ke rumah kita, malah kamu pergi ke kamar ninggalin aku berdua dengannya" kata Tania


"Hahaha, bagaimana, apa kamu gugup tadi? " tanya Meisa dengan tertawa


"Jelas aku gugup lah, mana dia ganteng banget lagi" ucap Tania sambil sumringah


"Ia ya, dia ganteng banget, manis lagi saat tersenyum, beruntung kamu bisa dekat sama dia" kata Meisa


Tania yang juga sedang ikut duduk di kursi tamu malah bercerita tentang Angga dengan Meisa.

__ADS_1


"Tidak lah, aku tidak dekat dengannya, dia kan atasan aku"


"Gak ada salah nya kali, jika dekat dengan atasan, sepertinya dia juga baik sama kamu, jangan-jangan dia suka sama kamu nia" ucap Meisa dengan serius


"Aah, mana mungkin, banyak cewek yang lebih cantik dekat dengannya, lagi pun mana mungkin dia suka sama aku sa" jawab Tania


"Tapi ya, aku perhatiin dari tatapannya ke kamu, menunjukan kalau dia suka sama kamu nia"


"Sudah lah jangan bahas dia lagi, tak mungkin dia suka sama aku, aku mau masuk kamar, mau ganti baju" ucap Tania dan langsung berdiri berjalan menuju kamar nya


"Nanti kamu ke sini lagi ya?makanannya masih banyak ni"


"Kamu habisin aja, aku udah kenyang" jawab Tania.


Di kamar, Tania berganti pakaian dengan pakain tidur nya, lalu dia ke kamar mandi untuk mencuci wajah dengan sabun pencuci wajah nya, lalu dia menggunakan skincare malam.


Setelah itu Tania berbaring di atas kasur nya.


"Tadi sebenarnya aku sangat suka jika bersama Angga, tapi aku bingung apa aku masih menyimpan rasa dengannya, jangan-jangan aku masih suka sama dia, ooohh tidaaakk, jangan sampai aku suka sama Angga, aku merasa ini tidak benar, gimana pun aku tidak akan pernah bisa bersama Angga, apa lagi keadaan status nya yang jauh berbeda"ucap Tania sambil menatap ke atas langit kamar nya. Tidak di sadari dia tertidur dan terlelap.


Kriingg.. kriingg..


Tania terbangun dari tidur nya karena terdengar suara alarm, menandakan pagi sudah tiba, waktunya Tania bersiap untuk pergi kerja. Tania beranjak dari tempat tidur nya, lalu mengambil handuk dan pergi ke kamar mandi, tetapi di kamar mandi ada Meisa yang sedang mandi di dalam.


"Ia, tunggu sebentar, aku masih pakai handuk"jawab Meisa


Meisa keluar dari kamar mandi, dan Tania langsung masuk ke kamar mandi.


Selesai Tania mandi, dan dia bersiap-siap pergi kerja dengan pakaian yang sudah rapi, Tania dan Meisa berjalan ke depan ke halte bus, tempat kerja mereka arah nya sama, hanya saja, Tania menggunakan dua kali pindah bus sedangkan Meisa cuma satu kali.


Sesampainya di kantor, Tania berjalan masuk ke dalam kantor, tetapi tepat di depan Tania ada Angga juga yang sedang berjalan bersama Manager, Manager tersebut adalah sahabat Angga, mereka selalu berdua.


"Waduuhh, di depan ada Angga lagi, aku malu jika bertemu dengannya di kantor" ucap Tania memperlambat jalannya agar tidak bertemu dengan Angga. Di saat Angga hendak masuk ke kantor.


"Taniaaa" suara Mega memanggil Tania dari belakang


"Dasar Mega, dia malah memanggil aku" ucap Tania langsung memaling kan badannya ke belakang dan tersenyum ke Mega.


"Ia Mega"


Ternyata di saat itu, Angga mendengar nya, dan Angga langsung melihat asal suara yang memanggil Tania tadi, dan Angga pun melihat di belakang nya ada Tania.

__ADS_1


"Tania, itu Tania, ternyata dia juga baru sampai kantor" ucap Angga, Manager nya yang mendengar itu berkata


"Emang kenapa dengan Tania ngga, dia kan cuma teman masa sekolah kamu dulu, aku lihat kamu terlalu mendekati dia"


"Gak ada kenapa-napa, dia kan kenalan aku" jawab Angga. Angga menunggu Tania masuk ke dalam kantor nya.


"Tania, kamu sudah sarapan ya?" tanya Mega, dan mereka berdua berjalan masuk ke dalam kantor, tapi Tania tidak mengetahui bahwa Angga sedang menunggunya.


"Belum, kita sarapan di kantin aja lah ya" jawab Tania


Tibanya di dalam kantor di mana Angga yang sedang berdiri menunggu nya, langsung menegur Tania.


"Tania" tegur Angga


"Eh pak Angga, ada apa pak? "tanya Tania, di dalam hati Tania berkata.


" Ini orang kok di sini sih, bukannya dia sudah berjalan duluan ke dalam, ku kira dia sudah naik ke atas"


"Kalian langsung ke ruangan kerja ya?" tanya Angga


"Gak pak, kami mau pergi sarapan dulu" jawab Mega


"Aku juga mau pergi sarapan, aku belum sarapan soal nya, kalian sarapannya di mana? "


"Di kantin pak" jawab Tania


"Yok kita ke sana"kata Angga.


Manager yang melihat itu tercengang, nama Manager tersebut adalah Dandi, dia berteman dengan Angga sejak Angga Sekolah Menengah Keatas, hingga mereka kuliah bersama.


" Bukannya tadi Angga tak mau sarapan, saat Tania bilang mau sarapan, tiba-tiba aja dia juga mau sarapan, dia juga tak pernah makan di kantin, tapi saat wanita itu ada dia malah mau makan di kantin, ada apa dengan Angga"ucap Dandi dengan suara pelan yang sedang di belakang Angga.


"Pak Dandi juga ikut sarapan ya? " tanya Mega pada Dandi


"Ia, saya juga ikut" jawab Dandi.


Mereka berempat berjalan menuju kantin, dan itu di perhatikan oleh semua orang yang ada di kantor, karena Angga tak pernah pergi ke kantin apa lagi berjalan bersama karyawannya, jadi semua karyawan di sana bertanya-tanya.


"Nia, kamu mau makan apa? " tanya Angga


"Aku mau makan bubur ayam pak" jawab Tania

__ADS_1


"Tania suka bubur ayam pak, dia juga suka soto" kata Mega


"Eh Mega, ngapa bilang gitu sih, kan itu tak penting tau" ucap Tania karena tidak enak Mega malah menceritakan makanan yang di sukainya.


__ADS_2