Cinta yang begitu dalam

Cinta yang begitu dalam
Bab 14


__ADS_3

"Baik lah pak" kata Tania dengan merasa masih tidak enak


Angga memanggil asistennya untuk membawakan ke ruangan makanan yang sudah di siap kan.


"Ini pak makanannya" ucap asisten tersebut dan meletakannya ke atas meja


"Makanannya banyak sekali pak, saya gak bakalan habis ini semua" kata Tania melihat makanan yang di bawakan lumayan banyak


"Kalau kamu tidak habis, ya sudah jangan di makan semua ya"


"Ayok di makan, ini makanan kesukaan kamu kan, aku masih ingat makanan kesukaan kamu nia"


"Ia pak, terimakasih"


Mereka duduk dengan posisi berhadapan


"Angga terlalu seperti ini aku yang merasa tidak enak, walaupun dulu pernah berteman, tapi sekarang keadaannya sudah tidak sama lagi, rasanya canggung sekali" ucap di dalam hati Tania.


"Pak, aku boleh bilang sesuatu gak"kata Tania


" Mau bilang apa nia?"


"Sebenarnya, aku tidak enak kalau pak Angga bersikap seperti ini, dulu kita emang pernah berteman, tapi sekarang keadaan kita jauh berbeda, sudah bukan masa sekolah lagi, gimana dengan pacar pak Angga nantinya jika melihat pak Angga ngajak makan aku di ruangan pak Angga, apa lagi pergi ke kantin bersama seperti pagi tadi, apa pendapat orang tentang kita nantinya pak"kata Tania


"Jadi kamu tidak suka jika kita dekat seperti dulu lagi nia? lagi pun aku tidak punya pacar, tidak ada yang melarang aku untuk melakukan ini semua" jawab Angga


"Bagaiman dengan karyawan kantor lainnya, mereka akan beranggapan aku yang menggoda mu Angga" ucap Tania dengan sedikit tegas


"Nia, apa aku salah melakukan ini semua, aku melakukannya agar kita bisa berteman lagi, aku tidak memandang kamu sebagai karyawan di kantor ini, dan juga aku tidak suka jika kamu memanggil aku dengan sebutan pak" ucap Angga,


Angga berdiri lalu mendekati Tania dan duduk di samping Tania.


"Angga, kamu mau ngapain?" rasa detak jantung Tania berdebar kencang


"Tania, aku jelaskan lagi sama kamu, aku lakukan ini semua karena aku mau berteman baik lagi dengan mu, seperti waktu kita sekolah dulu, dulu kamu yang menjauhi aku, sekarang apa kamu akan menjauhi aku lagi nia, apa salah aku sama kamu" kata Angga dan menatap mata Tania


"Maaf kalau dulu aku pernah menyakiti hati kamu ngga, tapi sekarang keadaan nya jauh berbeda, aku bawahan kamu dan kamu adalah atasan aku" jantung Tania bahkan tidak bisa terkontrol, karena wajah Angga yang terlalu dekat dengannya.

__ADS_1


"Nia, Angga yang dulu sama Angga yang sekarang tidak ada bedanya, sekarang hanya beda di posisi aja, kamu tetap Tania yang aku kenal, bukan Tania yang menjadi karyawan aku, aku tetap anggap kamu Tania teman aku, apa aku salah jika aku ingin dekat dengan mu lagi nia" ucap Angga


"Baik lah kalau itu mau ngga, tapi jangan sampai ada gosip yang tidak enak di kantor ini"


"Kalau gitu, apa boleh jika kita berteman dekat di luar kantor, kan gak akan ada yang tau jika di. luar kantor"


"Ia terserah kamu aja, keras kepala mu tidak pernah berubah"


Angga tersenyum mendengar nya.


"Sudah lah, sekarang kita bisa mulai makan kan, perut ku lapar"kata Angga sambil mengambil makanan ke piring Tania


" Ia"ucap Tania tersenyum.


Semenjak itu, Tania dan Angga kembali menjadi teman dekat, walau di kantor mereka seperti atasan dan bawahan, tapi di luar kantor mereka sering pergi keluar bersama, Angga selalu mengajak Tania pergi makan malam di luar. Meisa yang melihat kedekatan mereka merasa bahwa mereka bukan hanya sekedar teman, tapi ada perasaan satu sama lainnya yang berbeda dari seorang teman. Ketika bersama Angga, Tania sering tertawa, dan ceria, bahkan rasa nyaman Tania saat bersama Angga kembali di rasakannya.


Sudah beberapa minggu mereka menjadi teman, di kantor Tania sering tersenyum sendiri, jika teringat dengan Angga, tanpa di sadari bibir Tania dengan sendiri nya tersenyum, apakah itu menandakan bahwa Tania suka sama Angga?


Mega yang melihat Tania seperti itu merasa aneh, karena tidak biasanya Tania bersikap seperti itu.


"Tania" kejut Mega saat Tania sedang termenung dan tersenyum


"Kamu kenapa? senyum-senyum sendiri, apa yang sedang kamu bayangkan" kata Mega dengan sifat keponya


"Gak, gak ada apa-apa"


"Kamu jangan bohong, kamu lagi kasmaran yaa"


"Tidak, mana ada aku lagi kasmaran, kasmaran sama siapa coba"


"Heemm, terus kamu bayangin siapa sampai senyum-senyum begitu tadi"


"Kamu salah lihat kali, aku tidak senyum-senyum"


"Aku lihat jelas loh, kamu senyum-senyum tadi"


"Sudah lah, aku mau kerja"

__ADS_1


"Iihh, kamu ya nia, tak mau ngasih tau aku"


Tania kembali bekerja begitu juga Mega. Di saat Tania sedang bekerja, tiba-tiba ada pesan singkat masuk di handphone Tania, dan ternyata itu dari Angga.


(Kamu pulang sama siapa nanti nia?)


Karena sebentar lagi sudah jam pulang. Tania membalasnya


(Sendiri, soal nya Mega hari ini dia pergi bersama temannya)


Biasanya Tania pulang bersama Mega menggunakan bus, karena rumah Mega searah dengan rumah Tania, hanya saja rumah Tania lebih jauh dari rumah Mega.


(Kalau gitu, aku antar kamu pulang ya)


(Tidak usah ngga, aku bisa pulang sendiri kok)


(Tidak apa nia, nanti pulang aku juga mau ngajak kamu ke suatu tempat dulu sebelum pulang ke rumah)


(Mau ke mana?)


(Lihat saja nanti)


(Baik lah)


Mega orang nya terlau kepo, saat melihat Tania balas-balasan pesan singkat, keingin tahuan nya berjolak.


"Kamu chat sama siapa sih nia?" tanya Mega


"Mega, ke kepoan kamu ni bisa di obati nggak, ingin tau aja urusan orang" jawab Tania dan langsung menyimpan handphone nya.


"Gak ada nia, karena aku emang seperti ini, hahaha"


"Terserah kamu deh ga" Kata Tania


"Ya udah deh, kalau kamu gak mau kasih tau aku"


Tania kembali menatap komputer nya dan menuliskan pesanan yang di pesan para pelanggan karena itu adalah pekerjaannya, setelah di tulis akan di print dan di kasih ke ruang persiapan barang pesanan.

__ADS_1


Di kantor ada satu laki-laki yang suka pada Tania, dari pertama Tania kerja di sana, laki-laki itu selalu menatap ke arah Tania, dia bekerja di satu ruangan dengan Tania, tetapi dia di bagian kepala tim, yang akan meninjau pekerjaan para karyawan, dia juga yang akan mencari kan daftar para pelanggan. Namanya Danu, wajahnya sedikit tampan, tubuhnya sama tinggi dengan Tania, kulit nya putih. Dia sangat baik pada Tania, bahkan tiap hari dia memberikan Tania minuman dingin kesukaan Tania, karena dia bertanya pada Mega minuman apa yang di sukai Tania, dan Mega lah yang memberitahu padanya.


__ADS_2