
"Tidak, aku tidak memikirkan apa-apa" jawab Tania
"Baik lah kalau gitu, bentar lagi jam makan siang kita sudah habis, ayok buruan habisin makannya" ucap Mega sambil menghabiskan makanannya.
Setelah makan siang, Tania dan Mega kembali ke tempat kerja mereka.
"Tania, sebentar lagi CEO akan segera datang, kita harus cepat kembali ke meja kerja kita"ucap Mega sambil berjalan cepat
" Ia ia, ini aku juga buru-buru"kata Tania.
Tania berjalan cepat tanpa fokus melihat ke arah depan, dan tiba-tiba, bruukkk...
Tania melanggar seorang laki-laki dengan berpakaian jas berwarna hitam dan sangat rapi, postur badannya yang tinggi, kulitnya hitam manis.
"Aduh, maaf pak, saya tidak sengaja" ucap Tania tanpa melihat ke wajah laki-laki itu
"Tania" kata Mega sambil menyenggol kan bahu nya ke Tania.
"Apa ga" ucap Tania
"Kamu lihat dong ke depan" kata Mega dengan suara bisik-bisik ke Tania
"Apa sih, aku sudah minta maaf, aku benar-benar tidak sengaja" dan Tania melihat ke wajah laki-laki tersebut.
Wajah Tania tiba-tiba menjadi kaget, seperti melihat seorang yang kenal dan sudah lama tidak dia temui, siapa laki-laki itu? apa dia kenalannya Tania?
"Taniaa, bukan kah kamu Tania" ucap laki-laki itu.
"Haaa, aaahh ia, saya Tania" jawab Tania
"Kamu bekerja di sini? " tanya nya kepada Tania
"Ia, saya bekerja di sini, apa kamu bekerja di sini juga?" tanya Tania
"Pak Angga, anda harus segera ke ruangan anda, karena sudah di tunggu oleh Bapak Ardinata Putra" ucap salah satu laki-laki yang ada di samping nya, dia adalah Manager di perusahaan tersebut
"Baik lah, saya akan segera ke sana, Tania sampai jumpa di lain waktu ya, aku pergi dulu" ucap laki-laki itu.
Setelah laki-laki itu pergi, Mega langsung bertanya-tanya pada Tania.
"Tania, apa kamu mengenalnya? kapan kamu mengenal nya? dimana kamu bertemu? sepertinya dia kenal sama kamu nia, waaahhh ini berita yang sangat mengejutkan" ucap Mega
"Sudah lah, kita kembali ke meja kerja kita aja, dan kembali bekerja" jawab Tania dan langsung berjalan menuju ruangan kerjanya
"Ayo lah nia, jawab pertanyaan ku, di mana kamu kenal Bapak Angga?, aku penasaran tau, kamu sangat beruntung bisa mengenal nya"
__ADS_1
Tania terus berjalan menuju ruangannya tanpa menjawab pertanyaan Mega.
Di ruangan kerja, Tania yang sedang duduk di kursi kerjanya kembali memikirkan omongan Mega.
"Tunggu dulu, bukan kah tadi Mega bilang Bapak Angga, terus Mega bilang CEO di perusahaan ini namanya Angga Ardinata Putra, sama persis dengan nama dia, dan tadi aku bertemu dengannya di kantor ini, apa jangan-jangan" ucap Tania dengan suara pelan sambil menghadap ke komputer nya.
"Hayoooo, kamu lagi mikirin apa" ucap Mega
"Eh Mega, aku mau nanya ni sama kamu" ucap Tania
"Mau tanya soal apa? "
"Begini, tadi kan kamu sebut kalau yang kita temui tadi Bapak Angga"
"Ia, jadi sekarang kamu mau kasih tau aku ni kenapa kamu bisa kenal Bapak Angga, hehehe"
"Apa dia CEO di perusahaan kita? "
"Ia, benar sekali, tadi aku mau ngasih tau kamu pas ketemu dia, tapi aku terpana melihat wajah tampan dan manis nya itu" kata Mega sambil tersenyum sendiri
"Benarkah, aku sama sekali tidak tau ga"
"Jadi kasih tau aku dong kenapa kamu bisa kenal dia"
"Dulu waktu aku Sekolah Menengah Keatas, dia adalah Kakak kelas aku, makanya aku bisa kenal dia"
"Benar, aku kenal dia cuma karna dia Kakak kelas aku"
"Baik lah, tapi sepertinya dia juga kenal kamu, dan aku lihat dia langsung mengenali wajah kamu"
"Aku juga tidak tau, semenjak lulus sekolah, aku tidak pernah bertemu dengannya lagi"
"Tapi kamu beruntung nia, kamu bisa mengenal CEO kita, dia adalah anak dari pemilik perusahaan ini"
"Benarkah, waktu di sekolah dulu dia emang terkenal kaya, dan juga terkenal playboy"
"Jadi rumor itu benar ya, aku juga pernah dengar dari teman-teman di kantor kita, kalau CEO kita playboy, banyak sekali teman cewek yang dia ajak kencan, kalau aku jadi teman cewek nya aku juga mau di ajak kencan, gak apa kalau aku jadi selingkuhannya, hahaha"
"Kamu ini ya Mega, benar benar deh, kalau aku sih gak mau jadi selingkuhan, pasti nya sakit hati jika lihat pasangan kita jalan sama cewek lain"
Ketika Tania dan Mega asik mengobrol, tiba-tiba mereka di tegur oleh salah satu karyawan wanita di sana yaitu ketua mereka.
"Kalian berdua ya, di sini mau kerja apa ngegosip" ucap nya
"Ia bu, maaf kami akan segera melanjutkan pekerjaan kami bu"ucap Mega langsung kembali ke menghadap ke komputer yang di depannya
__ADS_1
"Lain kali jangan bergosip di jam kerja"
"Baik bu" jawab Tania
Beberapa jam sudah berlalu, jam menunjukan pukul 17:00, menandakan jam pulang sudah tiba.
"Akhir nya kita pulang juga" ucap Mega
"Ia" kata Tania sambil membereskan meja nya, mematikan komputer dan meletak kan pulpen pada tempat nya.
"Yok kita pulang" kata Mega.
Tania dan Mega berjalan keluar kantor.
"Taniaaa" terdengar dari belakang mereka suara seorang laki-laki memanggil Tania,Tania dan Mega langsung memalingkan wajahnya ke belakang, ternyata itu adalah Angga
"Ia pak" jawab Tania
Angga berjalan ke arah Tania dan Mega.
"Ia pak, ada apa? " tanya Tania
"Apa kamu mau pulang?" Tanya Angga
"Ia pak, saya dan Mega mau pulang" jawab Tania
"Ia pak, kami mau pulang" jawab Mega sambil tersenyum
"Karena kita sudah lama tidak ketemu, apa boleh aku mengantar kan kamu pulang? "tanya Angga.
Mendengar itu, Tania dan Mega terkejut, karena seorang CEO ingin mengantar kan karyawannya pulang.
" Tapi pak"ucap Tania sambil melirik ke arah Mega, Mega mengedip kan sebelah matanya.
"Sudah lah nia, kamu pulang aja bersama pak Angga, gimana pun Bapak Angga sudah menawarkan ke kamu, tidak baik loh jika kamu menolak" ucap Mega
"Heemm, tapi Mega" ucap Tania karena dia merasa tidak enak jika di antarkan oleh Angga.
"Gimana Tania? " tanya Angga
"Baik lah pak" jawab Tania dengan rasa malu
"Baik lah, mobil saya ada di depan, yok kita ke depan " ucap Angga sambil berjalan bersama Tania dan Mega.
Sesampainya di parkiran yang ada di depan kantor, Angga langsung membukakan pintu mobil nya untuk Tania.
__ADS_1
"Jangan repot-repot pak, saya bisa buka sendiri" ucap Tania