Cinta yang begitu dalam

Cinta yang begitu dalam
Bab 23


__ADS_3

"Kenapa Angga tiba-tiba seperti itu pada mu nia, apa dia sengaja melakukan nya"


"Aku juga tidak tau, semua orang bergosip aku selingkuhan nya Angga"


"Yang benar saja, kamu di kira selingkuhan Angga, mereka siapa sih, bergosip seperti itu tentang mu"


"Itu karena Angga bersikap seperti itu pada ku sa, aku bingung mau bagaimana, rasanya aku tidak mau ke kantor besok" ucap Tania dengan rasa kesal bercampur malu.


"Kenapa bisa mereka beranggapan kamu selingkuhan nya Angga, bukan nya kamu bilang Angga tidak punya pacar"


"Itu karena ada Angel yang datang ke kantor pagi tadi, orang-orang berpikir Angel itu pacar Angga"


"Angel siapa? dia beneran pacar Angga ya?"


"Kemarin waktu aku jalan sama Angga, kami sempat menjemput Angel di mall, karena Papa nya Angga yang suruh Angga jemput Angel, Angga bilang dia itu anak nya sahabat Papa Angga"


"Terus terus"


"Yaa Angga bilang dia tidak terlalu dekat juga dengan Angel, hanya kenal gitu aja, karena dia tidak suka dengan sifat Angel yang manja, hanya bisa mengandal kan duit orang tua nya, Angga tidak pernah bilang kalau Angel pacar nya"


"Jika Angga bilang seperti itu, udah fiks Angga tidak berpacaran dengan Angel itu nia, mungkin gosip-gosip orang aja yang seperti itu"


"Ia, aku juga tidak cerita soal ini sama Mega, Mega ikutan berpikir kalau Angel pacar Angga"


"Sudah lah, sekarang aku tanya sama kamu nia, kamu mau melupakan Angga atau mau mendapat kan dia?"tanya Meisa dengan serius.


"Aku bingung sa, aku tidak bisa melupakan Angga, kamu tau kan, berapa lama aku berusaha melupakan Angga, bahkan sekarang di saat aku sedikit mulai melupakan nya, dia malah datang ke sisi ku lagi, perasaan ku yang lama sudah terkubur, sekarang timbul lagi sa, aku semakin sayang pada nya, aku teringat terus tentang nya apa lagi aku sedang sendiri, akhir-akhir ini aku berada di dekat nya, semakin susah untuk melupakan nya"


"Jika kamu tidak bisa melupakan nya, kenapa kamu tidak coba untuk mendapatkan Angga?"


"Kamu kan tau sendiri sa, Angga orang kaya sedangkan aku, tidak bisa di bandingkan dengan nya, bagaimana jika orang tua Angga tidak suka pada ku, bagaimana jika Angga nya juga berpikir bahwa aku tidak cocok dengan diri nya sa"


"Aku jadi bingung dengan kamu nia, gini aja lah ya, dari pada kamu sakit hati, mending kamu lupain Angga aja deh, pelan-pelan aja, mungkin kamu bisa"


"Baik lah, aku akan mencoba"


"Eh, sudah mau jam tujuh ni, yuk kita siap-siap"


"Ia"


Tania dan Meisa bersiap-siap ingin pergi ke tempat karoke, di mana mereka ingin bersenang-senang malam ini. Tania yang selalu terpikir kan oleh Angga, ingin pelan-pelan tidak terpikir kan oleh Angga lagi dengan cara mencari kegiatan yang mengecohkan pikiran nya terhadap Angga.

__ADS_1


Karoke toyo


"Hay"sapa Mega yang sudah duluan tiba di karoke toyo.


"Hay ga, sudah lama ya kita tidak ngumpul bareng" ucap Meisa.


"Ia ni, yuk kita masuk ke dalam" ucap Mega.


Tania, Meisa dan Mega masuk ke dalam karoke toyo, mereka memesan ruangan dan minuman serta makanan. Lalu mereka pergi ke ruangan yang sudah mereka pesan.


"Tania, kamu duluan ya nyanyi" ucap Meisa memberikan mikropon pada Tania.


"Kamu aja dulu" ucap Tania.


"Kamu aja nia" ucap Meisa.


"Sudah sudah, sini biar aku yang nyanyi duluan" ucap Mega mengambil mikropon tersebut.


Di malam itu, Tania, Meisa dan Mega bersenang-senang dengan cara mereka bernyanyi dan teriak-teriak, Tania juga tidak terlalu memikir kan Angga lagi, karena dia bisa bahagia bersama teman nya. Mereka bernyanyi dengan cara bergantian, sambil berjoget bersama. Rasa stres yang di rasakan seketika hilang di tempat karoke itu, bisa meluap kan semua yang mengganggu pikiran dengan cara bernyanyi, berjoget dan teriak-teriak. Itu lah yang mereka bertiga rasa kan.


"Haduuhh, capek juga ya, suara ku udah mulai serak ni" ucap Tania, duduk di kursi yang sudah ada di dalam ruangan karoke.


"Ia, aku juga ni, kita pulang aja yuk, udah larut malam juga" ucap Mega.


Tania, Meisa dan Mega keluar dari ruangan karoke, dan membayar biaya semua nya, ruangan, dan makanan yang mereka pesan.


"Malam ini aku sangat merasa happy, bisa berkumpul bersama kalian lagi"ucap Mega, saat itu mereka sedang berdiri di depan karoke toyo, karena mereka hendak pulang ke rumah.


"Ia aku juga, kapan-kapan kita ngumpul lagi ya, yaa hitung-hitung hilangin stres" ucap Meisa.


"Boleh tu, kalau ada waktu luang, ya tidak masalah" ucap Tania.


"Baik lah, aku pulang duluan ya" ucap Mega.


"Ia, hati-hati di jalan" ucap Tania.


"Daahhh" ucap Mega melambaikan tangan.


"Asik juga ya malam ini" ucap Meisa sambil berjalan bersama Tania ke jalan raya untuk menunggu ojek online yang sudah mereka pesan.


"Ia sa, aku juga tidak terlalu memikirkan Angga lagi" ucap Tania.

__ADS_1


"Bagus lah kalau gitu nia"


"Itu ojol nya udah datang".


Tania dan Meisa pulang ke rumah menggunakan ojek online.


Setibanya di depan lorong rumah Tania, ada sebuah mobil terparkir di depan nya, Tania heran mobil siapa itu.


"Di sini aja bang"ucap Tania bilang pada tukang ojek untuk memberhenti kan nya di depan lorong, begitu juga dengan Meisa.


"Nia, itu seperti mobil Angga"ucap Meisa.


"Ia sa, aku pikir itu mobil siapa, kenapa mobil nya ada di sini ya"


Saat itu jam sudah menunjukan pukul 21:00 malam.


"Gak ada orang di dalam nya nia" ucap Meisa mengintip dari luar kaca mobil.


"Udah lah sa, ayo kita pulang" ucap Tania.


Saat berjalan menuju rumah nya, terlihat Angga sedang duduk di depan rumah Tania.


"Lah, bukan nya itu Angga ya, kenapa dia duduk di situ"ucap Meisa.


"Aku juga tidak tau sa"


"Angga, ngapain kamu di sini?" tanya Tania.


"Aku nungguin kamu nia" jawab Angga.


"Aku masuk duluan ya" ucap Meisa bilang pada Tania, dan Tania mengangguk.


"Lama ya nunggu nya? tadi aku keluar bersama Meisa"


"Gak, aku baru juga datang"


"Ada apa ngga, malam-malam datang ke rumah?"


"Aku mau ngasih ini ke kamu, tadi aku beli ini sambilan lewat di depan rumah kamu, jadi aku beli lebih deh, buat kasih ke kamu"ucap Angga memberikan bungkusan yang berisi donat.


"Ooh, terimakasih ya" ucap Tania mengambil bungkusan tersebut.

__ADS_1


"Kalau gitu aku pulang ya"


"Jadi kamu nungguin aku di sini cuma mau kasih ini"


__ADS_2