Cinta yang begitu dalam

Cinta yang begitu dalam
Bab 21


__ADS_3

"Hiburan gimana? aku tadi sudah puas jalan-jalan nya" ucap Tania.


"Gimana kalau kita pergi ke tempat karoke, pasti seru, yaa menghilangkan stres kita"


"Boleh juga tu, kapan kita ke tempat karoke?"


"Kalau siang jelas nya tidak bisa, kita kan kerja, gimana besok malam"


"Eemm besok malam ya, oke, besok malam aku juga gak ada kegiatan"


"Sudah ya, kamu jangan sedih lagi"


"Gak kok, aku tidak sedih, lagian aku juga tidak terlalu berharap dengan nya".


Di kantor


"Tania, kamu tau gak, pagi tadi sebelum kamu datang, ada pacar pak Angga datang loh ke kantor kita" ucap Mega yang sedang duduk di dekat meja kerja Tania, sedangkan Tania dia sedang bekerja.


"Haa, pacar nya pak Angga" Tania kaget mendengar nya, karena yang dia tau, Angga tidak punya pacar, itu bahkan dia dengar dari mulut Angga sendiri.


"Emang nya kamu tidak tau ya, dia anak orang kaya, tadi aku lihat pakaiannya mahal banget, terus gaya nya itu songong, habis itu aku lihat dia kayak centil"


"Emang siapa? apa dia sudah pulang?"


"Aku juga tidak tau siapa, dia masih ada di atas, mungkin dia di ruangan pak Angga"


"Pak Angga sudah datang ya?"


"Sudah dari tadi, kamu sih telat datang nya"


"Sorry, aku ketinggalan bus tadi, jadi terpaksa aku nunggu ojek jemput"


"Jadi mereka berdua di ruangan pak Angga?"


"Bisa jadi, soal nya aku belum ada lihat dia keluar sih"


"Ya sudah lah, mending kita kerja aja, nanti di marahi lagi"


Saat Tania bekerja, ada seorang wanita berjalan di depan ruangan kerja Tania.


"Tania, tania" panggil Mega yang ada di samping nya itu.


"Ia, ada apa lagi ga?" jawab Tania masih mengetik di komputer nya.

__ADS_1


"Itu dia pacar nya pak Angga"ucap Mega menunjuk ke arah luar ruangan mereka, Tania pun langsung menoleh, karena dia juga penasaran sama wanita yang di duga pacar Angga.


"Angel"ucap Tania ketika melihat wanita itu.


"Angel, kamu kenal sama dia nia, aku baru kali ini. melihat nya, bagaimana kamu bisa kenal dia" ucap Mega.


"Ia aku kenal dia, semalam Angga yang memperkenal kan aku dengan dia" jawab Tania.


"Pak Angga memperkenalkan mu dengan pacar nya itu, kalian sangat dekat ya"


"Dari mana kamu tau kalau dia pacar nya pak Angga?"


"Itu hanya omongan orang-orang di kantor aja sih, emang kenapa? apa dia bukan pacar pak Angga?"


"Aku tidak tau, mungkin dia emang pacar pak Angga, sudah lah ga, jangan urusi urusan orang lain" ucap Tania.


"Oke oke, aku hanya penasaran aja dengan pacar nya pak Angga, dia kelihatan nya cantik banget nia, dia juga orang kaya, pantes sih pak Angga pacaran sama dia" ucap Mega.


"Ia ga, kamu benar" dengan wajah murung Tania melakukan pekerjaannya.


"Benar apa yang di katakan Mega, wanita seperti Angel yang pantas bersama Angga, aku wanita biasa, tidak punya apa-apa, bahkan pendidikan pun aku hanya tamatan SMA, sama sekali tidak pantas jika bersama Angga, jika aku terus-terusan di dekat Angga, perasaan aku tidak akan bisa hilang, lebih baik aku menjauhi Angga, agar aku bisa move on dari nya, tapi rasanya sulit sekali untuk melupakan Angga"ucap di dalam hati Tania.


Saat jam istirahat, Angga datang ke ruangan Tania, dia langsung berjalan menuju meja kerja Tania, saat itu Tania sedang bersiap-siap hendak keluar bersama Mega, semua karyawan tercengang melihat Angga masuk ke dalam ruangan, dan mendekati Tania, Angga mengajak Tania makan siang bersamanya


"Eemm, itu, aku mau pergi bersama Mega" jawab Tania.


"Jadi kamu gak mau pergi bersama aku?" tanya Angga lagi, Tania dengan tidak enak mau menjawab nya, karena saat itu karyawan yang lain melihat ke arah nya.


"Sudah lah, tidak apa-apa nia, kamu pergi aja bersama Angga" ucap Mega.


"Tapi ga"


"Sudah, kamu pergi aja, kamu gak lihat karyawan di sini memperhatikan mu sekarang karena pak Angga datang menghampiri mu, dengan kamu pergi bersama nya, tidak ada lagi situasi seperti ini" bisik Mega ke telinga Tania.


"Baik lah, kita pergi bersama" ucap Tania.


"Ayok kita pergi" Angga menarik tangan Tania, dan semua karyawan yang melihat Angga memegang tangan Tania tercengang, dan pastinya mereka bertanya-tanya, apakah Tania dan Angga berpacaran? apakah mereka sedang kencan di kantor ini? sudah pasti banyak pertanyaan seperti itu di pikiran karyawan yang melihat sikap Angga ke Tania.


"Angga, tunggu" ucap Tania dengan tangan nya yang masih di pegang Angga.


"Jangan pegang tangan aku begini dong ngga, gak enak di lihat karyawan lain nya"


"Baik lah nia" ucap Angga langsung melepas kan pegangan nya.

__ADS_1


"Kita gak ke kantin ngga?" tanya Tania heran karena mereka menuju pintu depan kantor, tidak menuju ke kantin yang ada di dalam kantor.


"Tidak, aku mau ajak kamu makan di luar" jawab Angga.


"Mau makan di mana ngga?"


"Kamu ikut aja"


Tania dan Angga pergi keluar, Angga mengajak Tania masuk ke dalam mobil nya.


"Kita mau kemana sih ngga, jam istirahat kan tidak lama"


"Kita hanya makan sebentar aja kok nia, tidak jauh juga dari sini"


"Baik lah" Tania pun masuk ke dalam mobil Angga.


Sesampai nya mereka di depan gedung yang betuliskan KFC.


"Kita makan di sini ngga?"


"Ia, kamu kan suka sekali dengan KFC, jadi aku ajak kamu makan di sini" jawab Angga.


Angga membuka kan pintu mobil nya untuk Tania, Tania keluar dari dalam mobil, dan mereka berjalan masuk ke dalam KFC.


"Kamu mau minum apa nia?"


"Aku pesan minum teh es aja"


Tania dan Angga duduk di kursi yang ada di dalam KFC tersebut. Tania masih merasa tidak enak dengan sikap Angga di kantor tadi, karena dengan tiba-tiba dia bersikap seperti itu.


"Angga, kenapa kamu bersikap seperti itu di kantor tadi, semua karyawan bakal menggosip yang tidak-tidak tentang kita"


"Emang kenapa, kamu tidak mau di kira kita pacaran?"


Pertanyaan Angga itu justru membuat Tania sedikit kaget.


"Maksud mu apa ngga?"


"Gak, gak ada maksud apa-apa"


Tak lama itu makanan dan minuman yang mereka pesan sudah datang.


"Di makan nia, kamu tidak suka aku ajak makan di sini" ucap Angga melihat Tania bengong di depan makanannya.

__ADS_1


__ADS_2