
"Ia ngga, ini aku makan" jawab Tania.
Selesai mereka makan, mereka pun pulang ke kantor. Di sana mereka sudah di lihatin dengan para karyawan, tentu nya hal itu membuat Tania merasa tidak nyaman.
"Angga, kamu duluan aja ya, aku ada urusan bentar" ucap Tania saat mau masuk ke dalam kantor.
"Urusan apa nia, aku bisa nemanin kamu"
"Gak apa, kamu duluan aja, aku bersama Mega nanti"
"Baik lah, aku pergi duluan ya"
"Ia"
Angga pergi ke dalam kantor, sedangkan Tania menunggu Angga pergi jauh, baru lah dia juga masuk ke dalam kantor. Tania ada urusan itu hanyalah alasan nya saja, agar dia tidak masuk ke dalam kantor bersama Angga, dan tidak ada lagi perhatian karyawan terhadap nya.
"Aku sangat tidak nyaman jika karyawan di sini memandangi ku seperti itu, rasa nya aku sedang di provokasi saja"ucap Tania sambil berjalan di dalam kantor nya.
"Tania" panggil Mega yang baru saja dari kantin.
Tania langsung menghampiri Mega yang sedang berdiri menunggu Tania.
"Tania, kamu dari mana aja? kok aku gak ada lihat kamu di kantin"tanya Mega.
"Aku tadi makan siang di KFC"
"Pak Angga ya ngajak kamu makan di sana?"
"Ia, yok lah kita ke ruangan kerja, bentar lagi jam istirahat habis"ucap Tania.
"Kamu tau gak, di kantor kita banyak yang gosipin kamu tadi di kantin, aku hanya mendengar aja" ucap Mega sambil berjalan menuju ruangan kerja.
"Pasti gosip soal aku sama pak Angga kan?"
"Ia, mereka ngira nya kamu jadi selingkuhan pak Angga"
"Apa! aku selingkuhan pak Angga, yang benar aja, aku tak menyangka gosip nya separah itu"
"Kamu jujur deh sama aku, kamu ada hubungan apa sama pak Angga"
"Aku tidak ada hubungan apa-apa sama pak Angga, aku dan dia benar-benar cuma sekedar teman"
"Tapi kenapa dia bersikap seperti itu sama kamu tadi, seperti dia sedang mengajak kekasih nya makan, hehehe"
"Gak kok, aku beneran gak ada apa-apa sama pak Angga"
__ADS_1
"Ya sudah lah kalau emang gak ada apa-apa, tapi bagaimana dengan gosip orang-orang di kantor ini"
"Aku juga tidak tau ga, aku bingung, aku jelasin pun mereka tidak akan percaya"
"Ya sudah lah, jangan di hiraukan gosipan mereka ya" ucap Mega.
Di dalam ruangan kerja Tania, ada Danu berdiri sedang menunggu Tania.
"Tania, aku boleh bicara sama kamu?" ucap Danu.
"Ia boleh".
Danu menarik tangan Tania, keluar dari ruangan kerja Tania dan berjalan menuju koridor kantor.
"Danu, kita mau ngomong apaan sih, kenapa menarik aku ke koridor ini"ucap Tania.
"Ada yang mau aku omongin sama kamu Tania"
"Ia ngomong aja, tapi tak perlu ajak aku ke koridor juga Danu, kita bisa bicarakan nya di ruangan kerja"
"Gak bisa, ini masalah pribadi"
"Ya sudah, kamu bicara aja, aku dengarkan"
"Tania, apa benar kamu jadi selingkuhan pak Angga?" tanya Danu dengan serius.
"Maksud kamu apa bertanya seperti itu, apa ini yang mau kamu bicarakan sama aku" ucap Tania.
"Maaf Tania, aku hanya ingin tau, gosip orang-orang di kantor ini"
"Danu, aku bukan lah cewek murahan seperti itu, kamu pikir, aku cewek yang seperti itu, aku mau jadi selingkuhan siapapun, maaf Danu, aku tidak mau bicarakan ini lagi" ucap Tania membalikan badan nya dan ingin pergi meninggalkan Danu, tapi Danu menahan tangan Tania.
"Ada apa lagi Danu, tidak cukup kamu bertanya seperti itu"ucap Tania memberhentikan langkah nya dan melihat ke arah Danu.
"Aku tidak bermaksud menyakiti perasaan kamu nia, aku hanya ingin memastikan nya aja"
"Ni ya aku bilangin sama kamu, aku bukan lah cewek seperti itu, itu cukup kan untuk menjelaskan semua nya"
"Ia, aku tidak akan meragukan mu lagi"
"Sudah kan, sekarang aku mau ke ruang kerja"
"Tunggu nia, ada satu hal lagi yang mau aku omongin sama kamu"
"Apa lagi Danu"
__ADS_1
"Eemm itu" Danu terbata-bata, tidak tau hal apa yang ingin dia bilang dengan Tania.
"Kalian, kenapa kalian berada di sini, bukan nya sekarang sedang jam kerja, kalian malah asik-asikan berdua" salah satu karyawan tidak sengaja lewat dan melihat Tania dan Danu berada di koridor.
"Maaf kak, ini saya mau ke ruang kerja" ucap Tania.
"Danu, sekarang aku mau ke ruang kerja, nanti kita di marahin lagi" ucap Tania, dan langsung pergi meninggalkan Danu, saat itu wajah Danu seperti sedang bersedih.
"Danu kenapa sih, jam kerja kayak gini, ngajak aku ngobrol di koridor, kan jadi di marahin aku nya"ucap Tania sambil berjalan menuju ruang kerja.
"Tania, kamu kemana?kenapa lama sekali"tanya Mega.
"Nanti aku ceritain, sekarang jam kerja, bisa-bisa kita di marahi nanti jika kita bergosip"
"Baik lah"
"Kamu malam nanti ada acara gak?" tanya Tania pada Mega.
"Gak ada, kenapa?"
"Aku dan Meisa akan pergi ke karoke malam ini, kamu mau ikut gak?"
"Waahh, seru tu, ia aku ikut, jam berapa pergi nya?"
"Sekitar jam tujuh, nanti aku kirim alamat nya ya"
"Ok"
Malam hari
"Meisa, Aku ajak Mega pergi ke karoke bersama kita, tidak apa kan?" tanya Tania yang sedang duduk bersama Meisa di depan televisi, saat itu masih jam 18:00.
"Boleh aja, malah makin seru jika dia ikut pergi, sudah lama juga kita tidak pergi bertiga kan" jawab Meisa.
Sebelum nya Meisa sudah kenal dengan Mega di saat Tania ajak Mega ke rumah nya, saat itu Tania baru beberapa hari masuk kerja, karena Tania sudah dekat dengan Mega dari pertama masuk kerja, jadi Tania mengajak Mega ke rumah nya. Di sana lah Meisa kenal dengan Mega, mereka bertiga sering pergi jalan-jalan bersama, hanya saja sudah dua minggu mereka tidak pergi bersama.
"Kita akan pergi ke karoke yang di mana sa?"
"Eemm, karoke Toyo aja, katanya di sana tempat nya lumayan bagus"
"Baik lah, aku mau ngirim alamat nya ke Mega" ucap Tania.
"Bagaimana kerjaan kamu di kantor tadi, lancar ya?" tanya Meisa.
"Hari ini aku sangat tidak nyaman di kantor sa, orang-orang di kantor menggosip kan aku"
__ADS_1
"Gosipin kamu bagaimana"
"Jam makan siang tadi, tiba-tiba Angga datang ke ruang kerja aku, eh dia ngajak aku makan siang di depan karyawan lain, bahkan dia narik tangan aku, karyawan lain melihat nya sa, aku jadi tidak enak"