Cinta yang begitu dalam

Cinta yang begitu dalam
Bab 28


__ADS_3

"Ia kayak nya sih, aku lihat dulu ya"kata Meisa lalu pergi melihat stok makanan di kulkas.


"Habis nia stok makanan di kulkas, kita beli cemilan di luar aja ya, besok kita belanja buat stok di kulkas"


"Ia"


Tania dan Meisa keluar dengan berjalan kaki, membeli cemilan yang tidak jauh dari kontrakan mereka. Setelah membeli cemilan, mereka pulang ke rumah, lalu menonton film horor karena film horor sudah di mulai, hingga larut malam mereka menonton, dan mereka tertidur di kursi depan televisi.


Di pagi hari, Tania mandi, dan Meisa masih tertidur di kamar nya, karena dia pindah tidur ke dalam kamar, Tania berberes rumah, dan menyapu, karena rumah yang keadaan nya berserakan.


Tok.. tok.. tok. suara ketuk pintu, Tania yang sedang menyapu langsung membuka kan pintu rumah, dan ternyata yang datang adalah Angga.


"Angga" ucap Tania melihat Angga di depan pintu rumah nya.


"Kamu sedang sibuk ya hari ini?" tanya Angga.


"Tidak terlalu sibuk, hanya berberes rumah aja, ada apa ya ngga?"


"Aku mau ajak kamu keluar hari ini, tapi kalau kamu sibuk, gak apa kok"


Karena merasa tidak enak, Angga yang sudah ada di depan rumah nya, Tania pun meng-ia kan ajakan Angga.


"Bisa kok ngga, aku tinggl ganti baju aja, aku juga sudah selesai beres rumah nya" jawab Tania.


"Baik lah, aku tunggu kamu di sini ya"


"Ia"


Tania langsung masuk ke dalam kamar Meisa, untuk membangun kan Meisa.


"Sa, sa" ucap Tania menggoyangkan sedikit badan Meisa agar dia terbangun.


"Ada apa ni" jawab Meisa.


"Aku mau pergi keluar bersama Angga, nanti kamu lanjutin beres rumah ya, tadi aku belum siap cuci piring sana nyapu nya" ucap Tania.


"Haa! mau pergi bersama Angga" kata Meisa terkejut dan langsung duduk di tempat tidur nya.

__ADS_1


"Ia, aku juga kaget sa, dia pagi-pagi datang ke rumah, dan langsung ajak aku keluar, aku gak enak jika menolak nya" jawab Tania.


"Ya sudah lah, kamu pergi lah, nanti aku lanjutin beres rumah nya" ucap Meisa beranjak dari tempat tidur.


Tania keluar dari kamar Meisa, dan pergi ke kamar nya, untuk mengganti pakaian serta berdandan.


Selesai berdandan, Tania keluar, dan memakai sandal nya.


"Sudah siap ya nia?" tanya Angga.


"Sudah, ayo kita pergi" jawab Tania.


Tania dan Angga pergi ke dalam mobil nya, lalu mereka pun berangkat, tidak tau kemana tujuan Angga.


"Kita hari ini mau ke mana ngga?" tanya Tania.


"Kamu ikut aja dulu, nanti kamu pasti akan senang" jawab Angga tersenyum.


Tania melihat ke arah depan mobil, sambil melihat-lihat sekeliling jalanan, Tania sepertu merasa kenal dengan jalanan yang dia lalui itu.


"Angga sebenar nya mau ke mana ya, aku kayak nya kenal sama jalan ini, apa aku sudah pernah melewati jalan ini ya, tapi aku lupa, jalan ini menuju ke mana" ucap di dalam hati Tania.


"Kita ke sini lagi ngga?" tanya Tania.


"Ia, lihat di sana, aku menyewa beberapa penjual makanan kaki lima, agar kamu bisa makan dengan sepuas nya" jawab Angga.


"Tapi untuk apa ngga, kamu melakukan ini, kita kan bisa membeli nya di tempat abang itu berjualan, tidak harus menyewa mereka"


"Ini untuk membuat mu senang, kamu kan suka makan, dan kamu suka sungai ini, jika kamu makan sambil duduk di sungai, pasti kamu akan lebih suka"


"Ya ampun ngga, kita kan bisa membeli nya lalu membawa nya ke sini, tidak harus menyewa"


"Gak apa, ayo kita ke sana"


Tania dan Angga berjalan penjualan makanan kaki lima yang sudah Angga sewa, makanan itu adalah kesukaan Tania semua, karena Angga tau, apa saja yang Tania sukai.


Tania pun membeli makanan itu, dan duduk di tepian sungai, sambil melihat ke arah sungai, karena banyak pepohonan, di tempat mereka duduk terasa sejuk, sama sekali tidak terasa panas.

__ADS_1


"Terimakasih ya ngga, kamu rela melakuin ini semua untuk aku" ucap Tania, karena dia merasa sedikit terharu atas perlakuan Angga pada nya.


"Ia nia, aku suka jika kamu senang, aku akan lakuin ini semua buat kamu, apa pun yang membuat kamu bahagia"


"Angga, aku mau tanya sesuatu pada mu"


"Mau tanya apa nia?"


"Kenapa kamu melakukan ini semua buat aku ngga, padahal kita hanya sebagai teman"


"Karena aku senang jika itu adalah hal yang bisa membuat kamu bahagia"


"Ia, kenapa?"


"Angga, aku harap kamu menjawab yang ingin aku dengar, perlakuan kamu ini, sungguh bukan sebagai teman biasa, tapi jika kamu menjawab hanya karena aku teman kamu, aku akan menjauhi mu dan melupa kan perasaan ku pada mu, bagaimana pun, aku tidak bisa bertahan di dekat mu hanya sebagai teman"ucap di dalam hati Tania.


"Tania" ucap Angga menatap ke Tania dan menggenggam tangan nya, Tania sentak langsung menatap wajah Angga.


"Sejak kita berteman di sekolah dulu, hingga saat ini, aku ingin kamu lebih dari teman ku, apa kamu tau, dulu aku sangat menyukai mu, berada di dekat mu, aku merasa nyaman sekali, kamu selalu perhatian terhadap ku, rasanya perasaan aku ini pada mu tidak seperti dengan mantan-mantan ku dulu"kata Angga menatap mata Tania.


"Jadi maksud kamu apa ngga?"


"Aku suka sama kamu nia, apa kamu mau jadi pacar aku?" kata Angga dengan tatapan penuh kasih sayang pada Tania.


"Haa, Angga suka dengan ku, apa ini mimpi? ini tidak mimpi kan, kalau ini mimpi, semoga aku tetap bermimpi seperti ini, tapi ini bukan mimpi kan" ucap di dalan hati Tania.


"Tania, kok kamu diam" kejut Angga karena Tania hanya terdiam, tidak menjawab pertanyaan Angga.


"Kamu beneran ingin aku jadi pacar kamu ngga? kamu tidak bercanda?" tanya Tania untuk memastikan nya.


"Tidak nia, aku serius, aku benar-benar ingin kamu jadi pacar aku"


"Tapi ngga, kalau aku jadi pacar kamu bagaimana dengan orang-orang di kantor nanti nya, jika mereka tau"


"Emang nya kenapa jika mereka tau, biar aja mereka tau, apa karena kamu dekat sama seseorang yang ada di kantor?"


"Tidak, aku tidak dekat sama seseorang di kantor"

__ADS_1


"Terus, Danu itu bagaimana? kemarin kan kamu jalan berdua dengan nya"


__ADS_2