
Saat ini seorang pria sedang dilema dengan apa yang di katakan oleh nyonya Najwa kepada dirinya. Di ingin ia menjadi anaknya, dan dia juga meminta ia untuk tinggal di kediamannya. itu jelas sangat mustahil baginya, karena ia cuma anak desa yang hidup di ibukota.
Tapi ia langsung menolak permintaan nyonya Najwa untuk tinggal di kediaman nya. Walaupun dia akan membayarkan semua biaya pengobatan anaknya.
Tanpa sengaja ia bertabrakan dengan seorang wanita paruh baya.ya saat ini dirinya sedang berjalan di trotoar karena ia tidak membawa kendaraan.
Di tengah kelamun'an ia langsung tersadar kalo ia menabrak seseorang wanita paruh baya."Maafkan saya Nyonya karena saya tidak sengaja."ucap elvan.kepada wanita paruh baya.
Wanita paruh baya itu tersenyum kepada dirinya.lalu ia berkata dengan lembut."Saya tau apa yang pikirkan."Ucap wanita itu dengan lembut.
Pria yang tidak lain adalah Elvan Aristides. Mengerutkan keningnya, ia tidak paham apa yang di bicarakan oleh wanita di depannya.
Sebelum itu ia mengajak Evan pergi ke restoran terdekat agar obrolannya nyaman.
Tapi Elvan masih terdiam.
Lalu ibu paru baya itu memegang pergelangan tangan elvan.ia terdiam sejenak,ada getaran hebat saat tangan mereka bersentuhan, seakan-akan ada rasa nyaman, hangat,dan merasakan kerinduan,ia ia tidak tau.
Ia pun melanjutkan langkahnya untuk pergi ke restoran terdekat.
Setelah sampai di restoran ia duduk di dekat taman.lalu ia memanggil seorang pelayan.
"Kau ingin pesan apa?!"wanita paruh baya itu bertanya kepada Elvan.
Elvan yang di tanya seperti itu hanya menjawab seadanya. "White hot chocolate."
Dia pun berkata kepada pelayan cafe, untuk memesan dua White hot chocolate.
Selagi menunggu pesanannya datang ia memulai obrolan nya.ia pun berkata dengan dingin dan tegas. "Elvan Aristides Rafisqy Fathaan.aku mempunyai tawaran buat mu."
Elvan yang sejak tadi diam saja merasa terkejut tak kala wanita di depannya mengetahui nama lengkapnya. "Maksud nyonya apa? Saya tidak mengerti.?" Kata Elvan. "Dan siapa anda aku bahkan tidak mengenalnya.apa lagi melihatnya.?"sambungnya.
Saat akan berbicara sudah terlebih dulu kedatangan pelayan cafe.yang sedang membawa sebuah nampan berisi dua gelas chocolate.
Elvan mulai meminum chocolate hangat.
Setelah meminum wanita itu melanjutkan perkataannya. "up sorry,kenalkan aku adalah.. Varischa tzillia.pemik perusahaan dharmendra group."ucapnya mengenalkan diri. "Jadi intinya aku ingin kau berkerja di perusahaan ku.tapi dengan satu syarat.kalau kau tidak boleh mendekati liora.calon mantu ku.apa kau paham.!!"
entah Kenapa rasanya begitu sakit saat wanita itu berkata seperti kepadanya.apa lagi ia berkata suruh menjauhi wanita yang tidak ia kenal.dengan perasaan campur aduk.ia menjawab dengan lirih. "Baik nyonya.aku bakalan jauhi wanita yang kau sebut itu."
Tanpa menjawab perkataan Elvan wanita itu berangsur pergi meninggalkan Elvan seorang diri.namun sebelum ia pergi ia meninggalkan kartu namanya.
__ADS_1
Elvan pun berdiri lalu berjalan meninggalkan cafe itu.lagi dan lagi ia harus dalam posisi dilema, kenapa kedatangannya ke negara ini membuat ia merasa tidak nyaman.apa lagi banyak orang yang ingin memanfaatkan dirinya.
***
"Silahkan masuk nyonya."seorang wanita paruh baya mempersilahkan nyonya'nya kedalam kamar nya.walaupun rumahnya terbilang cukup kecil,namun mereka sangan menjaga kerapian dan kebersihan.tak kalah dengan rumah besar-besar lainnya.
Wanita itu yang mendapatkan sambutan dari bibirnya merasa tidak nyaman, lalu ia berkata. " Ya ampun bi.ga seharusnya kau memperlakukan aku seperti ini.aku kan bukan lagi majikan bibi lagi."
Tapi wanita paruh baya tak menggubris kata-kata dari anak majikannya itu.
Namun saat akan berjalan ia teringat kalau di sini kamarnya cuma ada dua.kamar dirinya dan juga kamar mantunya,tapi ga ada salahnya jika nyonya tidur di kamar mantu'nya.toh nanti mantu'nya itu akan tidur di mana saja.
Jadi ia putuskan untuk menempatkan nyonya'nya di kamar sang mantu.
"Ini kamar siapa bi? Ko tempatnya bersih rapih dan wangi. kayanya pemilik kamar ini selalu menjaga kamarnya."celetuk wanita itu.saat sudah sampai di kamar yang akan ia tempati.
Tapi sang bibi tidak menjawabnya. Lalu ia berkata kalau ada keperluan secara mendadak.
Setelah kepergian sang bibi ia merebahkan tubuhnya di atas kasur yang empuk dan wangi. "Kasurnya bau wangi apa lagi orangnya.?"bayangan nya buyar tak kala ia tertidur.
***
Karena tidak ada jawaban ia lalu masuk kedalam rumahnya.untuk membersihkan badannya yang terasa lengket.
Lalu ia berjalan ke arah kamar mandi yang terletak di samping dapurnya.dan setelah sampai di kamar mandi ia melepaskan pakaiannya yang melekat pada tubuhnya.
***
Sementara itu seorang wanita baru saja terbangun dari tidurnya lalu ia bangkit dari tidurnya dan ia pergi ke arah kopernya.untuk mengambil pakaiannya.
Entah kebetulan atau tidak saat membuka pintu ia berhadapan dengan seorang pria yang hanya menggunakan handuk yang melilit bagian bawahnya.
Karena merasa terkejut ia pun berteriak. Dan pria itu juga berteriak sampai handuk yang menutupi bagian bawahnya terlepas.
Berapa warga desa yang tanpa sengaja lewat di depan jendela kamar pria itu merasa heran tak kala mereka mendengar teriakkan seorang wanita. Lalu mereka pun mengintip dari jendela apa yang terjadi.dan betapa terkejutnya mereka melihat pemandangan yang begitu memalukan.
Mereka pun langsung berlari ke arah pintu utama dan para warga pun langsung mendobrak pintu itu lalu mereka menunju ke arah mereka.
Pasangan pria dan wanita masih belum menyadari apa yang mereka lakukan akan membuat kehancuran bagi mereka sendiri.
"Astagfirullah. Ngakunya mah alim teryata kelakukan bejad."bentak seorang warga desa.
__ADS_1
Pria dan wanita itu pun langsung mengalihkan pandangannya ke arah mereka.dan betapa terkejutnya ia tak kala ada berapa warga desa yang sudah berkumpul di kediamannya.
"Apa maksud kalian.?"Pria itu berkata dengan lembut.
"Apa kau tidak sadar, lihatlah kebawah ada tiang bendera yang sedang berdiri."Ucap sinis warga desa.
Pria dan wanita pun langsung melihat kebawah,karena mereka tidak mengerti kenapa ada tiang bendera yang sedang berdiri.setelah melihat kebawah pria merasa malu,dengan cepat ia mengambil handuknya untuk menutupi nya kembali.
"Sebaiknya kita arak mereka keliling desa agar mereka malu.dengan perbuatan mereka."ucap salah satu warga desa.
**
Seorang wanita paruh baya yang baru saja menjemput cucu'nya merasa terkejut saat melihat ada banyak warga desa di rumahnya.dengan terburu-buru ia masuk kedalam rumahnya.
"Ada apa ini? Kenapa kalian ada di rumah ku.?"Ia bertanya kepada salah satu dari mereka.
Lalu seorang wanita tetangga menjawab pertanyaannya. "Lihatlah Ainur kelakukan mantu mu itu membuat désa ini ternodai."
"Apa......"
...----------------...
...----------------...
...----------------...
"SAH!!"
...----------------...
...----------------...
...----------------...
SAKSIKAN TERUS KELANJUTAN CERITA CINTA YANG RUMIT.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN END VOTE YGY.
MAAF JIKA KARYAKU MASIH BELUM BAGUS SOALNYA MASIH BELAJAR.DAN MOHON BERIKAN SARAN DAN PENDAPAT KALIAN.
((( TERIMA KASIH )))
__ADS_1