CINTA YANG RUMIT

CINTA YANG RUMIT
Sang Raja Akting Bertindak


__ADS_3

Sesuai permintaan Liora yang berada di acara pernikahan sahabat nya itu, saat ini ia sedang bermain dengan Justin. Benda yang membuat ia tergila-gila dengannya, sampai ia tak bisa jauh-jauh darinya.


Elvan terkadang merasa aneh dengan istrinya, harusnya dia menyukai benda-benda mahal, seperti tas, perhiasan, sepatu branded. Lah ini dia lebih menyukai benda mati yang di pegang bisa hidup.


Namun ia juga senang karena adik'nya ada yang menyukainya, bahkan ia tak perlu repot-repot beli sabun hanya untuk menyenangkan hati adik'nya.


Saat ini Elvan sedang terlentang di ranjang dengan tak penggunakan pakaian. Dan ia sedang di servis oleh istrinya yang sangat baik dan pengertian.


Altezza sedang tertidur di bok bayi. Karena Elvan tak membiarkan anak yang belum tau apa-apa melihat apa yang mereka lakukan.


Karena ia sudah di selimuti rasa gairah. Ia langsung memimpin permainannya, dengan istrinya yang di bawah kukungan'nya. Ia tak ingin ada yang menghinanya karena tak bisa memimpin permainannya.


"Sayang apa kau sudah siap bermain?!"Tanya Elvan memastikan bahwa istrinya siap, untuk memasuki surga dunia.


"Tentu saja siap dong sayang, kan ini yang aku inginkan."Jawab Liora.


Tak ingin menunda lagi Elvan langsung memasukkan adik'nya ke dasar gua untuk mencari berlian yang akan membuat ia menjadi kaya eh ralat menjadi ayah maksudnya.


Suara yang tercipta dari mulut liora membuat Elvan semakin bersemangat untuk mencari berlian itu.


Maju mundur ganteng pun terus di lakukan oleh adiknya. Dan karena itu maju mundur ganteng itu, membuat buliran bening keluar dari pori-pori mereka.


Menit demi menit jam demi jam terus berputar namun belum ada permainan usai dari mereka, mereka masih asih bermain sampai malaikat kecil itu bangun. Mendengarkan suara yang menakutkan. Entah kenapa sang malaikat kecil mendukung dengan apa yang terlah mereka lakukan. Ia masih terdiam, tanpa menggangu permainan mereka.


**


Sementara di outdoor sudah terlihat sepi karena para tamu undangan sudah pergi meninggalkan tempat itu, cuma tersisa anggota keluarga pengantin.


Saat ini seluruh orang tua sedang menatap tajam ke arah anak-anaknya.


"JELASKAN!!"Suara dingin Dasmond, membuat mereka langsung menatapnya.

__ADS_1


Mereka semua tak berani menjelaskan kalau mereka menikah karena tak ingin ketahuan.


"Ya Allah tolong lindungi lah hamba mu ini. Jangan sampai orang tua ku mengetahuinya."Batin Jessica berteriak.


Syafa dan Raqilla juga sama mereka merasa takut jika orang tua mereka marah dengan apa yang mereka lakukan.


Nafi yang memiliki seribu cara hanya diam saja tak menunjukkan rasa takut, dengan akting yang sudah mendunia ia bersimpuh di kaki orang tua nya dengan air mata Bombay nya ia berkata. "Maafkan kesalahan kami Pah, Kami sebenarnya tak ingin seperti ini tapi takdir berkata lain."Nafi berkata dengan Isak tangisnya.


"Apa maksud kamu naf?"Daddy Desmond berkata kepada temen sahabat nya itu,


"Dad. Jadi tadi malam Nafi dan Syafa, di jebak sama musuh kalian, dia memberikan obat neraka yang membuat kita kepanasan, namun Allah masih memihak ke kami, Allah mengirimkan dua bidadari cantik ini menjadi penyelamat kami. Mungkin jika tak ada mereka kami harus tidur bersama jalong-jalong meresahkan itu, terus mereka meminta kami untuk bertanggung jawab."Si raja akting sudah menyelesaikan naskah drama yang ia buat.


Dengan bodohnya mereka mempercayai perkataan si raja akting.


"Aku tak akan membiarkan mereka bebas karena terlah melakukan hal ini kepada putra kita?"Ucap dingin Desmond membuat mereka meneguk ludah nya sendiri.


"Kau bener des. Mereka harus mendapatkan pelajaran dari kami.!!"Sekarang giliran candra.


Bukan hanya Nafi saja yang gugup, tapi ketiga anak muda itu juga merasakan ke gugupan.


KLING' Suara lampu menyala di atas kepala sang raja akting. ia pun melerai mereka terlebih dulu, sebelum berkata, setelah situasi tenang Nafi pun berkata. "Mam, Pap, dad, mom. Sebaiknya kalian tenang dulu, kita tak boleh membalas kejahatan dengan kejahatan, kita balas dengan cara kebaikan, kita do'akan saja semoga mereka mendapatkan safaat agar mereka berubah ke jalan Allah. Dan seharusnya kita berterima kasih pada mereka, karena mereka kami bisa menikah, dan kami secepatnya bisa memberikan kalian cucu."


Mereka langsung tersenyum lebar dengan apa yang di katakan oleh Nafi, mereka tak menyangka kalau Nafi memiliki hati yang begitu lembut dan penuh dengan pemaaf.


Para ibu-ibu yang mendengar kata cucu langsung bahagia bahkan mereka melupakan apa yang mereka katakan.


Keempat wanita mendekati mantu'nya dan ia langsung mencium dan merangkulnya.


"Oh sayang, mommy sangat bahagia. Bisa memiliki mantu seperti dirimu, dan mommy berharap kalau kau harus giat bikin adonan biar adonannya cepet jadi."Nyonya Januartha berkata kepada mantu'nya dengan lembut.


"Bener sayang, Bunda juga berharap Kalau adonan kamu cepat jadi, biar kami bisa menggendong cucu-cucu kita."Nyonya pratama. membenarkan apa kata besannya.

__ADS_1


Di satu sisi juga sama, saat ini mereka juga membicarakan tentang cucu, karena mereka sangat seneng akhirnya mereka bisa menikah juga.


"Mama, sangat bahagia karena putra jomblo mama, bisa menikah juga. mamah sempet mengira kalau anak mama belok, karena setiap mama pilihan seorang wanita dia selalu nolak, Dan mama berharap setelah pernikahan kalian, kalian bisa segera mendapatkan anak."


"Bener jeng, aku juga sudah kesel karena anakku belum juga menikah, padahal aku pengen banget segera gendong cucu."


Mereka pun keasikan mengobrol dengan mantu dan anaknya, sampai mereka melupakan para pria yang sedang asik menonton keasikan mereka.


"Syafa daddy harap kau kuat bikin adonan biar adonan nya cepet jadi."Ucap Daddy Dasmond,


"Nafi kau juga sama harus kau harus bikin adonan, jika perlu sampai tujuh pembuatan,"Candra juga mengatakan hal itu kepada putranya.


Ayah mertua hanya diam saja kenapa sekarang jadi rada gila. Perasaan tadi dingin penuh kewibawaan dan sedikit kaku. Namun setelah mendengar kata cucu, wah mereka jadi gila semua.


Ayah dari Jesicca pun memberikan wejangan kepada mantu'nya, kalau dia tak boleh menyakiti putrinya dan ia juga bilang, kalau Nafi jangan seperti artis yang membanting dan mencekik istrinya, jika itu sampai terjadi, maka ia akan membunuhnya.


Ayah Raqilla juga sama memberikan wejangan kepada mantu'nya, yaitu jangan sekali pun menyakiti hati seorang wanita, karena jika mantu'nya menyakiti nya, ia sebagai seorang ayah akan bertindak, walaupun dia adalah anak tersohor. Ia tak perduli.


Mereka menganggukkan kepalanya, mereka berjanji tidak akan pernah menyakiti istrinya, atau menyakiti fisiknya.


"KAMI BERJANJI..!!"


...----------------...


...----------------...


...----------------...


SAKSIKAN TERUS KELANJUTAN CERITA CINTA YANG RUMIT.


JANGAN LUPA UNTUK LIKE KOMEN END VOTE YGY.

__ADS_1


__ADS_2