
Sedang asiknya menguping ******* temannya, mereka di kejutkan dengan seorang wanita dengan membawa alat pembersih.
"Sedang apa kalian disini?"
Sontak mereka langsung beralih menatap wanita itu. dengan gugup. "Ka-ka-kami, kami sedang mengecek kunci pintu, karena kunci pintunya tersangkut."Syafa, berkata dengan gugup. Bisa-bisanya ia ketauan sedang menguping temen bikin adonan, yang memergoki wanita muda lagi.
"Bener nona. Kami sedang mengecek kunci yang tersangkut."Timpal Nafi.
Wanita itu hanya menatapnya penuh dengan curiga, karena di villa ini kuncinya menggunakan sidik jari atau dengan kata sandi. "Tuan, Tuan mesum aku tau kalian mengintip orang sedang berhubungan."Ucapnya dengan jutek.
Mereka terkejut karena wanita di depannya manggil mereka dengan sebutan tuan mesum.
"Ada apa ini?"Datanglah salah satu sahabat wanita itu.
"Ini loh. Tuan, Tuan mesum mereka sedang mengintip suami istri sedang bikin adonan,"Ucap wanita tadi.
Wanita yang baru saja datang langsung menatap mereka dengan tajam, bahkan lebih tajam dari pedang. "Kalian sedang menguping?"
Suara dingin wanita itu membuat sekujur tubuh Syafa dan Nafa, berkeringat dingin.
Syafa menyesali ajakan Nafa yang ingin mendengar dan melihat Elvan bikin adonan. "Naf. Ini semua gara-gara kamu, andai kau tidak mengajak ku, pasti aku tak akan ketauan seperti ini!"
"Kok kamu nyalahin aku? Kan ini juga kemauan kamu?"Tak terima karena di salahkan oleh temennya.
Kedua wanita itu saling pandang dan tawa mereka pecah, melihat tingkah mereka.
Nafi dan Syafa yang sedang beradu argument langsung menghentikan nya. Dan menatap tajam mereka.
"Kenapa kalian ketawa?"
"Kalian ga perlu takut, karena kami juga sering melihat para pasangan bikin adonan,"
Tiba-tiba para pria langsung terdiam sambil mencerna perkataan wanita di depannya. "Jadi kalian sering melihat para pasangan sedang bikin adonan?"Syafa berkata dengan syok dan tidak percayanya.
"Dan kalian berkerja di sini hanyalah topeng belaka?"Ujar Nafi.
Si Wanita itu hanya menganggukkan kepalanya. Karena ia berkerja di tempa ini hanya ingin cuci mata dengan melihat tubuh sang pria yang begitu menggiurkan, apa lagi jakun dan roti sobeknya. wih bikin ia ingin terbang.
"Apa kalian ingin melihat teman kamu bikin adonan?"
Mereka berdua seperti orang bodoh hanya menganggukkan kepalanya.
Tapi sebelum menunjukkannya ia berkenalan dengannya.
"Kenalkan aku Jesicca" Sambil menyodorkan tangannya kepada pria di depannya.
__ADS_1
"Kalau aku Raqilla."
Syafa dan Nafi pun membalas uluran tangan dari Jesicca, lalu ia mengenal kan dirinya.
Jesica dranda wiyata, seorang gadis yang begitu polos, lugu, dan pemalu, tapi semua itu hanyalah topeng belaka, sebenernya, Jesica adalah gadis begitu suhu. Dan dia juga banyak mengoleksi Cowo roti sobek.
Raqilla faesya pertama. Seorang gadis bar-bar, suka ceplas-ceplos. Bahkan kalau bicara tanpa di saring dulu. Dia menyamar menjadi tukang bersih-bersih, hanya ingin melihat para pria bikin adonan dengan wanita, walaupun dia sering lihat hal begituan, namun ia masih menyegelnya.
Setelah berkenalan, Raqilla mengajak mereka semua ke ruang Pribadi yang sering ia datangi.
Di perjalanan Nafi dan Syafa hanya diam saja, tanpa berniat membuka obrolan.
"CK' Kalian ini, kenapa sih dari tadi diam saja? Kalian tak perlu malu karena kepergok sedang mengintip?"Ujar Raqilla.
Mereka lagi-lagi tak membalas perkataan mereka, tapi setelah berapa detik mereka di kejutkan dengan ruangan yang penuh dengan layar tv yang sedang menayangkan sebuah video suami istri sedang bikin adonan.
"Kalian wanita yang gila. Bisa-bisanya kalian merekam adegan panas mereka? Apa kalian tau ini adalah..."Ucapannya terhenti Karena ia lupa pasal berapa.
Kedua wanita itu langsung menegang. dengan perkataan si Syafa.
"Aduh tuan mesum tolong jangan bocorkan ini kepada orang-orang nangi aku bisa di penjara."
Tapi Syafa sangat kekeh ingin memberi tau kepada semua orang bahwa wanita di depannya melakukan p××××××××.
Tapi saat Syafa akan pergi meninggalkan ruangan itu langsung di cegah oleh si Nafi.
Syafa pun langsung menghentikan langkahnya, lalu menatap wajah Nafi. Ia memiliki firasat buruk dengan cara Nafi berbicara.
"Adzra Nadhifa Syafa.! Gimana kalau kita nikahin mereka"
Sontak perkataan Nafi membuat mereka terkejut, setengah mati,
Kedua wanita itu mengrutukuki Nafi, teryata ia salah memberikan rahasia yang sudah berapa tau terjaga. "Dasar pria licik akan ku jadikan kau perkedel!!"Batinnya
"Ahnaf Maulana Nafi. Pernikahan itu bukan untuk main-main, lagian kita baru kenal mereka berapa menit. Dan kita ga tau apa mereka masih perawan atau engga?"
Lagi-lagi kedua gadis itu merasa terkejut karena perkataan Syafa, yang mengatakan kalau mereka sudah tak bersegel.
Karena merasa marah Raqilla menerima tawaran Nafi yang akan menikahi nya. Dan ia juga bersumpah kalau dirinya masih bersegel.
Begitu juga dengan Jessica, karena tak ingin di katain tak bersegel. Ia menerima tawarannya.
Sekarang Nafi yang bertanya kepada Syafa, apa dirinya mau menikahi salah satu dari gadis di depannya.
Syafa pun melihat ke arah gadis di depannya, ia melihat gadis-gadis itu merasa imut dan manis. Lalu Syafa pun mengangguk kan kepalanya, pertanda bersedia menerima tawarannya.
__ADS_1
Dan akhirnya mereka memutuskan dengan siapa mereka akan menikah.
Adzra Nadhifa Syafa. Dan Raqilla faesya pertama.
Ahnaf Maulana Nafi. Dan Jessica dranda wiyata,
Setelah sepakat dengan pasangan mereka, Nafi mengajak mereka ke ruangan yang sudah ia persiapkan untuk acara ijab qobul nya.
***
Seorang wanita paruh baya sedang gelisah karena saat ini belum bisa menemukan keberadaan anaknya,
"Zidan, gimana apa kau sudah menemukan keberadaan elvan?"
"Zidan dan anak buah Zidan sedang berusaha mencari keberadaan Elvan. Tapi hasilnya nihil, Zidan masih belum menemukan apa-apa,"
Amina merasa geram dengan gadis yang bernama Liora, kenapa dia selalu hadir di kehidupan cucu'nya, entah itu saat amnesia atau saat tak amnesia.
"Pa, sebaiknya kau hubungi ayah. Untuk berusaha mencari tahu dimana Elvan berada."
Sesuai permintaan istrinya zain, ia langsung menelpon ayah mertuanya, untuk membantu mencari keberadaan cucu'nya.
**
Sama halnya dengan keluarga Ibrahim yang sedang mencari keberadaan Elvan. Saat ini Keluarga Smith juga sedang mencari keberadaan Liora,
Karena mereka ingin menjodohkan Liora dengan anak sahabatnya.
Mereka juga sedang mencari keberadaan cucu'nya yang di bawa pergi oleh besan'nya.
***
Para pengunjung dan yang sedang menginap di villa itu, sedang berkumpul di outdoor karena akan ada pernikahan dadakan.
Elvan yang yang sedang bikin adonan langsung menghentikan kegiatannya, saat tau kalau sahabatnya akan menikah.
"Sayang apa kau percaya kalau mereka akan menikah?"
"Ya ga percaya lah, orang mereka sangat.."
...----------------...
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
SAKSIKAN TERUS KELANJUTAN CERITA CINTA YANG RUMIT.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN END VOTE YGY.