CINTA YANG RUMIT

CINTA YANG RUMIT
Meminta Petunjuk


__ADS_3

Setelah mendengar kabar tentang kehamilan Liora semua orang mengucapkan selamat, tapi bukan berarti mereka bisa menerima liora sebagai menantunya, karena itu tak akan pernah terjadi.


Saat ini seluruh anggota keluarga Ibrahim sedang berada di meja makan, untuk menyantap makan malam.


Berbeda dengan Elvan dan Liora Meraka sedang menemani anaknya,


"Sayang gimana dengan baby Al? Apa dia sudah tidur?"Kata Elvan kepada sang istri.


Elvan sangat bahagia, karena istrinya sedang mengandung darah dagingnya. Bahkan ia selalu siap sedia kalau istrinya minta sesuatu kepada dirinya.


Liora lalu menjawab, kalau baby Al sudah tidur,


Setelah mendengar itu Elvan mengajak istrinya untuk shalat isya terlebih dahulu, sebelum makan malam.


Selesai sholat Elvan mengajari istrinya untuk mengaji, karena itu adalah rutinitasnya setiap selesai sholat,


"Alhamdulillah, kamu sudah lancar mengaji'nya."Ucap syukur Elvan.


"Sebaiknya kau istirahat dulu, aku akan mengambilkan makan malam buat kamu."Sambungnya.


"Tapi..?"


Sebelum Liora menyelesaikan ucapannya jari telunjuknya langsung membungkam mulutnya, ia tak ingin mendengar kata penolakan dari istrinya. Karena bagaimanapun istrinya sedang hamil, jadi ia akan melayani dengan sepenuh hati.


Elvan yang masih menggunakan pakaian muslim, tak lupa ia menggunakan sarung yang menutupi bagian bawahnya. Ia berjalan keluar dari kamarnya.


Namun saat akan berjalan ke dapur ada suara bariton yang memanggilnya. lantas ia menoleh ke sumber suara itu.


Mengetahui kalau yang manggil dirinya adalah opa nya ia berjalan menghampiri nya, dan menanyakan kenapa memanggil dirinya.


"ARKABIAN LANGIT DIRGANTARA.! AKU INGIN KAU SEGERA CERAIKAN ISTRI MU ITU?!!"Suara dingin, datar opa Zain mengejutkan Elvan.


"Apa maksud opa?"Elvan berkata dengan sedikit menaikan nada suaranya.


"APA KURANG JELAS APA YANG AKU KATAKAN? AKU BILANG CERAIKAN ISTRI MU ITU, KARENA DIA TAK PANTAS BERSANDING DENGAN KELUARGA KITA.?!"


Jadi iti yang mereka pikirkan, mereka hanya mementingkan harga dirinya dan martabat Keluarga besarnya, apa mereka tak mementingkan hatiku yang sangat mencintai istrinya.


"SAYA TIDAK AKAN PERNA MENCERAIKAN ISTRI KU!! APA LAGI SAAT INI LIORA TENGAH HAMIL ANAKKU.?!"Suara Elvan menggema di seluruh mansion.


"Baik jika kau tak ingin menceraikan istrinya, eyang ada satu syarat buat mu."Kiyai Akhbar Bersuara. langsung membuat mereka diam seribu bahasa.


"Apa syaratnya?!"

__ADS_1


"Kau harus menikah dengan wanita yang sudah di jodohkan oleh kiyai Ibrahim. Gimana apa kau setuju?"


DEHG' Elvan tak menyangka kalau eyang Akhbar akan berkata seperti itu.


"SAYA MENOLAKNYA.!"Bantah Elvan.


"Jika kau menolaknya kau bisa angkat kaki dari sini.?!"Akhbar berbicara dengan dingin tegas dan datar. Sebenarnya ia tak ingin mengatakan seperti itu, namun semua ini adalah amanat dari ayah'nya.


"Baik jika itu kemauan kalian aku akan..?"


"Akan menerima perjodohan yang kalian buat."


Perkataan Elvan di potong oleh seseorang dan orang itu adalah istrinya sendiri.


Elvan menatap istrinya dengan kecewa karena apa yang terlah dia katakan.


Saat kepergian suaminya Liora. Ingin menyusulnya namun ia tak sengaja mendengar pembicaraan mereka, yang ingin menjodohkan Elvan dengan orang lain.


Dengan perasaan sedih, sakit, hancur yang ia rasakan membuat ia harus menerima semua ini. Apa lagi ia tak akan pernah mendapatkan restu dari mereka.


"Liat istri mu saja merestui kalau kau Menikah lagi.!"Ucap Oma Anisa


"Saya tidak akan pernah menikah dengan siapapun!! Dan kalian tak berhak mengatur ku, dan lagian kita belum ada bukti kalau aku adalah Arkan yang kau maksud.?"


"ARKAN JAGA BICARAMU.!!"Kali ini giliran Narendra dirgantara. Dia sudah jengah dengan apa yang terlah Arkan/Elvan lakukan, bahkan ia hampir menampar pipi anaknya, kalau saja istrinya tak mencegahnya mungkin saat ini ia sudah melakukannya.


Akhbar yang melihat situasi semakin panas langsung bersuara yang membuat mereka diam.


Ia juga menyuruh liora agar membawa Elvan ke kamarnya sebelum keadaan semakin tidak terkendali.


"Bisa tidak kalian tidak terbawa emosi? Aku tau saat ini Arkan atau Elvan sedang tidak ingat tentang siapa kita, jadi kalian jangan membuat dia emosi?"


Mereka hanya bisa terdiam saat kiyai Akhbar berbicara, karena di Keluarga Ibrahim yang tertua tinggallah kiyai Akhbar dan eyang amina. Saja,


Kiyai Akhbar menyuruh keluarga nya masuk ke kamarnya masing-masing, karena hari sudah mulai larut.


***


"Mamah jika aku tak bisa mendapatkan liora lebih baik aku mati saja. Buat apa aku hidup, jika cinta ku tak bisa ku miliki."Ucap marah SEO kaki-kaki,


Varischa. Yang tak ingin melihat putranya bersedih langsung saja membuat rencana agar hubungan mereka renggang dengan begitu ia akan membuat liora jatuh ke tangan putranya.


"Sayang kamu jangan khawatir yah, karena sebentar lagi hubungan mereka akan merenggang dengan begitu. Kita akan membuat mereka berpisah."Ujar Varischa.

__ADS_1


Aura kebahagiaan terpancar dari wajah Calvin. Setelah mendengar kata-kata dari Mamah'nya.


"Tapi gimana caranya mah?" Calvin bertanya.


"Kita akan singkirkan anak yang Liora kandung dengan begitu Elvan akan menceraikan istrinya itu."


Mereka tak menyadari kalau ada seseorang yang mendengar pembicaraan mereka. Dengan buru-buru dia kembali ke kamarnya.


Dia tak menyangka kalau putrinya akan berbuat seperti itu, untuk mengabulkan keinginan anak tirinya.


"Sayang mamah harap kau tidak akan melakukan itu?"Doa sang ibu ya yang mendengar pembicaraan Mereka adalah Callista Balqis Maharani dharmendra ibu dari Varischa.


***


Di kamar Elvan sedang terjadi perdebatan, karena masalah pernikahan keduanya.


Di satu sisi Liora yang memaksa dirinya agar mau menerima perjodohan yang di lakukan oleh keluarganya.


Tapi di sisi lain ia tak mau menyakiti hati sang istri karena pernikahan keduanya, apa lagi saat ini istri tengah mengandung.


"Saya tak mau menerima perjodohan itu Liora?"


"Tapi ini demi anak yang ku kandung? Aku tau mereka tak pernah merestui hubungan kita, jadi mereka akan berusaha semampu mereka untuk menghancurkan rumah tangga kita."


"Jadi aku mohon demi anak kita, terimalah perjodohan itu?"


Elvan tak mengiyakan permintaan istrinya, ia berlalu pergi meninggalkan istrinya di kamarnya, ia sangat dilema dengan percintaan yang ia hadapi.


Karena merasa buntu tak ada jalan lain, ia mengambil air wudhu. Ia akan mengerjakan sholat istikharah, untuk meminta petunjuk kepada sang pencipta mahkluk hidup,


8 rokaat yang di kerjakan oleh Elvan, pun terlah selesai, saat ini ia sedang berdoa meminta petunjuk kepada Allah SWT.


Saat sedang berdoa, ada seseorang yang sedang melihat dan mendengarkannya. ia begitu sedih harus melakukan seperti itu.


"Mas Arkan, aku tau kamu bisa melalui ini dengan mudah. Aku hanya bisa berdoa agar keluarga bisa menerima istri mu mas,"Ujar seseorang.


..."Mas teryata takdir kita tak jauh berbeda, kau mencintai wanita non muslim, sedangkan aku mencintai pria non muslim. Kim Tae-hyung apa kita bisa bersama?"...


...----------------...


...----------------...


...----------------...

__ADS_1


SAKSIKAN TERUS KELANJUTAN CERITA CINTA YANG RUMIT.


JANGAN LUPA UNTUK LIKE KOMEN END VOTE YGY.


__ADS_2