
Setelah pembicaraan tempo hari keluarga Ibrahim sedang mempersiapkan pernikahan ketiga buat elvan dengan putri tunggal keluarga Wijaya. Yang bernama Fatimah Shaqueena wijaya anak dari tuan Afham wijaya dan nyonya Zaahirah wijaya.
Di ruangan Bernuansa putih terdapat seorang wanita sedang di rias oleh mua.
"Sayang apa kamu yakin akan menikah dengan arkan? Kau tau kan saat ini Arkan atau Elvan sudah memiliki seorang istri dan anak?"Tanya Nyonya Zaahirah wijaya kepada putri Tunggalnya.
"Nyonya zaahirah kami tak keberatan kalau fatimah menjadi bagian dari Elvan? Karena keluarga kami masih belum menerima Liora sebagai menantu kami,"Jawab nyonya Najwa.
"Tapi nyonya walau bagaimana pun juga Liora adalah istri sah dari nak Elvan?"
"Liora tak keberatan dengan pernikahan Elvan dan Fatimah."Mettasha Atmaja adek sepupu Najwa.
Mereka semua sangat memuji kecantikan Fatimah yang seperti bidadari surga tak ada tandingan'nya.
Sebenernya Fatimah sangat keberatan dengan pernikahan ini namun keluarga Ibrahim memaksa dirinya untuk menerima perjodohan ini.
**
Sementara itu di kediaman Elvan sedang menggunakan kemeja dengan di bantu oleh istrinya yang saat ini sedang hamil.
"Sayang jika kau keberatan tolong bilang lah? Agar aku bisa membatalkan pernikahan ini?"
"Mas saya tidak keberatan sama sekali? Dan saya juga ikhlas kalau mas menikah lagi dengan pilihan kedua orang tuanya,"
Setelah siap Liora menyuruh suaminya untuk pergi ke luar karena ijab qobul nya akan di laksanakan.
Dengan hati yang berat Elvan pergi dari kamarnya menuju ke pelaminan.
Tak di pungkiri air mata turun begitu saja. Walaupun ia menuju'i suami'nya menikah lagi, tapi hati kecilnya sangat sakit, hati wanita mana yang tak sakit jika ia harus berbagi suami dengan wanita lain terlebih wanita itu adalah pilihan keluarga suaminya yang ahli agama.
'Sayang maafkan bunda karena membiarkan ayah kamu menikah lagi dengan wanita lain.'Batin Liora sambil memegang perutnya yang masih rata.
Tak di sadari oleh Liora teryata ada seseorang yang melihat kesedihan Liora, dengan perasaan bersalah ia pergi dari kamar Liora.
**
Semua orang sudah berkumpul di ruang keluarga untuk menyaksikan pernikahan Elvan dan Fatimah.
Elvan yang sudah duduk di depan penghulu dan ayah dari Fatimah Shaqueena wijaya. Tak di pungkiri oleh Elvan, ia harus duduk di hadapan penghulu ketiga kalinya.
"Nak Elvan apa kamu sudah siap?" Tanya seorang penghulu kepada Elvan.
"Saya sudah siap pak!"Jawab Elvan dengan pasrah.
"Baiklah kalau gitu kita mulai ijab Qobul'nya"
__ADS_1
Berapa saat kemudian Elvan berhasil mengucapkan ijab qobul nya, walaupun salah menyebutkan nama,
Semua keluarga mengucapkan syukur setelah elvan mengucapkan dengan sempurna,
Fatimah yang sudah resmi menjadi istri langsung mencium tangan sang suami, begitu pun sebalik'nya Elvan mencium kening sang istri.
Liora yang sejak tadi menyaksikan pernikahan suaminya hanya bisa terdiam, tak berdaya sambil meneteskan air matanya. Dengan langkah berat ia pergi dari tempat itu.
Namun langkahnya di cegah oleh seseorang yang tak lain adalah bibi'nya.
"Seharusnya kau sadar? Kau itu tak pantas bersanding di keluarga besar Ibrahim? Apa lagi keluarga kami itu keluarga terpandang dengan keagamaan'nya,"Ucap Vivian atmaja anak dari nenek adiba dan kakek hermawan.
"Bener apa kata kamu vi?"Ucap Mettasha Atmaja kakak dari Vivian atmaja.
Namun Liora tak menanggapi ucapan tante-tante dari suaminya. Ia tak ingin menambah masalah baru lagi,
***
Di kediaman keluarga Maulana sedang heboh karena sesi nyidam Jessica terus berlanjut, membuat sang suami terus saja kewalahan menghadapi ujian dari sang istri.
"Sayang sekarang kamu mau apa lagi?"Nafi Berkata dengan lesu.
"Aku tak ingin apa-apa sayang, aku ingin kita main kuda-kudaan."Jawab Jesica dengan malu-malu bahkan sampai membuat pipinya merah merona.
Nafi yang mendapatkan pertanyaan seperti itu tentu saja senang, siapa sih yang tak senang mendapatkan jek pot yang menyenangkan.
Jesica yang melihat itu kesenangan apa lagi dengan benda pusakanya.
Namun sebelum memulai permainan ada dering telepon yang mengganggu aktivitas mereka.
Nafi yang sangat kesal langsung mengangkat panggilan teleponnya.
"Hallo,"
"Ada apa?!"Jawab Nafi ketus.
"Apa kau sudah dapat kabar kalau Elvan menikah lagi?"
"APA!!!!"
"Kamu tau dari mana kalau Elvan menikah lagi?"
"Aku tau dadi anak buahku katanya Elvan menikah lagi dengan wanita yang sudah di jodohkan keluarga nya, bahkan pernikahan ini sudah menyebar di kalangan masyarakat media bahkan sampai ke luar negeri."Ucap Syafa.
Nafi pun terdiam, ia tak menyangka kalau sahabatnya akan menerima perjodohan yang sudah di buat oleh keluarga yang belum jelas mereka keluarganya.
__ADS_1
Yang ia tau Elvan adalah pria yang sangat setia apa lagi dulu di pernikahan pertamanya Elvan sangat menyayangi Istri'nya. Bahkan elvan sangat tidak suka menyelingkuhi istrinya, walaupun istrinya sedang sakit keras. Itu yang membuat ia bangga pada sosok Elvan,
Ia pun mematikan sambungan teleponnya. Ia meminta kepada sang istri untuk bersiap-siap ke kediaman Ibrahim.
***
Di lain tempat seorang wanita dan seorang pria sedang tertawa bahagia, karena rencananya untuk merebut Liora akan segera terlaksana.
"Lalu apa rencana kita selanjutnya mah?"
"Kita liat saja nanti, mamah bakalan buat Elvan menyesal karena terlah menikahi calon mantu mama."
'Elvån, aku akan buat kamu menderita sama seperti Lionel yang sudah mereka Liora dariku.'Batin Calvin.
Calvin yang sudah mencintai Liora sejak berapa taun yang lalu, mulai terobsesi pada Liora. Ia bahkan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan hati Liora walaupun ia harus melenyapkan Lionel dengan memutuskan rem mobilnya.
"Mah gimana kita menyingkirkan Elvan dari hati liora? Bahkan selama ini usaha kita sia-sia tak membawa hasil?" Calvin berkata dengan lembut kepada Mamah'nya.
"Kamu tidak perlu khawatir kita tunggu saja besok atau lusa."Ucap sang mamah.
Calvin hanya menurutinya saja ia tak membantah, karena ia percaya kali ini rencana untuk menyingkirkan Elvan akan segera terlaksana.
***
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh mba, kenalkan aku Fatimah." Ucap Patimah kepada Liora sambil menyodorkan tangannya.
Setelah ijab qobul selesai Fatimah langsung menemui istri pertama dari suaminya.
"Waalaikumsalam. Aku udah tau kok nama kamu jadi tak perlu repot-repot kau menyebutkan nama kamu,"Ucap Liora dengan ketus
"Mba aku tau pasti mba belum sepenuhnya mengikhlaskan mas Elvan menikah lagi?"
"Jika kau tau kenapa harus bertanya, hati istri mana yang tak sakit melihat suami tercintanya menikah lagi?"
"Tapi ini sudah di gariskan Allah mba? Maka kita ikhlaskan saja semua ini mba, mungkin dari kejadian ini kita bisa mengambil hikmah nya."Ucap Fatimah.
"FATIMAH KAU TAK PERLU REPOT-REPOT MENCERAMAHI WANITA ITU..!"
...----------------...
...----------------...
...----------------...
SAKSIKAN TERUS KELANJUTAN CERITA CINTA YANG RUMIT.
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE KOMEN END VOTE YGY.
TERIMA KASIH