
Elvan yang yang sedang bikin adonan langsung menghentikan kegiatannya, saat tau kalau sahabatnya akan menikah.
"Sayang apa kau percaya kalau mereka akan menikah?"
"Ya ga percaya lah, orang mereka sangat. Gesrek dan tidak suka wanita,"
Karena tak ingin membuat Elvan penasaran ia mengajak anak dan istrinya ke outdoor. Yang akan menjadi resepsi pernikahan mereka.
**
Di ruang outdoor sudah banyak orang yang ingin menyaksikan pernikahan mereka, karena jarang-jarang ada pernikahan dadakan.
Ada dua penghulu yang akan menikahkan Adzra Nadhifa Syafa dan Raqilla faesya pertama.
Lalu di lanjut dengan pasangan Ahnaf Maulana Nafi dan Jessica dranda wiyata.
Elvan bersama dengan keluarga kecilnya sangat terkejut tak kala mereka melihat sahabatnya sedang duduk bersama pasangan mereka di depan penghulu.
"Kalian?"
Syafa dan Nafi yang mendengar perkataan sahabat Elvan hanya tersenyum canggung, pasalnya mereka merasa malu pernah melihat mereka berhubungan,
Syafa pun mengalihkan pandangannya ke depan. ia tak ingin melihat sahabatnya itu. "Kok aku jadi canggung gini ya? Apa aku pernah melihat mereka berhubungan?"
Nafi yang melihat situasi seperti langsung berbisik kepada Syafa. "Fa, aku baru tau kalau terongnya si elvan besar banget. Tapi Liora kok sangat menyukainya? Bahkan dia yang mulai permainan itu?"
Otak polos Syafa kembali dicuci oleh otak sesad Nafi. Bener-bener membuat ia merasa kesal.
"APA KALIAN SUDAH SELESAI BERBICARA'NYA?!"
"HIKS, BISA DIAM TIDAK! AKU INI SEDANG MEMBICARAKAN HAL PENTING."
Nafi membalas perkataan sang penghulu dengan ketus. Karena dia menggangunya.
Sang penghulu yang merasa kesel langsung membentaknya. "Kalian ini niat nikah ga sih?!"
Mereka baru sadar, kalau mereka sedang di depan penghulu. Lantas mereka langsung mengangguk dengan cepat.
Setelah itu pak penghulu memulai membacakan doa sebelum ijab qobul di mulai.
**
"Sayang, jadi bener mereka Menikah? Dan yang mereka nikahi adalah og."
Elvan yang sedang menggendong anaknya, hanya diam saja, ia tak ingin mencampuri urusan mereka. Toh ada baiknya mereka menikah.
"Sayangg?"
Liora merengek kepada suaminya, karena merasa di abaikan.
"Hm"
__ADS_1
"Sayang!"
"Hm"
Liora merasa kesel sama suaminya yang sangat tidak peka terhadap wanita. Ia pun pergi meninggalkan Elvan.
Dengan berjalan ia terus saja mengumpat suaminya.
Elvan belum menyadari kalau istrinya pergi dari sampingnya. Ia asik saja menggendong anaknya sambil menyaksikan ijab qobul temennya.
***
Kembali lagi ke mereka.
Setelah bacaan doa selesai. Pak penghulu menyuruh ayah dari Jessika berjabat tangan dengan mempelai pria.
"BISMILLAH"
"YA AHNAF MAULANA NAFI"
"YA"
"SAYA NIKAHKAN DAN SAYA KAWINKAN ENGKAU SAUDARA AHNAF MAULANA NAFI BIN CANDRA MAULANA, DENGAN ANAK SAYA YANG BERNAMA JESSICA DRANDA WIYATA DENGAN MASKAWIN BERUPA UANG TUNAI SEBESAR 3 TRILIUN, 1 UNIT MANSION, 5 BUAH MOBIL LAMBORGHINI, 9 MOBIL MERCEDES, 10 JUTA DOLLAR AMERIKA, 10 SET PERHIASAN DAN SEPERANGKAT ALAT SHOLAT, TUNAI."
"SAYA TERIMA NIKAHNYA DAN KAWINNYA JESSICA DRANDA WIYATA BINTI ABHIMANYU WIYATA DENGAN MAS KAWINNYA YANG TERSEBUT, TUNAI!!"
Hanya tarikan nafas ia mampu mengucapkan ijab Kabul dengan sempurna.
"SAH!!"
Setelah mereka resmi menjadi pasangan suami istri, pak penghulu beralih ke Syafa dan Raqilla,
Dan ia mulai menyuruh wali dari Raqilla berjabat tangan dengan mempelai pria yang bernama Syafa.
"BISMILLAH HIROHMAN NIROHIM"
"YA ADZRA NADHIFAH SYAFA."
"YA"
"SAYA NIKAHKAN DAN SAYA KAWINKAN ENGKAU ANANDA ADZRA NADHIFAH SYAFA JANUARTHA BIN DESMOND NADHIFAH JANUARTHA DENGAN ANAK SAYA YANG BERNAMA RAQILLA FAESYA PERTAMA. DENGAN MASKAWIN YA BERUPA 1 BUAH MANSION, 2 JETT PRIBADI, 1 KAPAL PESIAR, 30 JUTA DOLLAR AMERIKA, 80 MILIAR, 15 SAT PERHIASAN. DAN SEPERANGKAT ALAT SHOLAT, TUNAI."
"SAYA TERIMA NIKAHNYA DAN KAWINNYA RAQILLA FAESYA PERTAMA. BINTI DAFA PUTRA PERTAMA DENGAN MAS KAWINNYA YANG TERSEBUT, TUNAI."
SEKALI TARIKAN NAFAS IA MAMPU MENYELESAIKAN IJAB QOBUL NYA.
"GIMANA PARA SAKSI SAH?!"
"SAH!!"
Setelah ijab qobul mereka langsung pergi ke atas pelaminan, untuk menyalami tamu undangan. Yang sudah hadir menyaksikan pernikahan mereka.
__ADS_1
Elvan lantas mengajak istrinya pergi menemui sahabatnya, namun saat Elvan menengok ke kanan dan kiri tidak menemukan keberadaan istrinya.
"Hiks, dimana si Liora sih?"
"Sayang apa kamu melihat bunda kamu?"Ucap Elvan kepada anaknya yang berada di gendongan nya.
Seakan mengerti dengan perkataan ayahnya, bocah itu menunjuk ke arah seorang wanita yang sedang makan dengan lahap.
Elvan pun mengikuti arah yang di tunjuk oleh Putranya. Dan betapa terkejutnya ia melihat istrinya yang sedang makan dengan lahap, tanpa rasa malu. "HAA! Apa dia adalah istri ku yang aku nikahi? Kok bisa dia menjadi suka makan gitu? Bisa-bisa nanti uang aku habis buat beli makan istri ku?"Gumam Elvan kepada dirinya sendiri. Maklum orang yang hidupnya pas-pasan selalu tergolong pelit.
Karena tak ingin bergelut dengan dunia pikiran nya. ia langsung menghampiri istrinya. "Sayang kau sedang apa disini?"
"Kau lihat aku sedang apa?!"Dengan nada juteknya ia berkata kepada suaminya yang tidak peka.
Elvan menjawab dengan kata lirihnya. "Kamu sedang makan."
"Nah tuh tau! Kalau aku sedang makan "
"Sebaiknya kau hentikan dulu acara makan kamu? Karena kita akan menemui temen-temen kita."
Tapi Liora tak menggubris perkataan suaminya, ia lebih asik makan, "Aku lagi makan Abi."
"Nanti kita akan nyari makanan yang enak, tapi sekarang kita menemui mereka dulu."
Dengan mata berbinar-binar ia langsung merapikan rambut dan pakaian nya. tak lupa juga ia berdandan dulu.
"Emang yah, wanita itu ribet? Sayang nanti kalau besar kau jangan tiru ibumu ya?"Ucap lirih kepada anak'nya. Tapi masih bisa di denger oleh Liora.
Liora langsung menatap tajam ke arah suaminya, ia sangat kesel karena perkataan nya itu. "Kau bilang apa tadi? Wanita sangat ribet? Dan kau juga bilang, kalau Al tidak boleh meniru ibunya?"
"Elvan aku benci kamu, dan aku juga akan menghukum kamu mulai sekarang kau tidak akan mendapatkan jatah lagi."Ucapnya lagi.
Tentu saja Elvan gelagapan, bagaimana bisa ia tak mendapatkan jatah sampai seterusnya. Bisa-bisa adik'nya mati karena tak mendapatkan asupan. No ini tak boleh terjadi, Elvan lalu memikirkan ide agar istrinya mencabut hukumannya.
"Sayang jangan gitu? nanti adik aku bisa mati karena tak mendapatkan asupan?"
"Tapi keputusan aku sudah bulat kau akan menerima semua itu. Dan tak boleh menyentuh ku."
"Apa kamu yakin, tak ingin bermain sama lolipop yang tak ada habisnya? Dan apa kamu sanggup tak bermain dengan adik aku? Sayang sekali loh adik aku sedang bangun tak di ajak bermain?"
Pertanyaan Elvan sukses membuat Liora merasa tak sabar ingin bermain dengannya.
"Aku membatalkan niat aku?"
...----------------...
...----------------...
...----------------...
SAKSIKAN TERUS KELANJUTAN CERITA CINTA YANG RUMIT.
__ADS_1
JANGAN LUPA UNTUK LIKE KOMEN END VOTE YGY.