
Hari pertama aq lalui di Jakarta, memulihkan tenaga karena perjalanan semalam, siang haripun aq mengabari ibuku yg ada dikampung.
"Assallamualaykum, bu.. , Aliva udah sampai di Jakarta dgn selamat bu, udah dpt kontrakan juga, doakan selalu Aliva bu, agar segera mendapatkan pekerjaan yaa bu... " ucapku kepada ibuku.
"Alhamdulillah nak kl sdh sampai, jangan lupa jaga diri dan jangan tinggalkan sholat". sahut ibuku.
"Ingat disana kau sendiri, pintar-pintarlah dalam membawa diri nduk." kata ibuku lagi.
" Iya bu" kubalas pesan dr ibu...
Sore hari karena lapar seharian blm makan, aq mencari warteg, untung warungny sepi... pikirku.
"Bang, nasi dibungkus satu ya" pintaku. Tak lama nasi bungkus udh berpindah tangan. "Berapa bang" tanyaku.
Kata yg abang si penjual nasi, "gratis neng, udah dibayar ama mas Anto." sambil nunjuk ke mas Anto. Reflek aq menoleh dn tersenyum sambil berkata "makasih ya mas, sering-sering yaa" .....
Mas Anto pun menjawab "Ok. kapan pun kamu ditraktir."
__ADS_1
Malamny aq mencoba bikin surat lamaran pekerjaan agar bsk aq bsa memulai mencari pekerjaan. Bismillah, smga ap yg aq impikan dn cita-citakan terkabul.
Tak sadar mataku pun terpejam. Hingga pgi tiba. Kupatutkan penampilan yg penting sopan dan rapi, tk lupa kupersiapkan ijazah SMAku, surat lamaran terbungkus dlm map merah. Kuawali dengan Bismillah, kulangkahkan kakiku...
Sampailah aq didepan PT Angkasa Jaya, pabrik garmen yg lumayan besar. Menciut jga nyaliku apakah "Apakah aq bsa diterima kerja disini ga yaa?" tanyaku dalam hati.
"Ada yg bsa dibantu mb?" tya pk satpam membuyarkan lamunanku.
"Oh, Eh... pk, Anu aq mau melamar pekerjaan pk, itu didepan gerbang ad tulisan, lowongan pekerjaan", jawabku sambil rada sedikit gugup.
"Iyaa mb ad lowongan pekerjaan tp utk bagian QC atau Quality Control, kl mau ga usah pke lamaran mb, soalny pekerjaan lgi numpuk dan kekurangan tenaga." terang pk satpam.
"Aq mau menerima pekerjaan ini pak." sahutku. Entah ini hari keberuntunganku, ap nasibku yang lgi mujur tdk menunggu waktu aq langsung mendapatkan pekerjaan.
Awal bekerja terus terang, gugup, grogi, gemeter, takut melakukan kesalahan. Alhamdulillah temen-temen disini mau mengajariku dgn telaten dari yg ga bsa jdi bsa, dari yang ga tahu jadi tahu, walaupun rda lelet, maklumlah anak baru. Belum bisa cepat kerjany.
Ada karyawan cwok selalu mondar mandir di dpnku entah itu apa maksudny, sebut saja namany Umar, asli Yogya. Waktu istirahat dia jga ngajak makan di kantin, dia cerita banyak,
__ADS_1
"Kl butuh apa-apa lgsg ngomong ke aq aj" kata mas umar.
"Heem." jawabku pada mas Umar. Pulang kerja dia jga nganterin pulang. Tuhan, Nikmat Kau mana lagi yg aq dustakan. Makan siang gratis, pulang kerja ojeq jga gratis... tambah bsa masukin uang ke celengan. Otak licikku bekerja.
Sore hari aq pulang kerja, langsung bersih-bersih kontrakan, nyapu, dan ngepel. Baru selonjoran datang mas Anto.
Mas Anto ngeledekin "cie cie yg udh dpt kerja, gajian pertama traktiran yaa,... hayoo tdi diantar siapa....?"
"Siapa yaa mas? "... sahutku
"Jangan kau hancurkan hatiku yaa dek?" ucap mas Anto.
Kuaanggap ucapan mas Antok cman guyonan biasa, karena dia biasa bercanda. Makanya tidak kumasukkan dalam hati.
Kuakhiri kegiatan bersih-bersihku dgn mandi, sholat maghrib, baca yasin. Setelah itu aq kabari ibuku bahwa aq udh dpt pekerjaan.
"Syukur Alhamdulillah, nak kau udh pekerjaan. jgn tinggalkan sholat dn tetep jga diri yaaa... " kata ibuku. Pesan ibuku yang tidak pernah lupa.
__ADS_1
"Iyaa bu". jawabku
Alunan adzan Isya terdengar tp mata udh ngantuk banget. Tetap kupaksakn utk sholat Isya dn bca surat Mulk, tk kulepas mukenaku aq pun tertidur.