Cinta Yang Terkikis

Cinta Yang Terkikis
29. Nyidam 2


__ADS_3

Habis sholat shubuh biasanya aku langsung mandi ataupun memasak, tapi entahlah semenjak kehamilanku ini rasanya malas banget, bawaannya pengen tidur terus. Baru saja badanku terbaring, rasa mual dari perutku keluar. Hoek... Hoek suaraku pengen memuntahkan semua yang ada di dalam perutku. Tak ada yang keluar cuman cairan berwana kuning saja yang keluar.


Lemas badanku, terasa lelah kakiku menopang tubuhku. Anehnya mas Anto tidak bangun oleh suaraku tadi. Kubangunkan mas Anto.


"Mas tolong belikan aku bubur ayam mas, aku pengen bubur dan ayam." pintaku sama mas Anto.


Mas Anto segera terbangun, gosok gigi dan cuci muka.


"Kamu ga sholat shubuh dlu mas?" tanyaku


"Ga udah siang." jawabnya. "Udah aku mau beli bubur dulu ga usah ceramah." kata mas Anto lagi.


"Nih orang kena sawan dari mana, bangun tidur diingatin untuk sholat shubuh malah dikira ceramah." pikirku dalam hati.


Tak berapa lama suara mas Anto terdengar. "Nih Dek bubur ayamnya. cepet dimakan. " kata mas Anto.


"Ayamnya mana? Aku kan minta bubur sama ayam." tanyaku lagi.


"Itu Dek diplastik." jawab mas Anto.


"Ayam hidup mas, aku mau makan bubur sambil lihat ayam matuk-matuk beras." jelasku lagi sambil cemberut.

__ADS_1


"Ealah orang nyidam mah ada-ada aja. Ntar aku ke pasar dulu. Mau cari ayam." kata mas Anto sambil ngeloyor pergi.


Lama menunggu Mas Anto aku akhirnya bikin mie rebus, pake sawi, cabe. Hmmm kayaknya enak banget. Langsung air liurku ngeces keluar. Tersaji mie rebus buatanku. Tak menunggu lama akhirnya habis juga mie rebusku. Aku minum obat yang semalem dikasih bu bidan Yuli. Dan akupun tertidur.


Aku terbangun terasa wajahku ada yang mengelus-elus, "Eh mas Anto sudah pulang?" tanyaku tanpa dosa.


"Itu ayamnya sudah aku belikan, ayo bangun dulu terus maem." kata mas Anto lagi.


"Ga ach, udah ga pengen makan bubur, aku tadi udah bikin mie rebus." jawabku santai.


"Terus ini ayamnya gimana?" tanya mas Anto.


"Nanti ga usah nyuci ya, biar aku aja yang nyuci, kamu istirahat aja. Kamu istirahat aja ya. Nanti kalau pengen apa-apa bilang aja ya. " ujar mas Anto lembut, sambil mencium keningku.


"Iyaa." jawabku lagi.


Hari ini ga enak banget perutku mual pengen muntah, akhirnya keluar lagi apa yang tadi sudah aku makan. Aku berasa lemes banget. Coba ngambil nasi dikit, perut malah kayak diaduk-aduk lagi. Aku tidak bisa mencium aroma nasi. Dikulkas cuman ada buah jeruk. Kumakan sedikit demi sedikit. Akhirnya masuk juga.


Kupaksakan mata ini merem, biar aku bisa istirahat dan badanku tidak lemes lagi. Tapi tidak bisa. Lapar. Tapi pengen makan apa bingung. Aku coba telp mas Anto.


"Mas aku pengen gado-gado, tadi habis muntah lagi, keluar yang sudah dimakan, badanku sampai lemes, mas." kataku mengadu.

__ADS_1


"Iya nanti istirahat aku belikan ya, ga pa-pa kan nunggu sebentar." kata mas Anto


"Ga pa-pa." jawabku sambil menangis.


Entah mas Anto kepikiran apa ga dengan permintaanku, aku tak perduli yang aku peduliin aku lapar, pengen gado-gado. Ga tau sekarang kalau aku jadi egois.


Satu jam kemudian mas Anto datang, sambil bawa gado-gado. Tapi mukanya ditekuk sambil mungkin nahan kesel atau marah.


"Besok lagi kalau pengen sesuatu jangan begitu Dek, aku kan susah izinnya ." kata mas Anto.


Aku ga menjawab, cuman menangis.


"Aku ga jadi maem gado-gadonya balikin aja." kataku menangis tambah kenceng.


"Iya maafin mas Anto ya, ini gado-gadonya dimakan, jangan nangis lagi." jawab mas lembut. "Kalau misalnya aku berangkat kerja lagi ga pa-pa kan Dek, kamu dirumah makan gado-gado sambil liat ayam makan sendiri." tanya mas Anto lagi


"Iyaa ga pa-pa." jawabku


"Aku berangkat kerja dulu ya Dek." pamit mas Anto sambil mencium keningku. Aku cuma menganggukkan kepalaku saja.


Ternyata begini rasanya hamil, ternyata begini rasanya nyidam, tersiksa mau makan apa saja ga enak. Jadi keingat ibu dikampung. Duh Gusti ampuni dosaku pada ibuku, ampuni juga dosa-dosa ibuku bapaku. Ya Alloh jagalah anakku dalam rahimku. sehatkan anakku. jadikanlah kelah anak yang solekhah. Hanya doa-doa itu yang kupanjatkan.

__ADS_1


__ADS_2