
"Hari ini aku ga bisa jemput lagi, Dek." kata mas Anto memberitahuku. "Aku tadi masuk jam 3 nanti aku pulang jam 11 malam." jelas mas Anto lagi.
"Iyaa mas. Ga pa-pa." jawabku.
"Kamu ga sedang marah kan Dek?" tanya mas Anto kepadaku.
"Ga mas. Emang kenapa?" aku malah balik bertanya.
"Hari ini kamu rada aneh aja Dek, tadi mo berangkat kerja ga salim sama aku, pamitnya juga terburu-buru." jelas mas Anto
" O iya maaf tadi aku buru-buru, soalny mamang ojek sudah menunggu. Maaf ya." kataku lagi.
"Nanti sampai di rumah langsung istirahat saja, tadi aku udah nyuci dan masak." Mas Anto memberi laporan kepadaku.
"Makasih banyak sayang." jawabku
Kalau kayak gitu apa aku salah mengartikan rasa sayangmu kepadaku mas? Kau mengatakan menikahiku adalah suatu kesalahan, tapi kenapa perhatianmu semakin besar padaku mas. Apakah salahku padamu Mas??
Aku berharap tulisan yang aku baca kemaren adalah caramu ngeprank aku mas.
Aku pulang sambil jalan kaki, bareng sama teman-temanku yang satu arah menuju kontrakan. Sambil senda gurau, tidak berasa sudah sampai di kontrakan.
"Ayo mau mampir ga?" kataku menawari temanku untuk main kerumahku.
__ADS_1
"Makasih Aliva. Nanti kapan-kapan aja ya aku mampirnya, sekarang aku mau nyuci dulu." kata Nur temanku.
"Oke deh kalau begitu." jawabku lagi.
Sampai dirumah aku bikin teh hangat tawar, sambil kuselonjorkan kakiku. Aku bersantai ria. Aku lupakan sejenak tulisan di buku harian Mas Anto. Kurebahkan badanku, dan tak sadar aku tertidur. Entah karena capek bekerja, apa karena capek pikiran? Aku tak tahu.
Suara adzan maghrib membangunkanku. Astagfirullah... aku tertidur menjelang maghrib. Cepat kuambil handuk dan baju ganti. Akupun langsung mandi. Berasa dingin sekali. Sekalian aku ambil wudlu segera kulaksanakan kewajibanku sholat maghrib.
Selesaisholat maghrib aku ke dapur, mau lihat mas Anto masak apa. Ternyata masak tumis kangkung dan goreng dadar telur. Melihat itu semua perutku langsung lapar. Segera kuambil piring kuisi nasi dan tumis kangkung, dilengkapi dadar telur.
Baru mau makan, terdengar suara dering HPku aku ambil dan aku liat siapa yang menelponku? Oh ternyata mas Anto, langsung kutekan jawab.
"Assallamualaykum." aku ucapkan salam
"Ini baru mau makan mas, tadi pulang kerja ketiduran." jelasku pada mas Anto.
"Pokoknya siapin stamina buat nanti malam ya Dek. Aku kangen." kata mas Anto
"Sip deh." jawabku
Kulanjutkan acara makan malamku, sambil nonton acara TV. Kenapa mata ini masih ngantuk ya padahal tadi sore aku sudah tidur lo, walau sebentar. Mungkin efek dari kekenyangan. Sebelum tidur kukerjakan sholat isya dlu. Dan akupun tertidur.
Tengah malam ada yang ketok-ketok pintu, rada merinding sih. Siapa pula tengah malam bertamu? tanyaku dalam hati. Terdengar pelan suara Mas Anto. "Assallamualaykum Dek."
__ADS_1
"Waallaykumsalam. tunggu sebentar mas aku bukain pintu." jawab mas Anto.
"Maaf ya Dek, mengganggu tidurmu." kata mas Anto.
"Ga pa-pa mas." jawabku.
Kusiapkan air panas untuk mandi mas Anto, tak lupa kubikinkan kopi kusukaannya.
"Mandi dulu mas." ujarku pada mas Anto. "Setelah mandi terus makan." kataku lagi.
"Iyaa Dek." jawab mas Anto.
Selagi mas Anto mandi kusiapkan baju ganti untukny, kemudian kusiapkan makan untuk mas Anto. Selesai mandi mas Anto terus makan, sambil makan iseng-iseng kutanyakan.
"Kamu bahagia ga mas menikah denganku?" tanyaku selidik.
"Bahagia dong Dek, siapa yang ga bahagia, menikah dengan orang yang dicintai." jawab mas Anto sambil tersenyum.
"Makasih mas atas cintamu dan perhatianmu untukku." kataku pada mas Anto.
"Kamu memang aktor hebat mas." kataku dalam hati.
Kusimpan curahan hatimu yang kau tuang dalam buku harianmu. Aku cukup tahu aja.
__ADS_1