Clarissa Aluna Quensha(Si Fake Nerd)

Clarissa Aluna Quensha(Si Fake Nerd)
Sebelas#


__ADS_3

Hello guys Update lagi dong😂


Sorry banyak typonya😌


.


.


.


 


'aku sangat takut kehilangan kamu,


jadi maafkan aku


 jika kadang sikapku terlalu berlebihan.'


"Ayah." Ucap Luna seraya memeluk ayahnya. Gadis itu sangat merindukan kedua orang tuannya, karena perjalanan bisnis dia harus berpisah selama tiga hari. Air matanya perlahan mengalir membasahi pipi Luna, ini air mata kebahagian karena kedua orang tuannya sudah ada di hadapannya.


"Bunda sehatkan disana, how are you?"


" Bunda baik-baik saja sayang sama ayah disana, bunda juga sangat merindukanmu.


Luna, kembali menangis karena bahagia. Tiba-tiba kepalannya berdenyut nyeri. Pusing sekali rasannya. Pandangannya mulai mengabur hingga kegelapan melingkupinya.


"Sayang?heii... astagah !! pekik sang ayah karena terkejut melihat putrinya pingsan.


Ayahnya segera menelpon dokter pribadinnya.

__ADS_1


"*Dokter Alex, tolong ke rumah saya sekarang."


↭↭↭*


"Eughhh" erang Luna saat merasakan nyeri di kepalannya. Perlahan ia membuka matannya dan mengerjakannya pelan menyesuaikan dengan cahaya yang ada.


Sebuah telapak tangan terulur menghalangi cahaya lampu. Luna bersyukur, tangan itu membantunya hingga pusingnya perlahan menghilang.


Gadis itu melihat satu persatu orang disekitarnya. Ada ayahnya, bundannya, Kevin,Daniel, dan Amira. Hahh?


"Kata dokter Rey kamu kecapekan dan banyak pikiran Sayang. Apa yang terjadi selama tiga hari ini,mm?" ayah Luna bertanya. Ia sangat khawatir karena putri kecilnya tiba-tiba pingsan.


"nothing." Jawab Luna. Ia memeluk bundanya erat menandangkan betapa rindunnya dia pada sang bunda.


"Luna maaf, kamu sakit gara-gara aku? Aku nggak maksud nolak tawaran pertemanan kamu, aku cuma sadar diri."


" ayah keberatan aku temenan sama Amira?" tanya Luna . Ayahnya menggelengkan kepala sambil tersenyum lembut.


"jadi?" Luna menatap Amira. Gadis berkacamata itu mengangguk dan membuat senyuman muncul di wajah Luna.


Ruangan keluarga itu ramai sorakan bahagia dari sang tuan putri. Ayah Luna menepati janjinnya untuk mengajak Luna liburan Bersama.


Kedua orang tua Luna bahagia melihat tawa putri kecilnya. Putri kecilnya kini sudah tumbuh dewasa sekarang, bukan lagi anak kecil yang selalu menangis saat mereka tinggalkan. Bukan lagi anak kecil yang suka menangis saat meminta mainan.


"tuan, ada tamu."? Ucap seseorang pelayan.


"suruh masuk." Jawab ayah Luna.


" Ayah bilang ada tamu jangan bilang rencana liburan besok batal." Luna mengerucutkan bibirnya. Liburan ini sudah sangat ia tunggu selama ini, ia akan sangat marah jika dibatalkan.

__ADS_1


"ini teman ayah, Namanya tante Mery." Ucap ayah Luna saat seorang wanita menghampiri mereka. Luna tersenyum menatap wanita itu.


Cantik.


Satu kata itu yang terlintas di pikiran Luna. Dengan mata bulat, hidung mancung, kulit putih meski ada beberapa kerutan diwajahnya karena faktor umur tapi tidak mengurangi kecantikannya.


Tapi tetap saja bagi Luna sang Mama adalah wanita yang paling cantik. Tidak ada yang bisa menandingi kecantikannya mamanya.


" Besok kita akan liburan ke pulau pribadi Ros, kamu mau ikut?"


"jika kalian tidak keberatan."Ujar Mery. Suaranya lembut sekali.


"Tentu tidak ." Suara lembut lainnya. Siapa lagi kalo bukan Mamanya Luna. Wanita itu tersenyum ramah pada tamunya. Mamanya Luna memang baik hati sekali.


"Aku nggak sabar."Bisik Luna.


"Love you too." Ucap Kevin. Gadis yang bersandar dilengannya itu mencubit pinggang kekasihnya dengan gemas karena ucapannya yang nggak nyambung.


Luna sangat Bahagia.


 


🌺🌺🌺


 


Maaf yah guys ceritanya nggak panjang😌


**Meski pendek kalian suka nggak? suka dong ya walau pendek☺

__ADS_1


Part selanjutnya nanti aku panjangin ya kaya part-part sebelumnya okee😂**


__ADS_2