Clarissa Aluna Quensha(Si Fake Nerd)

Clarissa Aluna Quensha(Si Fake Nerd)
Dua#


__ADS_3

"Selamat pagi anak-anak." ucap seorang guru yang baru memasuki kelas.Sontak seluruh penghuni kelas yang tadiknya sibuk bergurau dengan sesama temanya menghentikan aktivitasnya,dan langsung menjawab sapaan guru.


Pandangan mata seluruh murid yang ada dikelas mengarah pada seorang siswi yang berdiri disamping guru itu.


Yah dia Luna si siswi baru dengan kacamata besar,rambut dikepang dua,baju longgar kebesaran,rok di bawah lutut dan kaos kaki panjang. Dia memang sengaja memakai atribut nerdnya itu katanya bisa lihat mana yang teman fake .


Guru itu tersenyum melihat reaksi anak didiknya melihat teman barunya yang berdandan nerd. Walau begitu dia sangat menyukai anak didik disebelahnya ini. Meski gadis itu memakai dandanan nerd tapi bisa dilihat bahwa dia menyembunyikan wajah cantiknya.


"Silahkan perkenalkan diri kamu."Luna menangguk.


"Clarissa Aluna Quensha,kalian bisa panggil aku Luna.Salam kenal yah."Ucap Luna


"Silahkan kamu duduk di kursi kosong yang ada ya Luna."Lagi-lagi Luna hanya mengangguk . lalu ia berjalan santai menuju kursi kosong yang ada dikelas itu.


Luna sudah duduk ditempatnya,ia menoleh keteman barunya yang juga berpenampilan sama dengannya.hmm ,sepertinya dia tipe cewek pendiam dan tidak mudah bergaul pasti dia menaati sekali peraturan sekolah.Boleh kali ya kalo diajak berbuat jahil sedikit'batin Luna .


"Hai,gue Luna."Ucapnya ramah.Ia tersenyum manis sambil mengajak teman nerdnya itu bersalaman.Gadis itu menatap uluran tangan Luna sambil membalasnya seraya tersenyum kecil.


"Amira."


Suaranya hampir nyaris tak terdengar oleh Luna bagi Luna dia benar-benar seorang nerd sejati.Tidak seperti luna yang hanya dandanannya saja yang nerd tapi kelakuannya tidak mencerminka demikian.


Amira sepertinya gadis yang benar-benar asyik dan Luna akan dengan senang hati menjerumuskan gadis pendiam ini agar menjadi sepertinya.Sedikit jahil dan nakal mungkin tak masalah.


🌺🌺🌺


Bel tanda istirahat sudah berbunyi.Guru fisika yang sebelumnya mengajar segera mengakhiri pelajaran dan segera bergegas keluar kelas.Mungkin bu guru lapar hehe


Seluruh murid di kelas Luna menyambut antusias,karena setelah dua jam lamanya berperang dengan rumus akhirnya bisa sekarang bisa beristirahat dan mengisi tenaga.


Begitu juga dengan Luna,wajah cantiknya menampilkan senyum karena bisa terbebas dari rumus rumus sialan itu.Karena Luna sangat membenci pelajaran Fisika.

__ADS_1


Luna memang sebenarnya tidak bodoh,ia selalu bisa mengerjakan setiap soal di mata pelajaran lain kecuali Fisika. Baginya lebih baik dia lari mengelilingi lapangan daripada harus berurusan dengan rumus-rumus fisika.


'hehe oke Luna bercanda soal lari,mana bisa dia berlari,tapi ia benar-benar membenci pelajaran itu.


"'Ayo ke kantin Mir."Ajak Luna pada gadis disampingya. Amira yang sebelumnya menulis itu tersentak kala tangan Luna memegang lenganya. Ia tersenyum kemudian menggelang.


"Na,ayo dong cacing diperut gue udah pada demo nih minta diisi."


"gue takut lun."


"takut?Takut kenapa?"luna bertanya saat teman sebangkunya mengucapkan kata takut ia mengerutkan dahi seraya berfikir.Takut?jangan-jangan.


"Jangan bilang lo di bully?Seriously?masih jaman aja ada gituan.Udah yok nggak usah takut.


Luna menarik paksa tangan Amira agar berdiri .Gadis itu menarik-menyeret teman barunya agar berjalan bersamanya ke kantin.


Selama perjalanan Amira hanya menunduk kebawah dengan tanganya yang ditarik Luna.


Mata indah Luna menelusuri setiap sudut sekolah barunya ini.Sekolah barunya ini memang bisa dikatakan lebih baik dari sekolah sebelumnya,jelas saja sekolah inikan sekolah elite yang tidak semua orang bisa masuk kesini,kecuali memiliki banyak uang.


"ihhh lo berani nabrak gue cupuu.'Tisu!Ambilin gue tissu,gue takut dua cupu ini nularin virus ke gue.


Luna mengangkat sebelah alisnya bingun.Virus? memangnya Luna apa sampai bisa menyebarkan *virus. Ihhhss lebay sekali.


"heyy cupu*! Ngapain lo kesini? Bawa temen cupu lagi,nggak kapok juga ya lo?"


Kaka kelas itu mendorong bahu Amira sampai amira mundur kebelakang.


Luna segera berdiri dan merangkul bahu temanya itu.


Luna baru menyadari kenapa Amira takut?Pantas saja dia takut kekantin,lah dia diperlakukan kayak gini didepan banyak orang .Luna berani bertaruh jika selama ini Amira hanya diam diperlakukan rendahan kayak gini oleh kaka kelas songong itu.

__ADS_1


"Maaf kak,kantin buat siapa saja jadi siapapun yang ingin makan disini boleh-boleh saja.Lagian ini bukan sekolah milik kaka kan?jadi kaka nggak berhak melarang siapapun kesini.


"Luna,kak liona itu putri kepala sekolah disini,jadi wajar dia bisa memperlakukan yang miskin seperti ini.


Sepertinya teman barunya ini bisa membaca fikiran Luna karena ucapanya.


Oh putri kepala sekolah toh,pantas saja bersikap like queen begini.Tapi siapapun dia tak sepantasnya dia bersikap seperti itu.Dia tidak berhak melakukan hak menjijikan seperti ini.


Orang yang berada dikantin mulai ramai berbisik-bisik sesama temanya mendengar ucapan Luna barusan. Rata-rata mereka memuji keberanian Luna namun tidak sedikit juga yang mengatakan bahwa Luna akan menjadi korban bully Liona selanjutnya.


"sekolah lama gue memang sekolah swasta biasa nggak elit seperti ini,tapi nggak ada yang begini,mereka nakal tapi tidak sampai membully begini,peraturan sekolah ditaati dengan baik,ketua OSISnya juga sangat tegas.'batin Luna.


Gadis itu segeta menundukkan kepala.Bukankah ketua OSIS Angkasa ini,Kevin?


"Ada apa ini?Liona ada apa?"tanya seorang siswa laki-laki yang tiba-tiba datang.Semua orang memberikan jalan pada laki-laki itu.


Dia menghampiri Liona yang tepat berada didepan Luna.


Luna sangat mengenal suara ini,ia tahu siapa laki-laki ini yang menghampiri kaka kelas sok itu bukan dirinya?Luna masih tidak ingin mengangkat kepalanya,ia tetap menunduk.


"Sayang,mereka songon banget sama aku.Terutama si cupu ini."Liona berujar manja sambil memeluk lengan lelaki itu.


Perlahan Luna mengangkat kepalanya.Pandangannya tertuju pada seorang laki-laki didepanya yang tengah dipeluk oleh Liona.


Tatapan Luna turun dan menajam pada tangan Liona yang dengan beraninya memeluk tangan kekasihnya itu.


Mata elang didepanya membulat sempurnah tatkalah melihat siapa orang yang tengah berada didepanya ini.kevin sangat terkejut mengetahui Lunalah yang berada didepanya.


Laki-laki itu,Kevin Reviandra Willyam,lelaki posesif yang akan menghajar laki-laki yang mencoba mendekati Luna.Tapi apa yang dilihat Luna sekarang?


"Oh jadi ini kelakuan kamu selama disekolah?"

__ADS_1


🌺🌺🌺


karena mood aku bagus apdate deh☺Gimana suka nggak sama cerita aku?suka dong yahh hehe😃tunggu yah update selanjutnya soalnya ceritanya makin seruh guys.


__ADS_2