Clarissa Aluna Quensha(Si Fake Nerd)

Clarissa Aluna Quensha(Si Fake Nerd)
Tiga#


__ADS_3

.


.


.


"Oh jadi gini yah kelakuan kamu selama disekolah?"


Kevin sedikit kaget dan gelagapan mendengar apa yang di omongin Luna sebelumnya. Masalahnya selain dia posesif dan pecemburuan,Lunapun tipe cewek pecemburuan berat,siapa sih yang ngga cemburu melihat pacar kita di depan mata kita peluk-pelukan?rasanya ngga ada deh.


Ketika luna marah karena cemburu pasti akan susah membujuknya.Kevin melepas tangan Liona yang memegangi lengannya.


Ia lekas mencari aman daripada nanti Luna tidak mau berbicara lagi dengannya,Meski ia tahu ini bukan salahnya.


"heyyy"


"maksud dari ucapan lo apa?Lo tahu diri dong lo ngomong sama siapa cupu!"


"ya gue sadar diri kok dan gue tahu gue ngomong sama siapa.Dia Kevin Reviandra Willyam,ketua OSIS Angkasa yang nggak becus ngejalanin tugasnya.Dia- akhhhh..."


Ucapan Luna terhenti saat Liona tiba-tiba maju dan menarik keras rambutnya.Seketika Luna memekik keras karena tarikan Liona yang mendadak,rasanya benar-benar sakit namun,Luna tidak berniat membalasnya.


Selanjutnya mari kita lihat.


Satu...


Dua...


Tig..

__ADS_1


"Akhhh..."


Wow.


Tarikan tangan Liona dilepas kasar dari rambut Luna seiring pekikan kesakitan yang keluar dari mulut gadis itu.Kevin berusaha menolong kekasinya dari Liona.Matanya menatap tajam Liona yang berada didepanya.


"Kevin kamu belah dia akhh-"


"Dengar yah,sekali lagi gue lihat lo nyentuh cewek gue dengan tangan kotor lo itu. Lo bakal mendapatkan balasan setimpal dari gue."ucap Kevin penuh penekanan.


Tangannya mencengkram keras pergelangan tangan Putri sang anak kepala sekolah itu hingga sang pemilik meringis kesakitan.Mata elang Kevin masih menampakkan kemarahan.


Semua orang yang berada di kantin terkejut dengan perlakuan Kevin.Ketua OSIS yang terkenal akan sifatnya dingin tak tersentuh bisa bersikap kasar pada seorang perempuan hanya demi kekasihnya yang seorang nerd?


Ohh My God!! ini sangat langkah.


"Kevin tolong lepasin S-sakit."Rintih Liona. Gadis itu meronta berusaha memohon agar Kevin melepaskan cengkramanya dari pergelangan tanganya.


Melihat pemandangan didepannya membuat sisi iba dalam diri Luna muncul. Dia tau kekasihnya tak pernah main-main melakukan tindakan jika orang lain berani menyetuh kekasihnya.


Luna memang kesal tapi melihat wajah putri kepala sekolah kesakitan rasanya sudah impas bukan.Selain itu,Luna juga masih kesal pada rasa cemburunya yang tiba-tiba muncul dalam dirinya.


Akhhhhhhh..menyebalkan sekali.


"Terusin aja pegangan tanganya sampai kamu puas!"Ucap Luna sarkas.Ia lantas meraih tangan Amira dan menariknya agar segera keluar dari kerumuman itu.Tujuan mereka adalah kelas.


Dia sudah tidak peduli lagi jika dian dan Amira belum sempat makan, yang ada difikiranya hanya satu,Semoga Kevin segera menyusulnya.


Ucapan yang sebelumya diucapkan Luna adalah spontan karena kasihan pada Liona yang kesakitan. Tapi rasanya melihat Kevin menyentuh perempuan lain muncul rasa tidak rela padahal selama ini Luna biasa-biasa saja.

__ADS_1


Mata indah Luna terbuka perlahan.Melihat siapa yang duduk dihadapanya.Yah dia Kevin,kekasihnya .Laki-laki itu tengah menatap kekasihnya yang sedang marah padanya.


"ngapain kamu kesini? Udah mesra-mesraannya?" ujarnya sinis."Jadi selama ini kerjaan kamu disekolah kayak gini kalo nggak ada aku.Bagus banget."


"Kamu cemburu?"


"iya aku cemburu,puas. Luna menjawab dengan nada ketus. Ia memang selalu berkata jujur apapun yang dirasakan pada kekasihnya. Tidak ada yang disembunyikan.


"Tumben, biasanya kamu biasa aja pas aku belain kamu."


"gimana aku ngga cemburu kalo kamu mesra-mesraan gitu coba. Apalagi kaka kelas itu berani manggil kamu sayang."


Luna sengaja menjeda ucapanya.Lalu mendekatkan wajahnya pada Kevin,"kamu nggak selingkuh kan kevin sayang?


Mendengar ucapan Luna,Tawah Kevin terdengar. Dia tertawa dengan keras tanpa memperdulikan sekitarnya.Baginya ucapan gadisnya ini sangat lucu.Dia bilang selingkuh?haha Mustahil.


Lelaki itu jarang sekali tertawa lepas begini biasanya Kevin hanya menampilkan senyuman. Melihat tawa indahnya membuat Luna lupa segalahnya. Matanya terpaku pada pemandangan indah didepanya.


"Mau kemana?"


"Kamu ikut aja,ayo!"Kevin menarik tangan lembut Luna agar mengikutinya.


"Jelasin dulu mau kemana?"Luna menghentingkan langkahnya yang sebelumnya mengikuti Kekasihnya. Kevin menoleh pada kekasinya lalu tersenyum miring.


"Bawel banget sih yank."


Seketika Luna memekik saat tubuhnya digendong Kevin bagaikan karung beras.


🌺🌺🌺

__ADS_1


Next.......


tunggu yahh☺


__ADS_2