
Setelah mengetahui adanya acara makan malam, Angel gelisa karna tak tahu harus mengenakan pakaian apa. Kakaknya bahkan tak mengatakan apapaun soal itu.
Karna Angelina bercita-cita ingin menjadi seorang designer, ia pun tak ingin jika penampilannya di bawah standar. Kemanapun Angel pergi, selalu menomor satukan penampilannya.
Saat Angel sibuk mencari pakaian yang cocok untuknya di semua butik mewah, Dimas masih di sibukkan oleh pekerjaannya yang menumpuk karna tak masuk kerja kemarin.
Di sisi lain, Rissa juga telah menyiapkan pakain yang akan ia kenakan. Untung saja saat ia berjalan-jalan dengan Kelvin ia tak lupa membeli setelan.
Karna tak tahu akan mengenakan pakaian apa, ia pun memutuskan menelfon Dimas.
"Ya halo Ngel, kenapa?" Tanya Dimas di telfon.
"Halo Kak Dimas, gw harus mengenakan pakaian apa untuk acara ntar malam?" Tanya Angel to the point.
"Hah? Gw juga gak tahu, Papa gak bilang apa-apa soal pakaian. Kalau mau menghubungi Papa ya percuma, Lo tahu sendirikan kalau Papa pergi luar negeri hpnya selalu di luar jangkauan. Makanya Mama selalu ikut kemana Papa pergi biar gak khawatir." Jelas Dimas yang di benarkan oleh Angel.
"Terus gimana dong kak? gw gak mau kalau di pandang aneh orang lain tahu." Ucap Angel merajuk.
"Siapa juga yang mau lihatin Lo wkwkwk PD banget Lo jadi orang. Hm begini aja, ntar malam kita pakai pakaian yang nyaman dan sopan aja. Lagian ini cuma makan malam kan, paman pasti juga begitu." Jelas Dimas meyakinkan.
"Hm yaudah deh. Lo jangan lupa jemput gw ya, awas aja kalau lo telat gw gak mau ikut." Ucap Angelina.
"Iye iyee, udah ah gw masih banyak kerjaan lo malah gangguin gw padahal baru juga jam dua siang hadeh." Keluh Dimas pada Angel.
"Biarin aja, Siapa suruh lo ajak gw."
Baru ingin bicara, panggilan langsung di putuskan oleh Angel.
"Astaga, dasar bocah gila." Ucap Dimas mengusap kasar wajahnya.
Malam pun tiba, Angel sudah siap dengan menggunakan pakaian dress putih selutut dan sepatu hak tujuh cm yang membuatnya nampak elegant.
sepuluh menit lagi pukul tujuh, tapi Dimas belum muncul juga. Angel mencoba menghubungi Dimas, ternyata ban mobil Dimas bocor dan perlu di tambal. Dimas meminta Angel menunggu sebentar membuat Angel seketika badmood.
"Iss udah cantik gini malah di suruh nunggu, keburu makeup gw luntur huhu." Gerutu Angel saat bercermin.
Setengah jam kemudian, suara klakson mobil di depan rumah berbunyi menandakan Dimas telah tiba. Angelpun turun ke bawah dan menemui kakaknya dengan emosi.
"Kok Lo lama banget sih? katanya sebentar tahu-tahunya setengah jam. Gw tuh udah siap dari tadi, malah telat." Jelas Angel.
"Heh bocah, gw juga udah siap dari tadi. Namanya juga musibah mana ada yang tahu, udah deh daripada makin telat ke acara paman mendingkita berangkat sekarang." Ucap Dimas kemudian masuk ke dalam mobilnya di susul oleh Angel.
__ADS_1
Sesampainya di sana, mereka langsung menuju ruangan yang sudah di katakan Papanya. Tapi sebelum mereka pergi, mereka menghubungi pamannya yang ternyata juga baru sampai bersama teman-temannya.
Saat Pak Pratama dan teman-temannya menghampiri Angel dan Dimas, mereka semua bergegas menuju ruang VIP bertemu rekan bisnisnya.
Saat hampir sampai, tiba-tiba..
DEG!!
'Oh tuhan, bukankah dia Kak Yudi senior gw dulu di kampus. Gak nyangka ketemu idola gw OMG.' Batin Angel melihat Yudi alias Kelvin duduk di samping seorang wanita
"Maaf kami terlambat." Ucap Pak Pratama pada mereka semua sambil bersalaman.
"Tidak apa-apa kami juga baru sampai." Balas Pak Deandra sambil bersalaman.
Tak lupa Pak Pratama mengenalkan kedua keponakannya yang juga ikut menggantikan kehadiran Papanya yang membuat Pak Deandra sangat terkejut.
"Ohya perkenalkan ini keponakan saya Dimas Prayoga Dan Angelina Prayoga" Kata Pak Pratama memperkenalkan keponakannya.
"Halo saya Dimas Prayoga Panggil saja Dimas" Ucap Dimas memperkenalkan diri juga di ikuti oleh Angel.
"Halo saya Angelina Prayoga kalian bisa Panggil saya Angel."
"Iya, saya lupa bilang kalau Prayoga adalah Adik saya." Kata Pak Pratama terkekeh.
"Wah benarkah? Ternyata kami bekerja sama dengan Kakak dari pengusaha terbesar haha" Ucap Pak Deandra ikut tertawa.
Di saat mereka asik berbincang, Kelvin mengamati Angel dengan seksama karna merasa tak asing baginya.
Saat foto jodohnya yang di tunjukkan oleh Papanya adalah Angel, Kelvin merasa tak asing dengan wajahnya. Kelvin mencoba mengingat-ingat tapi tak juga ia ketahui.
'Ku harap dia tak mengenaliku, berhubung kami tak bertemu saat acara perjodohan konyol itu. Jangan sampai dia mengatakan kalau aku ini jodohnya, bisa-bisa Rissa sakit hati.' Batin Kelvin tak menghiraukan sekitarnya.
Saat Kelvin tersadar, ia melihat Dimas memperhatikan Rissa dengan wajahnya yang agak m*$*m membuat Kelvin mengepalkan tangannya dengan erat.
Acara makan malam pun selesai, semuanya telah pergi selain Rissa, Kelvin dan Dimas. Membuat Kelvin bertanya-tanya mengapa ia masih disini!
"Pak Dimas tidak pulang? Saya dan Bu Rissa akan pulang" Ucap Kelvin pada Dimas
"Oh iya saya juga akan pulang. Ohya Bu Rissa apa saya boleh meminta nomor Bu Rissa? Ah bukan bermaksud lain, Saya hanya ingin berdiskusi masalah pekerjaan. Mungkin saja saya tertarik untuk bekerja sama dengan perusahaan ibu." Jelas Dimas panjang lebar membuat Kelvin tak suka.
'Dasr modus, bilang aja pengen dekatin Rissa. Tidak akan ada cela untuk kamu mendekati wanita yang selama ini ku tunggu-tunggu.' Gumam Kelvin saat melihat buaya darat meminta nomor.
__ADS_1
"Kenapa tidak meminta nomor Pak Deandra saja ya Pak? Saya hanya bawahan tidak pantas untuk berbicara dengan orang besar"
"Saya tak menilai itu Bu Rissa. Saya meminta nomor Bu Rissa karna kata paman saya presentasi Bu Rissa sangat luar biasa. Saya penasaran jika bekerja sama dengan Ibu." Ucap Dimas lagi.
"Oh begitu Pak. Baiklah nomor saya 0811911341, Semoga kita bisa bekerja sama ya Pak, Kalau begitu kami pamit pulang dulu." Rissa pun pamit pada Dimas dan berlalu pergi bersama Kelvin.
Di perjalanan saat Dimas fokus menyetir, Angel terus menerus membayangkan tatapan Yudi alias Kelvin padanya yang membuatnya salah tingkah dan membuat pipinya merona.
Orang yang selama ini Angel idolakan, sampai menolak semua pria lain. Jika bersama pria lain, Angel hanya menjadikannya pelampiasan. Tak ada yang benar-benar membuat Angel jatuh cinta selain Yudi.
Saat asik melamun, Dimas dari tadi memperhatikan adik semata wayangnya itu tersenyum-senyum sendiri.
"WOYYY." Panggil Dimas membuat Angel tebangun dari khayalan indahnya.
"Apaan sih Lo Dim, Lo mau adek Lo yang cantik dan satu-satunya ini mati sebelum nikah ya.?" Teriak Angel pada Dimas karna tak terima khayalan indahnya di ganggu.
"Habisnya lo dari tadi gw ajak ngomong gak di respon malah senyum-senyum sendiri. Lo gak kerasukan Kunti atau dedemit kan.?" Ucap Dimas heran.
"Gw masih sadar gak ada kerasukan setan. Eh Lo ingat gak dulu gw pernah cerita kalau gw suka sama senior gw di kampus." Tanya Angel pada Dimas.
"Hm maksud Lo Yudi? Cinta yang bertepuk sebelah tangan itu? Atau cinta yang gak pernah di pandangi ppffftt." Jawab Dimas sambil tertawa.
"Iss rese' Lo. Gw serius tahu." Ucap Angel cemberut setelah menggebrak bahu kakaknya dengan tas.
"Ppfft haha, iya deh iya. Emangnya kenapa dengan Yudi? Tumben Lo bahas tentang dia lagi, terakhir kali Lo cerita tentang dia waktu dia wisuda dan Lo nangis-nangis siang malam kan." Kata Dimas mengingatkan.
"Lo tahu gak yang kita temui tadi, Lo kenal gak Kelvin itu.?" Tanya Angel menggebu gebu.
"Tahu, teman bisnisnya Paman kan." Jawab Dimas kemudian.
"Lo tahu gak, Yudi yang selama ini gw ceritain ke Lo itu hari ini kita udah ketemu dia kyaakk!!!" Ucap Angel memeluk tasnya sambil tersenyum-senyum malu mengingat Kelvin memperhatikannya saat mereka bertemu.
"Ha? Maksud Lo Kelvino itu Yudistira yang Lo suka selama ini? Tapi kok dia biasa aja lihat Lo, kayak orang asing." Kata Dimas menyadarkan Angel.
"Lo emang bener, Yudi dan gw gak pernah berkenalan. Cuma gw yang kenal dia sampai akhirnya dia wisuda." Jelas Angel pada Dimas membuat kakaknya itu geleng-geleng kepala.
Ketika kamu pernah memberikan perhatian terhadap seseorang secara berlebihan, maka kamu akan mendapat rasa sakit yang lebih sakit dari apa yang seharusnya kamu dapatkan!
**********************
(JANGAN LUPA FOLLOW AKUN FB Amelshope YA BESTIE)
__ADS_1