
Malam harinya silvi meminta putranya untuk tidur dikamarnya sebab besok ia harus berangkat keluar kota untuk urusan pekerjaan. Sebenarnya ia sangat sedih ini kali pertama ia meninggalkan sang putra tapi apa boleh buat ia tidak dapat berbuat lebih selain membujuk sky agar dapat mengerti kepergiannya kali ini.
"sky" ucap silvi memperhatikan putranya yang sedang asik bermain robot dikasurnya
"ada apa mommy?" jawab sky
"mommy ingin mengatakan sesuatu" ucap silvi
"apa itu mom?" sky menghentikan kegiatannya dan menatap sang ibu yang terlihat serius
"besok mommy harus keluar kota ada pekerjaan yang harus dikerjakan disana" ucap silvi pelan
"kemana mommy?" tanya sky
"bandung" jawab silvi
"berapa hari mommy akan disana?" tanya sky kembali
"paling lambat satu minggu nak" jawan silvi
"apa aku tidak boleh ikut?" tanya sky membuat silvi merasa tidak enak hati
"bukan tidak bisa sayang, tapi jika sky ikut sky akan merasa terabaikan karena mommy akan sangat sibuk disana" silvi menjelaskan dengan perlahan lahan
"baiklah mommy, pergilah tapi jangan lupa istirahat ya mommy" pesan sky
Silvi langsung memeluk putra semata wayangnya, sky merupakan anak yang memiliki empati tinggi terhadap keluarga maupun orang lain.
"terima kasih sayang" ucap silvi mengecupi seluruh bagian wajah sky
"sama sama mommy, beri kabar sky ya jika mommy tidak sibuk" pinta sky
"tentu saja sayang, mommy tidak akan melupakan anak tampan mommy ini" ucap silvi
"mommy juga cantik" balas sky
"thankyou so much my son" silvi kembali memeluk sang putra.
Keesokan harinya, setelah mengantar kepergian ibunya ke bandung, sky kembali dikunjungi sang ayah. syaquel yang sudah tahu mengenai kepergian silvi kebandung dapat langsung mengerti saat melihat wajah murung anaknya.
"nak kenapa cemberut seperti itu hum?" ucap syaquel basa basi
"daddy kenapa kalian tidak kembali bersama saja lagi? Supaya mommy berhenti bekerja dan selalu menemaniku" celoteh sky
Syaquel tergugu dengan ucapan sky, ia sangat terpukul melihat betapa besar imbas yang harus diterima putranya ini akibat dari perbuatannya.
"maaf sky" hanya kata itu yang pantas ia ucapkan pada anaknya
"dad, apa kalian tidak ingin bersama lagi dan membuat adik untukku?" tanya sky layaknya orang dewasa
"itu tidak mungkin sky, jika kau menginginkan seorang adik maka biarkan mommy menikah dengan uncel calvin" ucap syaquel dengan berat hati
"no dad, aku akan berusaha agar mommy dan daddy bisa bersatu lagi" ucap sky tegas
"jangan sky, jika kau membocorkan rahasia kita maka daddy tidak akan bisa bertemu denganmu lagi" tahan syaquel
"aku tidak akan membocorkan rahasia kita daddy, aku akan berjuang dengan caraku sendiri" ucap sky
Syaquel hanya bisa terdiam, bolehkah ia menaruh sedikit harapan pada usaha putranya ini. Walau ia tahu jika silvi pasti tidak akan mau kembali padanya.
"daddy aku punya satu permintaan, apa dad bisa menurutinya?" tanya sky
__ADS_1
"tentu nak" jawab syaquel dengan yakin
"menginaplah untuk malam ini, aku ingin tidur bersama daddy" pinta sky
Syaquel kembali terdiam, entah jawaban apa yang akan ia beri agar tidak mengecewakan putranya. Sejujurnya ia sangat ingin tidur bersama sky namun tentu saja harus seizin tuan rumah ini.
"tidak boleh ya dad?" tanya sky membuyarkan lamunan syaquel
"boleh nak, tapi sky harus minta izin kakek dulu" syarat syaquel
"oke tidak masalah , daddy tunggu disini biar aku temui kakek" ucap sky berlari
"hati hati nak" pekik syaquel
.
"kakek kakek kakek" sky berteriak
"sky sayang kenapa lari lari nanti jatuh" pekik bu liza yang sedang berada diruang keluarga
"nenek dimana kakek?" tanya sky
"diteras belakang nak" jawab bu liza
"kakek kakek" sky kembali berlari dan berteriak
"ada apa jagoan? Kenapa kau lari lari seperti itu" ucap pak leon
"kakek aku ingin bicara" ucap sky sambil mengatur nafasnya
"baiklah bicara saja" ucap pak leon sambil terus sibuk membersihkan stik golf nya
"kakek hentikan dulu ini" sky merebut benda itu
"ohaha, baiklah jagoan kakek maaf maaf" ucap pak leon sambil terkekeh
"hal penting apa yang ingin kau bicarakan bos?" tanya pak leon
"hmm kakek, boleh tidak jika daddy ku menginap malam ini saja?" ungkap sky penuh harap
"menginap?" pak leon kembali memastikan pendengarannya
"iya kakek, malam ini tidak ada mommy jadi aku ingin merasakan tidur bersama daddy sekali saja" ucap sky sembari memohon
pak leon menatap kedua mata cucunya, terlihat jelas sky menaruh harapan besar padanya. Tidak ingin membuat sang cucu kecewa apalagi merasa kehilangan kasih sayang sosok ayah, pak leon akhirnya menyetujui permintaan sky.
"baiklah bos, tidak masalah jika hanya untuk semalam" jawab pak leon
"benar kakek?" tanya sky memastikan
"iya nak" jawab pak leon sambil mencubit pipi gembul sky
"yeeee yeeeee, terima kasih kakek" sky memeluk kakeknya
"sama sama bos" ucap pak leon
Sky berlari kembali untuk menemui ayahnya dilantai atas
"daddy daddy" panggil sky
"bagaimana?" tanya syaquel penasaran
__ADS_1
"kakek setuju" ucap sky dengan penuh semangat
"kau tidak bohong kan?" tanya syaquel
"tentu saja tidak daddy" jawab sky
"bagus, kalau begitu kita bisa tidur bersama malam ini" ucap sky
"iya daddy, aku sangat bahagia" ungkap sky
Sepanjang hari syaquel menemani putranya, mulai dari memandikan sky, menyuapi sky, mengajari sky belajar dan bermain, hingga meniduri sky.
"ayo sky kita bobo, ini sudah jam 9 malam bergadang tidak baik untuk kesehatan" sky menarik selimut untuk menutupi tubuhnya dan sky.
"baiklah daddy ayo" baru saja mereka akan tidur pintu kamar sky diketuk oleh gadis
Tok..tok..tok
"ada apa gadis?" tanya sky yang sudah membukakan pintu
"kakak silvi menelpon dan ingin bicara dengan sky" ucap gadis dengan ponsel ditangannya
"what" syaquel terkejut
"baiklah silahkan masuk dan aku akan tunggu disini" ucap syaquel agar ia tidak tertangkap kamera karena silvi melakukan panggilan vidio
syaquel masih berdiri diambang pintu sedangkan gadis mendekati sky yang sedang duduk diranjang
"sky" ucap silvi setelah panggilan terhubung kembali
"mommy" pekik sky dengan gembira
"kau sedang apa sayang? Apa sudah mau tidur?" tanya silvi diseberang sana
"iya mom, mommy sedang apa? Apa mommy sudah makan?" tanya sky menghawatirkan ibunya
"tentu sudah sayang, mommy baru saja sampai dihotel dan akan istirahat" jawab silvi
"oh baiklah mom jaga kesehatan ya" ucap sky
"iya sayang, ngomong ngomong malam ini sky tidur dengan siapa? Kenapa tidak tidur dengan kak gadis?" tanya silvi karena tadi saat ia menelpon gadis berada dikamar pribadinya
sky menatap syaquel yang sedang berdiri dibelakang pintu, pria itu nampak takut dan gelisah.
"aku ditemani nenek mom, tapi nenek masih dikamarnya mungkin sedang ganti pakaian" jawab sky dengan tenang
"oh baiklah nak, jika begitu istirahatlah dan jadi anak pintar ya sayang" pesan silvi
"iya mommy, mommy juga sebaiknya istirahat saja" ucap sky
"siap bos" panggilan akhirnya terputus.
syaquel kembali mendekat, sedangkan gadis pamit pergi.
"baiklah apa kau sudah senang berbicara dengan mommy?" tanya syaquel
"sangat senang daddy" jawab sky
"baguslah, ayo kita tidur" ajak syaquel
"good night dad" ucap sky mengecup pipi syaquel
__ADS_1
"sweet dreams my boy" syaquel pun sebaliknya
Malam itu terasa sangat damai, mereka tidur dengan nyenyak dan lelap, melepas semua beban kerinduan yang ada pada diri masing masing. Malam ini akan menjadi kenangan yang tidak akan terlupakan bagi mereka berdua.