
Saat ini silvi sudah berada diruangan kerja, ia akan mengecek rekaman Cctv kemarin dirumah ini. Jari jemarinya mulai mengotak atik komputer yang ada disana. Dan ia menemukannya,
Ia memulai dari rekaman cctv diarea pekarangan rumah pada pukul 8 pagi. Mobil berwarna hitam dengan Nomor flat yang sangat ia kenal masuk dan parkir dipekarangan rumah ini dengan mudah tanpa ada halangan.
Silvi menahan nafasnya sebentar sedangkan jantungnya berdegup kencang dan keringat dingin mulai membanjiri telapak tangannya.
Seorang pria keluar dari mobil itu, silvi menjeda rekaman itu sejenak untuk memperjelas apa yang ia lihat, silvi menzoom gambar didepannya. Dan ternyata benar, Syaquel.
"kenapa dia bisa masuk kedalam rumah ini" silvi mengusap wajahnya dengan frustasi
Silvi dengan penasaran melanjutkan kembali rekaman yang sempat ia jeda tadi, dengan langkah gontai syaquel masuk ke dalam rumah bahkan ia disambut hangat oleh kedua orang tuanya, hingga akhirnya pria itu masuk ke dalam kamar putranya.
"oh sial" silvi berteriak
Sayang sekali cctv itu tidak terhubung hingga kedalam kamar sky,mereka memang tidak memasang cctv disetiap kamar karena ruangan itu sebuah privasi.
Namun silvi ingat, ia pernah memasang Cctv dikamar sky yang terhubung langsung pada laptopnya. Dulu ia sengaja memasang Cctv itu untuk memastikan sky aman diasuh oleh gadis tetapi ia sendiri tidak pernah mengecek cctv itu. Semoga saja cctv dikamar sky masih aktif sehingga ia dapat melihat jelas apa yang dilakukan syaquel bersama sky.
Silvi menghapus air matanya yang sempat menetes lalu menghembuskan nafasnya perlahan, ia beranjak dari ruangan itu menuju ke kamarnya. Namun, baru saja silvi membuka pintu sang putra sudah berdiri didepan pintu ruang kerjanya.
"sky" silvi menunduk mensejajarkan tubuhnya dengan sky
"mom, tadi aku mencari mommy tapi ternyata mommy disini, apa mommy masih sibuk?" tanya sky
"tidak sayang, mommy hanya mengecek sesuatu dan mommy baru ingin membangunkanmu" ucap silvi mengelus wajah sang putra yang begitu mirip dengan sky
"mommy apa kita jadi jalan jalan?" tanya sky
"tentu, jika kau ingin jalan jalan maka mommy akan mengajakmu berkeliling" jawab silvi
"baiklah ayo kita bersiap" ajak sky
"eits, anak mommy kan belum sarapan jadi kita sarapan dulu baru kita bersiap oke?" bujuk silvi
"oke mommy" sahut sky dengan girang
Silvi menyuapi anaknya dengan penuh kasih, menatap wajah sky membuat hatinya bersedih serta kacau. Selama bertahun tahun ia menyembunyikan sang putra dari pria yang ia benci namun ternyata semua percuma.
"mommy sudah habis, ayo kita bersiap" ajak sky
"baiklah ayo" silvi menggendong sang putra
Saat ini, silvi membawa sang putra ke kebun binatang namun sebelum itu mereka mampir ke supermarket untuk membeli beberapa makanan sebagai bekal mereka.
"mommy beli es cream juga" ucap sky sedang memasuki snack ke keranjang
"es cream tidak bisa disimpan diranselmu sky, dia akan meleleh sebelum kita sampai dikebun binatang" ucap silvi
"baiklah aku akan beli satu untuk dimakan dimobil saja" sahut sky
"baiklah sky jangan lari lari tunggu mommy" ucap silvi
sky tetap berlari dan tidak sengaja menabrak orang.
__ADS_1
"aduh" sky terduduk dilantai supermarket
"sky" pekik silvi, ia berlari kecil mendekati sang putra
"kau tidak apa apa nak?" tanya pria yang ditabrak sky pria itu mengangkat tubuh sky dan memperbaiki topinya yang hendak menutupi wajah mungil sky
"da.." mulut sky langsung dibungkam oleh syaquel
"kau tidak apa apa kan?" tanya syaquel sambil memberi isyarat pada sky bahwa silvi sudah dekat dengan mereka
Tanpa aba aba silvi menarik putranya dari genggaman pria itu. Ya, pria yang ditabrak oleh sky adalah syaquel daddynya sendiri.
"aku tidak apa apa uncle, Iam sorry" ucap sky bersandiwara
"tidak apa apa nak, akulah yang salah sudah membuatmu jatuh" ucap syaquel
Sedangkan silvi melemparkan tatapan tajam pada syaquel, ia juga menyembunyikan sky dibelakang tubuhnya.
"sil" panggil syaquel pelan
"apa itu putramu?" tanya syaquel
Silvi tersenyum sinis, sepertinya pria didepannya ini sedang beradu akting dengan putranya.
"tidak perlu basa basi tuan" silvi hendak menarik sky untuk segera pergi dari sana namun syaquel menahan langkahnya.
"sil, bisakah bicara sebentar? Sebentar saja" ucap syaquel memohon
"aku tidak punya waktu" jawab silvi, dan berlalu dari sana.
Hari ini, syaquel sangat bahagia bisa melihat silvi dan anaknya diwaktu dan tempat yang tak terduga seperti ini.
Di kebun binatang, silvi dan sky berjalan beriringan melihat lihat fauna fauna yang ada disana. Sesekali mereka beristirahat duduk, karena sky ingin mencicipi snack yang ia bawa.
"sky mommy boleh bertanya sesuatu?" tanya silvi
"boleh mom" jawab sky sambil mengunyah
"pria yang kau tabrak disupermarket tadi, apa sky mengenalnya?" tanya silvi
"tidak mom" jawab sky cepat
"benarkah?" tanya silvi lagi dan sky mengangguk dengan cepat
"baiklah, lusa ulang tahunmu sky ingin merayakan ulang tahun dimana?" tanya silvi
"dirumah saja mom" jawab sky
"baiklah kita akan mengadakan ulang tahun yang meriah dirumah" ucap silvi
"aku ingin tema pesawat terbang dan aku akan memakai baju pilot mom" ucap sky
"baiklah baik, kau akan menjadi pilot dan mommy pramugari nya" sahut silvi
__ADS_1
"yeyy" sky bersorak gembira
Ditempat yang sama, syaquel sedang menjadi pengutit mantan istri dan anaknya ia juga mendengarkan percakapan mereka tadi.
"aku akan memberikan hadiah spesial untuk sky" batin syaquel
Keesokan harinya, silvi kembali bekerja untuk menyelesaikan beberapa pekerjaannya yang menumpuk sebab besok ia harus mengambil cuti untuk ulang tahun putra semata wayangnya.
"mommy akan usahakan pulang lebih cepat ya" silvi membujuk putranya yang merajuk
"janji ya mom?" ucap sky sambil mengajukan jari kelingkingnya
"janji sayang" silvi melingkarkan jari kelingkingnya ke jari sang putra
Setelah mendapatkan izin dari sang putra, silvi langsung bergegas menuju ke kantor. Dipersimpangan jalan silvi melihat mobil syaquel melaju berlawanan arah dengan mobilnya, silvi ingin mengikuti mobil itu agar ia bisa melihat langsung apa syaquel pergi ke rumahnya menemui sky namun ia melihat jam tangannya ia sudah sangat telat ke kantor.
"sudahlah, aku akan mengecek cctv saat sampai dikantor nanti" ucap silvi, dan melajukan mobilnya ke kantor
"Sky, daddy datang" ucap bu liza memanggil sky yang sedang ditaman belakang menangkap kupu kupu bersama gadis
"daddy" teriak sky dan berlari memeluk syaquel
"daddy besok ulang tahunku" ucap sky
"iya sayang daddy sudah tahu" jawab syaquel
"apa daddy akan datang?" tanya sky
"jika daddy datang, mommy pasti akan marah" ucap syaquel
"benar juga ya dad" celoteh sky
"tapi daddy akan berusaha datang, sky jangan sedih" ucap syaquel
"ya daddy, apa daddy sudah sarapan?" tanya sky
"sudah sayang" jawab syaquel
"sky, daddy ingin membelikan sky hadiah, tapi daddy bingung apa yang sky inginkan" ucap syaquel
"hmm aku ingin hellikoter dad" celoteh sky
"oh ya?" tanya syaquel
"ya dad, jika sky sudah besar maka sky akan belajar membawa hellikopter" celoteh sky
"baiklah daddy akan berikan hellikopter untuk sky" ucap syaquel
"tapi hellikopter kan mahal dad" ucap sky
"apapun untuk sky" ucap syaquel.
Hari ini rumah cukup ramai, ziva dan keluarganya datang begitupula vanya dan keluarganya mereka membantu silvi mendekorasi taman belakang yang akan digunakan untuk pelaksaaan ulang tahun sky
__ADS_1
Tidak hanya ulang tahun, besok silvi akan membongkar kebohongan keluarganya sendiri yang selama bertahun tahun telah menipunya.