Come Back Together

Come Back Together
Wanita paling rapuh


__ADS_3

"ya tuhan, apa yang terjadi padamu el?" bu candra bahkan menangis melihat keadaan anaknya


"mommy terjadi insiden kecil diperjalanan saat aku menuju kemari, tapi aku tidak apa apa mommy hanya luka kecil dan besok pasti akan sembuh" jawab syaquel agar mommy nya tenang


"lalu kenapa kau menggunakan kursi roda jika kau baik baik saja el? Apa kau tidak mampu berjalan? Atau kakimu patah? Ya ampun tanganmu juga di balut banyak perban" bu candra semakin histeris


"mommy aku mohon tenanglah, tidak perlu khawatirkan aku lihat aku sehat sehat saja, justru yang patut di khawatirkan adalah kesehatan mommy" ucap syaquel


"sekarang katakan padaku, kenapa mommy bisa tiba tiba drop? Apa yang sudah mommy lakukan hum?" sambungnya


bu candra enggan menjawab pertanyaan putranya, wanita itu hanya menangis dalam diamnya.


"mommy kenapa tidak menjawab?" ucap syaquel


"maafkan mommy yang hanya bisa merepotkanmu el" sahut bu candra


"itu bukan jawaban yang aku inginkan. Apa mommy makan sembarangan? Atau mommy mengerjakan sesuatu? Ayo jawab yang benar mommy?" tanya syaquel


Namun bu candra tidak menjawab, ia masih menangis sesegukan.


"kim" ucap syaquel dengan tatapan mengintimidasi


"aku juga tidak tahu el, hanya saja saat aku masuk ke kamar aku melihat beberapa butir kacang polong dilantai, aku panik saat melihat mommymu tergeletak dan mengeluarkan busa dimulutnya" jawab kimberly


"mom apa yang kau lakukan, jangan seperti anak kecil yang perlu diingatkan dan diawasi, kau seharusnya sudah tahu jika mengonsumsi kacang polong alergimu bisa kambuh dan itu sangat berbahaya untuk kesehatanmu mommy. Apa kau berniat bunuh diri? mommy ingin meninggalkanku dan syeila secepat ini?" syaquel marah dengan tindakan ceroboh bu candra


"el marah marah tidak akan menghasilkan apapun, lebih baik kau menenagkan ibumu agar dia merasa lebih baik" silvi buka suara setelah cukup lama diam.


"aku hanya kesal sil, aku kesal dengan tindakan mommy yang selalu ceroboh, apa mommy tidak bisa mengingatku saat melakukan hal yang berbahaya? Atau setidaknya ingatlah dengan syeila bagaimana jika dia kembari dari london dan mommy sudah tiada, apa mommy tidak memikirkan itu?" ucap syaquel


"el, mommy tidak ingin selalu menjadi bebanmu, kau sudah banyak menanggung masalah dan mommy tidak pernah membantumu malah menambah masalahmu" ucap bu candra

__ADS_1


Sebenarnya fisik bu candra sehat sehat saja, ia kemudian menjadi sakit sakitan setelah suaminya berselingkuh dan pergi meninggalkannya dengan kedua putra putrinya yaitu syaquel dan syeila, menurut pemeriksaan dokter sejak kejadian itu batin bu candra terguncang hebat sehingga membuatnya depresi berat, bu candra sering melakukan tindakan tindakan percobaan bunuh diri jika ia sedang sendirian dan teringat akan suaminya. Itu sebabnya syaquel mengutus kimberly yang memang bekerja sebagai asisten dokter psikiater ibunya agar selalu menemani dan mengurus keperluan ibunya mulai dari makan makanan dengan gizi yang seimbang, minum obat dengan tepat waktu, dan tentunya membantu penyembuhan depresi yang dialami bu candra.


"mommy aku tidak pernah merasa seperti ini, buang jauh jauh pemikiran pemikiran tidak berguna seperti itu, aku anakmu jadi apa salahnya jika aku mengurusmu, aku menginginkan kesehatanmu mommy. Aku mohon jangan memikirkan hal hal yang membuatmu stress" ucap syaquel


Silvi dapat melihat ketulusan dimata syaquel, ya sejak dulu ia tahu jika syaquel adalah pria yang baik, penuh dengan perhatian dan kasih sayang. Namun entah mengapa sejak ia mengandung syaquel sifat serta sikap pria itu berubah 180 derajat dari yang ia kenal.


Syaquel menjadi sangat posesif, ia selalu menuduhnya berselingkuh sampai berbuat kasar kepadanya, mungkin sejak kejadian perselingkuhan ayahnya syaquel berubah lebih tempramental terhadap pasangannya sendiri. Apapun yang dilakukan silvi terlihat salah dimatanya dan selalu dikaitkan dengan kasus yang menimpa rumah tangga kedua orang tuanya.


Ponsel yang berdering mengagetkan silvi, ia buru buru mengeluarkan benda itu dari tasnya untuk melihat siapa yang menghubunginya. Dari kantor polisi? Ah iya, dia sampai lupa jika harus segera ke kantor polisi untuk memberikan keterangan.


"el, aku harus pergi" pamit silvi


"kau mau kemana sil?" tanya syaquel


"aku harus ke kantor polisi untuk memberikan keterangan mengenai kejadian tadi" jawab silvi


"kau tidak apa apa pergi sendirian?" tanya syaquel


"ya, jangan khawatir" jawab silvi


"iya tante, aku ada urusan sebentar setelah itu aku harus pulang dulu karena sky menunggumu, jaga dirimu dan lekaslah sembuh, aku pamit" ucap silvi dengan ramah


Silvi pun pergi berlalu dari sana, bu candra dan kimberly pun menatap syaquel dengan penuh pertanyaan dikepala masing masing.


"apa ada kabar baik el?" tanya bu candra


"yang terpenting adalah semoga setelah hari ini semua menjadi lebih baik lagi" jawab syaquel dengan senyum yang memekar


"apa kalian sudah berbaikan?" tanya kimberly curiga


"entahlah, tapi aku senang hari ini dia menunjukkan kepeduliannya terhadapku" jawab syaquel

__ADS_1


Kimberly mendesis kesal, sungguh itu bukan jawaban yang ia harapkan. jalannya akan semakin sulit jika seperti ini.


"syukurlah, semoga hubungan kalian semakin membaik dan kalian bisa kembali hidup bersama" ucap bu candra


"ya semoga saja bu" jawab syaquel


Silvi datang ke kantor polisi untuk memberikan keterangannya mengenai kejadian yang terjadi padanya siang tadi. setelah semuanya selesai ia pun langsung kembali ke rumah, sky sudah menunggunya untuk pergi berbelanja keperluan sekolahnya.


"mommy" teriak sky hendak memeluk silvi yang baru saja tiba


"sky, mommy baru saja dari luar mommy bersihkan diri dulu baru kita pergi berbelanja ya" silvi menutupi noda darah syaquel yang ada dibajunya dengan tas


"baiklah mommy, aku juga akan bersiap siap" sky pun berlari menunju kamarnya begitu pula dengan silvi


Silvi memandangi dirinya dari pantulan cermin, yang terjadi hari ini tidak bisa dianggap sebuah kebetulan, kejadian tadi membuat ia sadar akan sikap kerasanya terhadap syaquel dan sekarang pria itu sedang terluka demi menolong dirinya dari bahaya.


"apa aku sudah harus memaafkan nya?" batin silvi


"tidak, aku belum bisa melakukkan itu. Hatiku masih tidak mampu untuk melupakan semua yang dia perbuat padaku" ucapnya dalam hati


"tapi yang sudah ia lakukan hari ini untuknya bukanlah sesuatu yang sepeleh, ia membahayakan nyawanya demi menyelamatkan diriku" silvi kembali berbicara pada dirinya sendiri


"dan bagaimana dengan sky? Sky pasti akan sedih jika tahu el sedang dirawat dirumah sakit" pikirannya menjadi kalut


Silvi tidak bisa membendung air matanya, ia bingung dengan keadaan yang menimpa dirinya saat ini, kenapa semua harus terjadi padanya?


"tuhan, tolong bantu aku melewati semua ini, sesungguhnya aku wanita paling rapuh yang hanya berpura pura tegar didepan putraku, aku mohon bimbinglah aku untuk menjadi wanita sabar dan kuat agar bisa melewati masalah yang datang pada keluargaku" ucap silvi


silvi menghapus air matanya, ia merasa lega setelah mencurahkan isi hatinya pada sang pemilik jiwa dan raganya.


"aku akan merawat el sampai dia sembuh, ya aku berhutang budi padanya dan ia harus membalas itu" ucapnya

__ADS_1


"mommy aku sudah siap" teriak sky dari luar


"oke sayang let's go" silvi keluar dari kamarnya dan menemani putranya ke pusat perbelanjaan


__ADS_2