Cowok Buaya Vs Gadis Galak

Cowok Buaya Vs Gadis Galak
Saling Kenal


__ADS_3

"Brian," panggilan itu membuat Brian menoleh sekaligus cewek yang kini merasa kesal di samping Brian.


"Bang Rion."


"Abang...."


"Eh, kalian saling kenal?" pertanyaan Zorion membuat Zizi seketika menekuk wajahnya kesal. Dia tidak mau dianggap mengenal cowok playboy seperti Brian.


"Cuma temen..."


"Iya, bang kita kenal deket sekelas malahan sekarang," jawab Brian membuat Zizi mendelik tajam ke arah Brian.

__ADS_1


Dia tidak suka dengan apa yang dikatakan oleh Brian. Sepertinya dia ingin sekali menunjukkan seberapa dekat hubungan Zizi dengan Brian.


"Wah, lama tidak bertemu bro, bagaimana kabarmu?" tanya Zorion yang tampak begitu akrab dengan Brian.


"Alhamdulillah, baik bang. Seneng juga aku bisa bertemu Abang kembali di kota J ini. Sudah lama sekali kita tidak pernah bertemu. Aku butuh banyak pencerahan masalah bisnis dengan kakak neh," ujar Brian yang tampak begitu dekat dengan kakak lelaki dari zizi.


Sepertinya Zizi musti meluruskan apa yang menjadi banyak pertanyaan di kepalanya saat ini.


"Tunggu dulu, kok kalian sudah saling mengenal. Memangnya Abang sudah kenal dengan dia?" tanya Zizi panjang. Dia ingin memperjelas jawaban sang Abang.


"Dia lupa mungkin bang, ya sudah ayo kita duduk-duduk dulu bang. Sambil menikmati makanan, sepertinya Zizi juga belum makan dengan baik tadi," ujar Brian dengan perhatiannya membuat Rion hanya tersenyum simpul mendengar betapa perhatiannya Brian kepada Zizi. Seakan Dejavu dengan apa yang dulu pernah lelaki itu lakukan kepada sang adik.

__ADS_1


"Baiklah, kita duduk di sana saja. Sambil mengobrol juga. Aku sudah tidak sabar untuk sharing banyak hal denganmu, Brian," ujar Rion sambil memeluk bahu Brian.


"Abang bawa saja dia," ujar Zizi tidak berminat untuk ikut ke tempat yang abangnya dan brian tuju. Zizi kepengen menyendiri saja malam ini di balkon rumahnya. Sungguh dia tidak berminat melanjutkan pesta tersebut.


"Jangan mulai zi, ayo nanti aku ambilkan banyak makanan buat kamu ya," ajak Brian dengan nada yang lembut.


Tidak itu saja, cowok buaya itu juga menarik lengan Zizi dengan lembut dan mengajak gadis bar-bar dan juga galak itu mengikutinya. Zizi sempat meronta akan tetapi tatapan memohon dari Brian membuat hati zizi mendadak tidak enak. Dia hanya menghela napas panjang saat Brian dengan manisnya memperlakukannya bak seorang putri dari negeri dongeng di malam hari itu.


"Ayo zi, makanlah, ini juga minumannya ya. Kalau ingin sesuatu lagi bilang, nanti biarkan aku yang ambilkan ya," ujar Brian dengan penuh kelembutan setelah mengambilkan makanan untuk Zizi kemudian cowok itu duduk kembali di samping Rion, kakak kandung Zifanya.


"Anak itu kesambet apaan sih? Segitunya banget perhatian sama aku. Semakin nggak bisa dibiarin sikapnya yang sok perhatian itu bisa menimbulkan salah paham buat semua orang yang ada," batin Zifanya sambil menyuapkan makanan yang tadi dibawakan oleh Brian.

__ADS_1


Zizi memang tidak suka akan kelakuan Brian yang buaya darat dan sok cari perhatian kepadanya, menurutnya. Tetapi tidak ada yang salah dengan makanan yang ada dihadapannya bukan. Jadinya dia akan tetap makan meskipun itu pemberian dari Brian.


...****************...


__ADS_2