DARAH KETURUNAN J I N

DARAH KETURUNAN J I N
MNBG chapter 13


__ADS_3

Oh ya sebelumnya othor mau konferensi pers


Nahh jadi kemaren ada yang tanya


Katanya orang pelosok thor kok tau tas branded merk hermes?


Jawabannya, ya tau lah kan mas fandi nya kerja merantau di kota, juga sekarang udah di dukung alat komunikasi canggih, nah jadi may tau deh barang barang mehong say..


Udah kejawab yahhhhh cuss lanjuut pokoknya love you ❤💞


Tak terasa sudah 3 bulan ini mas fandi di rumah. Dan jika aku bertanya pun jawabannya hanya " Mas masih cuti. " Itu saja,


aku sebenarnya merasa curiga apa jangan jangan mas fandi di PHK alias di pecat jadi pak mandor?.


Tapi selama dua bulan berturut turut mas fandi selalu memberiku uang lebih, bahkan sangat banyak menurutku.


'Coba kalian bayangkan suamiku sudah dua bulan nganggur tapi dia memberiku uang sejuta tiap hari, aneh kan, harusnya kan kasih uangnya lebih irit dong??. '


" Halah, si may ini sok jual mahal bingit padahal kamu senengnya minta ampun di kasih duit banyak sama abang wowo, ehh keceplosan sama abang fandi wkwkwk. " Kata author yang paripurna sejagad raya hahahaha 😂😂😂😂 halu dikit boleh ya 😏.


" Sayang, aku mau ajak kamu ke suatu tempat mau ya?. " Suara mas fandi mengagetkan ku.


" Astagfirullah, mas kamu ngagetin deh. " Aku sedikit merasa aneh melihat mas fandi menutup telinganya ketika aku mengucap kata ' Astagfirullah' .


" Mas kupingmu ngapain di tutup?. " Tanyaku keheranana.


" Sayang, kamu sadar nggak suaramu itu cempreng nya minta ampun jadi mas tutup telinga. " Jawab mas fandi, cukup masuk akal sih menurutku.


Selama dua bulan ini aku merasa mas fandi menjadi orang lain, aku sangat kenal sifat dan karakter mas fandi ku, dan nggak mungkin kan seseorang bisa berubah karakter hanya kurun waktu satu minggu???.


" Oya, memang kamu mau ngajak aku kemana mas? apa mau ngajak buat dedek bayi ya?

__ADS_1


kuy lah kalau gitu, aku mah selalu siap. " Candaku pada mas fandi.


" Katanya kamu mau barang barang yang kamu inginkan, mobil dll, ayo mas ajak kamu ke suatu tempat yang belum kamu ketahui. " Kata mas fandi


" Yaudah, mumpung sin sin liburan di rumah bapak, itung itung jalan jalan. " Jawabku antusias.


" Ayo berangkat. "


Aku dan mas fandi berangkat menuju tempat yang mas fandi bilang tadi, dengan menggunakan motor bebek jadul nya.


Di sepanjang jalan aku cukup curiga kok jalannya sepi banget, tak ada seorang pun yang seliweran di jalan entah anak kecil main juga nggak ada.


Yang menjadikanku tambah bingung ini jalan nya kemana, jalan yang kami lewati sangat asing bagiku.


" Mas kita mau kemana, mas nggak lupa jalan kan?. " Kataku dengan sedikit takut.


" Kita mau ke istana kita sayang. " Dengan santai mas fandi menjawabnya.


" Husst, sudah diam jangan cerewet. " Suara mas fandi berubah menjadi dingin dan itu sukses membuat ku diam seperti seribu bahasa kalau pepatah bahasa Jawa ,


(Koyo orong orong kepidak) Maksudnya langsung diam.


" Mas tapi nanti pulang ya, takutnya nanti putri kia udah pulang dari rumah bapak. "


" Tenang sin sin nggak bakal pulang sebelum kita pulang duluan. " Masih dengan nada dinginnya mas fandi menjawab ku.


Saat sampai di sebuah gubug, yang aku yakini sudah tak terurus lagi.


" Mas aku takut. " Kataku lagi


" Pegang tanganku sayang, kita akan menuju istana kita, dan kamu akan segera melahirkan ke 10 pangeran ku. " Jawab mas fandi.

__ADS_1


Aku dan mas fandi berjalan di jalan setapak, dan sangat rimbun di samping nya terdapat rumput gajah yang sudah menjulang tinggi dan juga pohon bambu yang sangat lebat, semakin membuatku makin ketakutan.


Kami melewati jalan setapak kurang lebih sejauh 500 meter dan sampailah kami di dalam hutan.


Sesampainya aku begitu terkejut pasalnya di dalam hutan ada sebuah desa,


rumahnya pun sudah tergolong elite, namun aku juga merasa janggal , para warga terlihat sangat pucat dan hanya memakai pakaian warna hitam dan putih, sedangkan pakaian yang aku kenakan mencolok sendiri yaitu memakai pakaian warna orange menyala.


Saat kami melewati kerumunan warga, aku di buat keheranan, karena mereka menunduk dan mengucapkan " Selamat datang raja dan ratu. " Woahhh apa ratu, iya memang kecantikanku yang paripurna ini bagaikan ratu khayangan 😂.


Aku dan mas fandi sampai di bangunan paling besar dan paling mencolok sendiri, dan semua dinding juga lantainya terbuat dari emas.


" Raja dan ratu telah tiba. " Kudengar seseorang berteriak menyambut kedatangan kami, dan seluruh penghuni bangunan itu menyembul keluar dan memberi hormat pada kami.


" Mas , ini di mana?. " Kataku dengan suara agak bergetar.


" Kita di istana sayang, inilah tempat kita dan anak anak kita nanti. " Jawabnya.


" Mas tempat ini persis seperti dalam mimpiku mas. " Kataku dengan mengingat ingat kembali mimpi ku, yang berujung mandi basah wkwkwk.


Aku di ajak mas fandi ke sebuah kamar, yang dimana saat mimpi aku sedang bermesraan dengan mas fandi dan berujung basah basahan. Lebih detailnya baca lagi pada chapter sebelumnya ☝☝ .


Disini lah kami, di kamar yang berinterior seperti kerajaan pada umumnya 😅 , nggak aku jelaskan Interiornya seperti apa, karena jujur othor pun tak tahu interior kahas kerajaan 😂.


Mas fandi segera menyerang ku dan membaringkanku menuju ranjang yang empuk dan nyaman, dan terjadilah adegan mpot mpotan, yang berujung tembak dalam, dan basah basahan 😅😅 .


Tbc aja lahh, lanjut nanti malem yah, maaf othor nggak bisa update pagi atau sore, bisanya pada jam lebih dari jam 12 malem.


So I'm sorry....


tapi othor usahakan tetap up kok walau hanya satu chapter per hari untuk menemani kalian semua.

__ADS_1


__ADS_2