
Malam pun tiba.
Tepat pukul 12 malam, may terbangun
dari bobok syantik nya dan mendengar suara
rintihan seorang seperti sedang
kesakitan atau rintihan seorang keenakan๐คญ.
" Siapa itu, malem-malem gini merintih, apa tetangga sebelah sedang main empot-empotan yak, saking enaknya suaranya samepk kedengeran dari sini ๐ . "Pikiran may mulai traveling menuju hal berbau empot ๐ .
May pun berjalan menuju kamar mandi untuk menuntaskan hajat nya.
Suara rintihan itu mulai terdengar kembali
namun kali ini suara itu semakin mendekat dan mendekat, bulu kuduk may mulai berdiri.
Sedetik kemudian suara itu mulai menjauh dan semakin jauh.
Seiring suara rintihan mulai menjauh terdengar derap langkah kaki seseorang.
" Mas? itu kamu mas?. " Suara may dengan sedikit ketakutan, may membuka pintu kamar mandi dengan berlahan-lahan dan..
Krettt.....
Nihil, tak ada siapapun, namun may mencium aroma melati yang mengguar di indera penciumannya.
May pun clingak-clinguk mengendus-endus asal bau tersebut.
Namun ketika may berjalan ke arah pintu depan, dari kaca jendela may melihat seorang anak kecil sekitar umur dua tahun, dia hanya memakai ****** ***** berwarna putih namun sudah lusuh , anak itu berkulit agak hitam, botak dengan lingkaran hitam di area matanya, dan wajahnya yang pucat..
Anak itu hanya clingak-clinguk entah apa yang sedang ia cari.
Tak berselang lama ada tujuh orang anak yang berpakaian sama dan menghampiri anak yang sedang kebingungan itu.
Mereka masing-masing membawa lembaran uang berwarna merah juga biru.
Aku begitu heran, kenapa tengah malam begini masih ada anak yang berkeliaran.
Mereka manusia atau bukan?.
Aku pun memberanikan diri membuka pintu dan memanggil anak-anak kecil tersebut.
" Dek, ngapain tengah malam gini masih kelayapan, pulang sono nanti di gondol wewe baru tau rasa!. " Omelku pada anak kecil itu.
" Kita lagi kerja bu. " Jawab mereka serempak.
__ADS_1
'Kerja? , anak kecil bahkan masih batita udah kerja, aneh deh 'Batinku.
" Lha emang kalian anak siapa masih batita gini udah kerja, emak bapak kalian kemana?. " Cerocosku lagi.
" Kami anaknya bapak suryo. " Jawab mereka kembali.
" Hah bukannya anaknya pak suryo udah pada meninggal ya, kan anaknya juga hanya dua, udah meninggal semua. " Batinku bodoh.
Namun tiba-tiba wusshhh...
Datanglah pangeran berkuda putih yang sigap menyadarkan siomay dari kebodohan dan tulalitnya. ๐
" Hah jin kuno ngapain kamu kesini, mau perkaos aku lagi, nehi, , nehi, , . " Kataku pada jin kuno alias si aryo
Huh, terlihat aryo menghela napas
dan mengusir anak-anak batita yang sedang bekerja mencari uang .
" Sayang, berhenti bicara menggunakan bahasa aneh itu. " Gerutu aryo apda may.
" Dan namaku bukan jin kuno, namaku ARYO catat ARYO. " Jelasnya lagi.
Aryo pun menghampiri may dan memeluknya, ingin mencium bibir ranumnya namun sebelum bibir itu menempel .
" Heh, siapa kamu, dik kamu tega ya menghianati mas! ". Teriak mas fandi
Namun mas fandi sudah menghampiri aryo dan ingin memukul aryo, namun ia hanya menatap aryo dengan bingung.
" Lah kok aku ada dua ya?. " Mas fandi malah bingung sendiri.
" Ah tapi masih tampan aku sih. " Kenarsisan mas fandi yang selama ini terkubur dalam-dalam kini sudah mulai tumbuh dan entah mungkin akan subur atau malah menjadi gersang ๐.
" Eh, di mana-mana masih tampan aku kali, lihat badanku keren ๐ , kulit putih bersih nah sedangkan kamu, item nggak pernah mandi ya ๐. " Kini giliran aryo yang menunjukkan betapa narsisnya dia.
" Kurang ajar, ini itu kulit sawo mateng, macho tau, nah kamu kulit putih kayak gitu, nggak macho tau, kelihatan nggak jantan. " Cibir mas fandi.
" Heh, gini-gini aku selalu bisa membuat may ku menjerit nikmat di ranjang ya. " Balas aryo.
" APA โโโโ. " Bentak mas fandi dan sukses membuat may dan aryo terlonjak kaget .
" Ooh jadi kamu yang memperkosa bini aku hah !. " Suara mas fandi menggelegar dengan pancaran kemarahan yang menakutkan.
Dan sedetik kemudian aryo terbirit-birit karena takut akan amukan maut mas fandi.
๐ก๐ก๐ก๐ก๐ก๐ ๐ ๐คฌ
Mas fandi terus ngedumel mengucapkan kata-kata serapahnay pada aryo.
__ADS_1
" Huh dasar, banci baru di bentak gitu aja langsung lari, huh cemen!!. " Cibir mas fandi.
" Ayo masuk, lagian ngapain tengah malem gini keluar rumah?. " Mas fandi berusaha menetralkan amarahnya, dan dadanya terlihat naik turun mengatur napasnya.
Kamu pun masuk ke dalam rumah dan menuju tempat tidur untuk menuju alam mimpi kembali.
\[ POV ARYO \]
Aku mendengar suara wanita yang ku cinta dari kejauhan, namun dia berbincang dengan siapa tengah malam begini.
Aku pun memutuskan menghampiri may dan kulihat may sedang mengintrogasi segerombolan pencuri kecil siapa lagi kalau bukan si UYUL.
Aku pun datang berharap wanita yang kucintai memujiku karena telah menolongnya namun naas malah sebaliknya yang aku dapatkan.
" Hei jin kuno, ngapain kesini? mau perkosa aku lagi, nehi, , , nehi, ,. " May ku malah berbicara menggunakan bahasa aneh, entah itu bahasa planet mana aku juga bingung.
" Sayang berhenti berbicara menggunakan bahasa aneh itu. " Kataku dengan malas.
Dan karena malu di tonton oleh bocil alias uyul, aku pun mengusir mereka.
' Ya kali seorang raja, penguasa hutan larangan di cibir habis habisan oleh seorang wanita manusia lagi, dan sialnya dialah wanita yang begitu aku cintai '
Aku pun mendekatinya memeluknya, menghirup dalam-dalam aroma tubuhnya, kucium mata, pipi dan ketika bibir kami akan bersentuhan ada lagi seorang penggangu yang bernama fandi, sialnya dia suami orang yang paling aku cinta ๐
" Heh siapa kamu. " Suara beratnya yang menggagalkan acara ciuman kami.
Dan may pun mencoba menenangkan suaminya. Tapi dia tetap menghampiriku ,kukira dia ingin memukulku namun ternyata dia hanya memandangku dari atas sampai bawah dan berkata
" Lah kok aku ada dua ya?. "
Aku hanya tercengang mendengar perkataan konyolnya itu. Namun dia berkata lagi
" Ah tapi masih tampan aku sih ". ๐ฎ Aku hanya melongo, betapa narsisnya si suami may ini.
" Eh dimana-mana terlihat tampan aku kali, lihat badanku keren ๐ kulit putih bersih, nah sedangkan kamu item nggak pernah mandi ya ๐. " Balasku. Kulihat dia melebarkan bola matanya dan membalas cibiran ku.
" Kurang ajar ini kulit sawo matang, macho tau, nah kamu kulit putih kayak gitu nggak macho tau, kelihatan nggak jantan!. " Balasnya dan sukses membuatku naik pitam.
"Heh gini-gini aku selalu bisa membuat may ku menjerit nikmat di ranjang tau. " Jawabku dengan mendekapkan tanganku di depan dada.
" APA โโโโ ! ooh jadi kamu yang memperkosa bini aku hah!!. " Kulihat fandi melotot kan matanya dan berteriak padaku , membuatku ketakutan dibuatnya.
Aku pun lari terbirit-birit mendengar teriakan maut si fandi.
" Hah bodoh, ngapain aku lari sihh, turun dong pamorku jadi jin sang penguasa hutan larangan โน๏ธ๐ค. "
' Wkwkwkwk, jin juga punya pamor keles ๐๐. โ
__ADS_1