DARAH KETURUNAN J I N

DARAH KETURUNAN J I N
MNBG chapter 32


__ADS_3

Keesokan harinya may bangun menuju kamar anak-anak nya.


Sudah satu bulan ini Ansel juga axel merengek ingin tidur bersama teteh manisnya.


May melihat anak-anak nya masih tetridur pulas, may pun bergegas menuju dapur hendak masak.


Sebelum memulai ritual masaknya, may pergi ke kamar mandi terlebih dahulu untuk cuci muka, karena memang may sedang halangan jadi dia bangun agak siang.


Kemudian may pun mulai masak, may masak ayam kecap kegemaran anak juga suaminya, dan tumis kangkung, juga sambal kosek.


Tak lupa may juga menggoreng nangka yang di temukan fandi kemarin malam😁.


Setelah selesai masak may membuat kopi pahit untuk sang suami ter lope-lope, susu untuk ketiga anaknya juga teh melati untuk dirinya sendiri.


Sebelum membangunkan suami juga anak tersayangnya may mendengar seperti auman hewan, namun ketika may keluar hendak mencari sumber suara itu ternyata tidak ada seekor hewanpun, may pun kembali masuk ke dalam dan melanjutkan agenda hariaanya.


Setelah semuanya bangun, keluarga affandi pun mulai sarapan dengan hikmat dan tak lupa mengucap rasa syukur.


" Alhamdulillah, buk ini namgkanya manis banget ya. " Ucap fandi setelah selesai sarapan dan mulai menikmati nangka gorengnya.


" Iya manis lah, orang yang menggoreng aja manisnya kebangetan. " Dengan pedenya may menjawab fandi.


" Iya, iya, iya, tau kalau ibu itu manis banget kayak cabe. " Jawab fandi.


" Hah, cabe itu pedes pak, bukan manis. " Gerutu may.


" Iya ibu itu manis di wajah, tapi pedes di mulut. " Jawab santai fandi.


" Ibu, bapak, pagi-pagi udah debat. " sin sin menghentikan aksi debat fandi juga may.


Dan itu berhasil membungkam mulut si pandi juga si siomay πŸ˜‚πŸ˜‚.


******


Sore harinya sekitar pukul 5 sore, fandi kedatangan tamu.


" Assalamualaikum mas, mas fandi? "


" Waalaikumsalam, eh pak salim, mari masuk pak. " Fandi menyambut tamunya dengan baik.


" Begini mas fandi, saya di utus sama mbah darto mau membagikan air ini untuk keselamatan desa, nah ini di minum sama semua keluarga ya mas. " Kata pak salim.


" Ooh, njih pak, terimakasih. " Jawab fandi.


"Ya sudah mas, saya permisi, mau membagikan air lagi sama semua warga Assalamu'alaikum. " Pamit pak salim dengan sopan.


" Waalaikumsalam, Hati-hati pak. "


Setelah pak salim keluar dari rumah fandi ada seseorang yang menghampiri pak salim .


" Sudah kamu berikan air itu sama fandi. " Kata seseorang.


" Sudah, dan rencana kita akan berhasil. " Kata salim dengan seringai jahatnya.

__ADS_1


" Hahahahaha, tunggu saja kalian akan kehilangan anak titisan jin itu. "


Malam harinya fandi memberikan air yang tadi di bagi oleh pak salim untuk di minum anak dan istrinya.


" Buk minum air ini, agar desa kita aman lagi. " Kata fandi sambil menyodorkan segelas air pada may.


" Ini air apa mas, kok baunya aneh?. " Kata may dengan curiga.


" Sudah minum aja, dan ini teteh dama dedek juga minum ya. " Kata fandi lagi.


" Dedek ndak mau. "Kompak si kembar menjawab fandi.


" Teteh juga enggak mau. " Kali ini si teteh manis yang angkat suara.


" Duh gimana ini dik, ". Kata fandi pada may.


" Yaudah lah, nggak apa-apa, lagian mereka masih kecil, masih suci. " Timpalnya lagi.


**


Sekitar pukul 1 malam, may terbangun mendengar suara auman hewan itu kembali, namun kini bukan hanya satu saja, may mendengar begitu banyak suara auman.


" Yatuhan itu suara apa, kenapa seperti empus bertengkar gitu?. " Gumam may.


Namun may dikejutkan lagi dengan teriakan sin sin yang menggema.


" Aaaaaaaaaaaaa, ibuuuuuuuu. " Teriak sin sin


May pun segera menghampiri sin sin takut terjadi hal yang tak di inginkan.


" Ibu, dedek di bawa pergi sama hitam - hitam. " Suara sin sin gemetar karena melihat adik kesayangannya di bawa pergi entah kemana.


" Tadi dedek di bawa keluar buk pak. " Imbuh sin sin kembali.


Fandi segera berlari menuju kediaman mbok sari.


Tok, , tok, , tok, , tok.


" Assalamualaikum mbok, mbok sari buka pintunya mbok. "


Ceklek..


Mbok sari membuka pintu rumahnya dan melihat fandi yang seperti orang kebingungan.


" Mbok tolong saya, anak saya hilang mbok, si kembar hilang mbok. " Fandi begitu histeris hingga menangis sesengukan.


" Ada apa Ceritakan ? . " Mbok sari menjawab fandi sambil menenangkan fandi yang masih histeris.


" Si kembar hilang mbok, saya harus gimana?. "


Mbok sari kemudian masuk ke dalam rumah untuk mengambil barang entah apa itu, namun terlihat seperti keris dan juga barang lainnya.


" Ayo. " Mbok sari dan juga fandi bergegas menuju rumah fandi namun di tengah jalan terdapat seekor ular tidak begitu besar namun cukup membuat fandi ketakutan.

__ADS_1


Ular itu menghadang jalan yang akan di lewati fandi juga mbok sari.


Seketika itu mbok sari merapalkan mantra entah apa itu othor juga nggak tahu 😁🀭.


Dan seketika ular itu meledak dan mengeluarkan suara seperti bom


Fandi yang notabenya sedikit tulalit hanya bisa melongo .


" Fandi, ayo istrimu sedang ketakutan. " ucap mbok sari namun fandi masih setia dalam lamunannya.


" Fandiiiiiii. " Teriak mbok sari di iringi tepukan di pundaknya yang membuat fandi tersadar dari lamunan nya.


" Eeh, iya mbok mari. " Jawab fandi gelagapan.


Sampai di rumah, fandi tercengang melihat keadaan rumah yang begitu berantakan, pohon besar di depan rumah pun ambruk dan menutupi pintu rumah.


Fandi berusaha menyingkirkan pohon tersebut namun hasilnya nihil.


" Aaaaaah, kenapa nggak ada orang sama sekali sih, dimana orang orang yang meronda? kenapa tidak ada . " Teriak fandi kesal.


" Orang-orang tidak akan bangun fandi, karena mereka telah terkena ajian sirep, yang mana mereka akan tertidur. " Jelas mbok sari.


Mbok sari segera menancapkan keris di tanah dan membaca mantra, seketika asap tebal mengepul dan muncullah aryo .


" Terimakasih telah membantuku bangkit kembali nyi sari. " Kata aryo dengan nada gagahnya.


" Nyi sari berjagalah di sini, aku akan menyelamatkan putraku, dan kamu πŸ‘‰ , si panci jagalah siomay ku juga teh manis ku 😍. "


' Yaelah si jin kuno suasana lagi genting gini, masiih aja ngelawak πŸ˜‚πŸ˜‚. '


Fandi yang di tunjuk hanya plonga plongo koyo kebo πŸ˜‚πŸ˜‚ ( Bagi orang daerah Jawa pasti tau arti kata plonga plongo koyo kebo).


" Hey panci dengar tidak?. " Timpal aryo lagi.


" Hah, namaku fandi bukan panci dasar jin penakut. " Fandi menjawab dengan nada sinisnya.


" Heh, siapa yang penakut hah, akulah si raja aryo penguasa hutan larangan. " Kata aryo sambil menepuk-nepuk dada bidangnya sendiri.


" Cih, raja apa sekali aku gertak aja lari terbirit-birit, itu namanya apa kalau bukan penakut!. " Fandi tak kalah sengitnya membalas perkataan si aryo.


" Haah sudah-sudah malah pada ribut, cepat bubar jalan. " Mbok sari menengahi perdebatan sengit si jin kuno melawan si panci πŸ˜‚πŸ˜‚βœŒ.


.


.


.


.


.


Maaf ya gengs othor beberapa hari ini nggak bisa up, soalnya othor lagi rewang di tempat orang mantu, maapin yaak

__ADS_1


See you, muach 😘


__ADS_2