DARAH KETURUNAN J I N

DARAH KETURUNAN J I N
MNBG chapter 9


__ADS_3

Sebelumnya othor minta para pembaca untuk tekan jempolnya doong, yang baca sih buanyak banget malah, ehh giliran tekan jempol aja pada pelit amat yak 😁✌


Okelah kalau begitu, happy readding ajjah...


WARNING... Area khusus dewasa 🔞🔞🔞🔞🔞🔞🔞🔞🔞


******


" Mas? " Aku terkejut pasalnya mas fandi sudah di rumah, padahal ini baru seminggu, ini benar mas fandi kan apa jangan jangan????


" Sayang. " Suara berat mas fandi membuyarkan lamunanku.


" Lho, katanya mau berbulan bulan nggak pulang mas? kok ini baru seminggu udah pulang sih?. " Cerocosku tanpa henti.


" Sayang, suami pulang kok malah cerewet sih, suruh masuk kek, apa kek.! " Omel mas fandi, aku heran kok mas fandi berubah jadi banyak bicara gini yaah?


Aku membukakan pintu lebar lebar untuk mas fandi masuk, namun anehnya


aku mencium bau yang tak sedap


seperti bau bau prengus juga agak anyir.


" Mas stop, mas kok bau prengus sih? emang mas tadi pulangnya nebeng orang bawa kambing yaah? ". Tanyaku penasaran


" Hah enggak kok, cuma tadi aku pulangnya lewat kandang kambing nya pak RT mana bau banget iyuuhh.. " Jawabnya dengan nada gemulai.

__ADS_1


" Hoooohhh,, mas ini kamu beneran mas fandi kan? Ohh apa jangan jangan kamu kerasukan jin banci ya mas, omegottttttt, tidakkkkkkkkk suamiku jadi bencong dong??. "


Pletakk......


" Omegot, omegot, mulutmu itu lemes banget, suara cempreng macam kuntilanak. " Gerutu mas fandi.


Aku hanya melongo , terkejut dengan tingkah mas fandi malam ini, seperti bukan mas fandi, seperti orang lain yang merasuki suamiku.


Setelah adegan terkejut kejut manja, aku bergegas membuatkan minum kopi pahit panas untuk mas fandi, minuman kegemaran mas fandi dari dulu.


" Ini minumnya mas. " Kat aku sambil menyodorkan secangkir kopi.


Sruppp....


" Ahhhh, nikmatnya " Aku heran kenapa langsung di minum, itukan masih panas batinku bermonolog sendiri.


" Enggak ini pas, enak, mantap, top markotop kotop kotop nganti mbledok.... " Sambil terkekeh mas fandi menarik pinggang ku untuk duduk di pangkuannya.


Mas fandi mulai ke mode seriusnya, tanpa embel embel gemulai, sekarang aku merasakan mas fandi yang sesungguhnya, bukan mas fandi yang cerewet dan konyol.


Mas fandi mulai menciumi leherku, meninggalkan jejak kiss mark di sana, dia menurunkan baju tidur yang aku kenakan, kebetulan baju tidurku bermodel dress mini dengan lengan tali spageti.


Yaa walaupun aku orang kampung, tapi kan suamiku bekerja di kota, nah ini baju tidur oleh oleh suamiku dari kota.


Aku juga mempunyai beberapa potong lingeria sexy, sewaktu mas fandi pulang inilah baju dinas malam ku.

__ADS_1


Mas fandi mulai menelusuri daerah punggung ku, mengecupi , menjilati dan meninggalkan jejak di sana.


Aku di buat merinding, dan tanpa terasa aku melenguh pelan


" Uhhh, mas jangan di sini. " Kataku dengan suara parau.


Tanpa Ba Bi Bu, mas fandi segera menggendong ku ala koala, aku nemplok di dada bidang mas fandi , dan mas fandi membaringkan ku di atas ranjang, dengan hati hati dan penuh perasaan, seperti menjaga sebuah permata dengan sepenuh hati agar tak lecet sedikitpun.


Mas fandi mulai gencar melakukan foreplay, aku dibuat menjerit pelan, mas fandi melucuti semua yang ku kenakan, betitupun dengan pakaian nya, hingga kami sama sama seperti bayi baru lahir, polos tanpa benang.


Mas fandi mencari*um bibir turun ke leher men*ilati, dan terus turun ke bawah,


hingga mas fandi menekuk lututku membenamkan bibirnya ke liang kenikamtanku.


Aku mengelijang, dan seperti sesuatu keluar dari dalam diriku.


dan


" Ahhhh,, " Aku tersentak kaget, karena mas fandi begitu perkasa memasuki liang ku.


Aku terus melen*uh, men*esah, dan mer*ntih, sungguh permainan kali ini sangat luar biasa, belum pernah aku merasakan sangat terpuaskan, dan baru kali ini mas fandi begitu perkasa , perlakuannya dan permainan ran*angnya lebih nikmat tiga kali lipat dari biasanya.


Hingga adzan subuh, mas fandi baru melepas ku dari terkamannya, aku begitu kualahan dan area int*mku pun sudah membengkak.


" Uhhh, mas kamu minum jamu ya, punyaku bengkak ini mas, gimana mau masak aku. " Kataku dengan sedikit meringis.

__ADS_1


" Hehehe maaf sayang, punyamu sangat nikmat sayang, . " Kekehnya sambil mengecupi punyaku...


Hahahahaha, si fandi ngecup, ngecup gitu modusss.... 🐵🐵🙈🙉


__ADS_2