
Setelah puas belanja di pasar, kamipun pulang .Samapi di rumah may membaringkan tubuhnya di kasur.
Entah mengapa akhir akhir ini tubuhnya cepat sekali lelah.
Dan jangan lupakan porsi makan
yang luar biasa banyaknya, seperti porsi orang kuli bangunan.
" Dik mandi dulu sana, ini sudah mau sore lho. " Titah mas fandi.
" Bentar mas, lemes banget aku tuh, laper juga. " Jawabku dengan suara serek.
" Hah, tadi kan udah makan bakso bahkan dua porsi dik, di tambah jajanan tadi, juga soto, masih laper?. " Tanya mas fandi heran.
" Iya ya mas, aku kok jadi rakus gini sih mas, aku takut mas, hiks hiks. " Lirih ku.
Jujur aku sangat ketakutan sekarang,
saat mendengar bahwa selama setahun ini aku telah melayani nafsu birahi genderuo bahkan hingga hamil.
__ADS_1
Aku merasa menjadi wanita yang tak bisa menjaga diriku, walaupun makhluk itu menyamar jadi suamiku, namun rasa bersalah ku selalu menghantuiku.
" Mas, maafkan may ya, karena may tak bisa menjaga diri, may sudah menghianati kamu mas. " Lirihku dengan rasa penyesalan yang teramat.
"Ini sudah takdir dik, jangan menyalahkan dirimu sendiri. " Jawab mas fandi, aku pun terisak di pelukan mas fandi.
BRAK....
" Loh bapak sama ibuk kok nangis sambil pelukan gitu, kan belum lebaran. " Kata sin sin dengan suara cemprengnya membuat ku ingin menjitak kepalanya, cihh menganggu acting sang artis papan atas saja kau ini sin sin šš.
" Lah emang kalau maaf maafan harus nunggu lebaran gitu?. " Tanya mas fandi pada sin sin.
" Emm enggak sih, hehehe. " Dengan santainya Sin Sin ketawa ketiwi setelah menggagalkan acting pemeran utama sang artis papan atas yang ter bahenol.
Entah kenapa anak itu bisa mendengar
bahkan hanya orang berbisik saja Sin Sin bisa dengar, sungguh anak yang konyol bin ajaib.
" Hah, pak ibu pengen di beliin HP baru katanya. " Sialnya Sin Sin malah mengadu pada bapaknya.
__ADS_1
" Eeehh, en,,, gak mas, HP nya masih bisa di pakek kok, beneran, itu mah Sin Sin aja yang pingin di beliin HP. " Kilahku pada mas fandi.
" Benarkah, bahkan niat mas juga mau ganti HP ibu loh, kan modelnya udah agak jadul, tapi ya udah deh karena ibu nggak mau, jadi uangnya bapak simpen aja lagi. " Haaahh š® bumi gonjang ganjing, nyesel deh gue sok jual mahal, HP baru nya nggak jadi.
huaaaaaaaaaaaaaaaa.....šš
'Wkwkwkwk,, sukurin lu may, makanya jadi orang tuh jangan sok jual mahal, jangan sok gaya gayaan nolak, jadinya gini dah, yang sabar ya may š. '
" Eeeh, mas bentar tunggu, HP aku tuh udah jelek loh mas, nih layarnya aja udah buruk kan. " Rayuku menghiba demi HP baru.
" Ya tadi kan kata ibu masih bagus, ya nanti aja kalau bener bener udah nggak layak di pakai baru ganti yang baru, ini mah masih bagus kok. " Timpal mas fandi.
" **,,, ttapi mas??. " Telat mas fandi udah ngeloyor keluar kamar.
Aku pun hanya bisa melongo dan gigit jari .
" Cup cup cup, ibu berarti ibu harus COBA LAGI wkwkwkwkwkš. " Tawa cempreng Sin Sin sambil berlari keluar kamar.
" Dasar anak durhakim kamu, Sin Sin sini, ibu belum selesai. " Teriakku namun tak ada tanggapan dari Sin Sin.
__ADS_1
" Haah, nasib nasib, pingin hp baru, gara gara jual mahal, HP nya zonk šš.. "
Kata othor " Yang sabar ya may. "šš