DARAH KETURUNAN J I N

DARAH KETURUNAN J I N
MNBG chapter 23


__ADS_3

" Hah bodoh, ngapain aku lari sihhh, turun dong pamorku jadi jin penguasa hutan larangan☹️😀 " Gerutu aryo sambil ngedumel tak jelas


" Hahahaha, katanya paman penguasa, tapi sama manusia aja kalah, huuuuuuu, penakut , , , penakut, , , penakut πŸ˜…πŸ˜…. " Ejek sang pencuri kecil yang sempat aryo usir tadi.


" Heh uyul, pergi sono, aku ketok palamu nangis kejer nanti. " Sungut kesal aryo.


" Siapa takut, dasar om-om penakut πŸ˜‚πŸ˜†. "


" Hais, dasar anak sialan, berani panggil aku om, heh aku itu raja aryo, penguasa hutan larangan, penguasa paling tampan, paling macho, paling cool, tau!!. "


" Dan juga penakutt, hahahahaha. " Di delapan uyul langsung pergi menghilang setelah membuat aryo si jin kuno mati kutu 🀣.


" Ais, alamakk aku si penguasa hutan larangan dibuat mati kutu sama uyul, dasar uyul kutukupret, awas aja kalian 😀😀. "


POV ARYO END..


Pagi hari, dimana hari dimulai dengan senang hati dan juga riang gembira.


Begitupun dengan keluarga affandi yang somplak bin kocak.


Mereka di sibukkan dengan tangisan sin sin yang menggelegar di seluruh penjuru ruangan.


" Huaaaaaaaaa, huaaaaaaa, huaaaaaaaa. " Tangis sin sin membuat sakit telinga bagi siapapun yang mendengarnya.


" Haduuh sudah lah nak, cantik anaknya ibu yang paling pinter, udah ya nangisnya, nangisnya di tabung buat besok-besok lagi πŸ˜‚. "


" Iya nduk, berhenti nangisnya, nanti bapak belikan yang baru deh , sama sin sin minta apa nanti Bapak belikan. "


Mendengar perkataan fandi sin sin langsung berhenti menangis, dan di ganti dengan senyuman yang cerah secerah mentari di pagi hari πŸ˜….


" Beneran pak πŸ˜ƒπŸ˜ƒ. " Dengan semangatnya sin sin menjawab dan juga bergelayut manja di lengan si fandi.


" Emang apa sih yang rusak?. " Tanya may dan fandi bareng.


Karena sebenarnya mereka pun tak tahu apa yang membuat putri cantik mereka nangis kejer di pagi hari.


" Emm, ini loh pak boneka beruang sin sin pas waktu dapat di pasar malam, matanya copot pak udah nggak bisa di benerin lagi, bapak udah janji loh mau ganti yang baru, juga mau beliin apapun yang sin sin mau, jadi ayo bu kita ke pasar beli semua yang sin sin mau πŸ˜πŸ˜πŸ˜„. " Fandi juga may hanya bisa melongo, mereka tepuk jidat dengan aksi konyol sin sin, lha wong mata boneka nya copot, nangisnya kejer sampek kedengeran dari rumahnya pak RT.


" Alamak, kena tipu lagi, hah nasib-nasib, punya bini sama anak sama-sama ratu drama😀. " Fandi mendesah sebal, karena telah masuk ke dalam perangkap batman sin sin.


" Wahh cocoku itu nduk, yuk ibu juga mau beli baju baru, baju ibu udah pada kekecilan, ayo mandi langsung berangkat, ayo pak siap-siap. " Si ibu ratu drama sudah bertitah, apalah daya si fandi bagai buah simalakama


Di turutin jadi tongpes(Kantong kempes) , tak dituruti ngambek berhari-hari dan yang paling ngenes nggak dapet jatah malam.

__ADS_1


" Hah nasib - nasib. " Desah fandi sambil beranjak dari duduknya menuju kamar untuk bersiap-siap pergi menyenangkan dua wanita tercintanya.


" Bapak nggak iklas? 😠. " Dengan wajah garangnya si may menggerutu pada fandi.


" Eeh, iklas kok bu, istriku yang cantik, manis, baik, bahenol kenol-kenol, apapun untukmu sayang πŸ’•. " Rayu fandi pada siomay yang lagi ngambek.


Dan benar saja si may langsung luluh dan bergelayut manja pada fandi, juga mengecup pipi fandi dengan gemasnya.


" Hah kalau kemauannya di turuti aja manja banget, cium-cium pipi. " Batin fandi, karena kalau nggak di batin takut kena semprotan maut nya si siomay πŸ˜‚πŸ˜‚.


Mereka pun berangkat menuju pasar untuk membeli semua yang di inginkan si ratu drama sin sin dan si siomay πŸ˜‚ , hah uang pun melayang πŸ’ΈπŸ’Έ


SKIP belanjanya, kalau di jabarkan nggak bakalan kelar nanti.


Selesai belanja, merekapun pulang dengan hati riang gembira, namun lain dengan fandi, dia malah lemas sendiri selesai belanja πŸ˜….


" Aduuh sayang sering-sering ya begini, ibu makin cinta deeh πŸ’‹πŸ’‹. " suara manja may yang mendayu-dayu


Malam harinya, entah mengapa terasa sangat sepi, bahkan baru pukul 8 malam.


Hanya suara binatang malam yang mengisi gelapnya malam.


Dan malam ini pun jadwal mas fandi meronda, karena memang di tentukan jadwal ronda satu minggu sekali dan bergiliran.


" Iya mas, hati hati, aku merasa malam ini kok berbeda sekali ya mas, serasa mencekam gitu, ohya mas jadwal ronda sama siapa aja mas?. " Tanyaku pada mas fandi.


" Sama pak kamto, sirin , agus sama dadang dik. " Jawab mas fandi.


Yaudah mas berangkat, tutup pintu jangan keluar malam, kalau ada apa-apa langsung SMS mas aja ya. " Pintar mas fandi.


" Iya mas. " .


πŸ¦‰πŸ¦‰πŸ¦‰πŸ¦‡πŸ¦‡πŸ¦‡πŸ¦‡πŸΊπŸΊ


Saat jam menunjukkan pukul 11 malam, ada yang mengetuk pintu rumah may, berulang-ulang namun may tetap membiarkannya, may teringat pesan sang suami, bahwa jangan sampai membuka pintu rumah, karena fandi telah membawa kunci serp rumah.


Sedetik kemudian tak ada yang mengetuk pintu rumah, namun tekotan terdengar kembali di jendela-jendela rumah, bahkan di iringi tawa yang sungguh menakutkan dan juga korden jendela kamar pun bergerak seperti tertiup angin.


" Hihihihihihihi " Tawa menakutkan itupun kembali terdengar nyaring di telinga may.


Namun kemudian genting rumah pun seperti ada yang menaburkan kerikil-kerikil kecil dengan di barengi guncangan di dalam rumah.


" Astagfirullah, ya Allah, " May pun membaca surat-surat sebisanya, dan kemudian berlari menuju kamar sin sin.

__ADS_1


Namun sin sin masih nyenyak dengan tidurnya, may pun bernafas lega melihat putri tersayangnya bisa terlelap dengan nyenyaknya.


May pun bermaksud ingin kembali ke kamarnya namun dia melihat jendela ada yang bergelantungan di sana, terlihat di setiap jendela ada yang bergelantung melayang-layang di sana.


May melihat benda panjang putih namun sudah lusuh penuh dengan noda tanah dan juga bau anyir yang sangat mengguar.


May begitu penasaran, dia mendekat ke arah jendela, betapa kagetnya dia, ternyata yang bergelantungan di jendela adalah si lemper eh salah si poci, ehh si po,, po,, po,, co,, nnnn, gggg.


" Aaaaaaaaaaaaaaaaaaa. " Jerit may, namun ketika may hendak berlari kakinya seperti menempel di lantai, alhasil may hanya terdiam masih berdiri di tempat dengan pemandangan yang sangat mengerikan.


Terlihat kepala sang poci menelusup ke dalam jendela hendak meraih perut buncit may, tubuh may bergetar hebat.


Mulutnya pun serasa terkunci dia hanya bisa pasrah.


Namun sebelum kepala itu menyentuh perut may, tubuh si poci terpental jauh dan terdengar suara menggelegar seperti petir yang menyambar begitu dahsyat.


Jedyarrrrrrrrr.....


Tubuh may ambruk di iringi suara menggelegar petir dan kemudian hujan deras pun membasahi rumah may.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Tbc,


Lanjut nanti yahh, jempol othor udah pada keriting nehhh..


BABAY πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—

__ADS_1


__ADS_2