
Ke esok anda harinya allura sedang di makeup di dalam kamarnya dan ia ditemani oleh maminya....
"kamu yang sabar ya lura? "... maminya menggenggam tangan allura
" iya mi"... ucap allura sambil menganggukkan kepalanya
Maminya tau jika saat ini allura sedang kacau perasaannya, antara sedih dan senang....
Senang karena akhirnya allura menikah dengan dareen dan sedih karena allura harus menikah didepan mamah dareen yang lagi sakit dirumah sakit.....
Apalagi pernikahan dadakan ini adalah permintaan dari mamah dareen.....
Setelah di makeup allura berganti pakaian dengan memakai gaun warna putih tulang yang memancarkan kecantikkannya.....
Allura keluar kamar di gandeng oleh maminya dan sesampainya didepan rumah, monic menggandeng tangan allura sambil mengusap pelan lengan allura...
Semuanya tidak bisa berkata kata, karena saat ini perasaan mereka sedang gelisah....
Papi allura berdiri didepan allura sambil memegang kedua bahu allura....
"nak... sebentar lagi kamu akan menjadi istri dareen dan apapun yang terjadi nanti papi harap kamu akan selalu berada disamping suamimu"... ucap papinya sambil menahan tangis
"papi senang karena sebentar lagi kamu akan menjadi milik orang, tapi papi sedih karena kamu harus menikah dalam keadaan yang seperti sekarang"
"gak papa pi... ini semua permintaan mamah dareen"... ucap allura sambil tersenyum
Papinya memeluk allura singkat lalu mencium kening allura dengan kasih sayang.....
Semua yang ada disana meneteskan air mata, termasuk mami allura dan juga lula yang ikut mendampingi allura....
" ayo kita berangkat? "... papi allura menggandeng tangan allura
Allura bersama keluarga dan sahabatnya berangkat menuju ke rumah sakit untuk melakukan ijab qobul didepan mamah dareen.....
**
Dirumah sakit tepatnya didalam ruang ICU, dareen bersama penghulu sedang duduk dikursi yang tersedia didalam....
Sambil menunggu allura datang, dareen menggenggam dan mencium telapak tangan mamahnya ....
Mamah dareen tersenyum bahagia karena akan melihat anaknya menikah dengan pujaan hatinya....
Entah kenapa dareen sejak pagi tadi tak ingin jauh dari mamahnya.....
Tak berapa lama mike masuk kedalam ruangan dengan tergesa gesa.....
"reen...allura dan keluarganya sudah datang"... ucao mike
" suruh mereka masuk mike! "... perintah dareen
" baik! "
Mike keluar dari ruangan dan mengajak allura serta keluarganya untuk masuk kedalam ruangan ICU.....
Mamah dareen menatap allura dengan senyuman dan mamah dareen memanggil allura dengan suara yang serak.....
"kemarilah sayang? "... ucap mamah dareen
Allura tersenyum sambil berjalan ke arah mamah dareen dan dareen berdiri dari duduknya, lalu mempersilahkan allura untuk duduk disamping mamahnya....
" al... makasih ya udah mau nikah sama dareen? "... mamah memegang tangan allura
" iya mah"... jawab allura
"makasih juga karena kamu sudah mau mengabulkan keinginan mamah yang terakhir"
"setelah kamu menjadi istri dareen... mamah akan pergi dengan tenang karena ada kamu yang akan mengurus dareen".... lanjut mamah
" mamah jangan bicara seperti itu... mamah pasti sembuh"... allura menggenggam erat tangan mamah dareen
Mamah dareen hanya tersenyum, lalu pak penghulu segera melakukan tugasnya untuk menikahkan dareen dan juga allura.....
Setelah selesai ijab qobul, allura dan dareen menghampiri mamahnya yang sedang tersenyum menatap mereka berdua.....
"mamah senang kalian berdua sekarang sudah menjadi sepasang suami istri".... mamah memegang tangan allura dan tangan dareen
" berjanjilah jika kalian berdua akan selalu bersama"... mamah menyatukan tangan mereka berdua diatas perut mamah
"al... mamah titip dareen ya? "... ucap mamah sambil menatap allura
" iya mah... mamah harus sembuh ya? "... allura meneteskan air matanya
" reen...maafkan mamah ya nak? "... mamahnya menatap dareen
" mah? "... dareen tak dapat bicara apapun lagi
__ADS_1
" mamah pengen peluk kalian berdua"
Mereka berdua memeluk mamah sambil menangis dan mamah membalas pelukan mereka berdua sambil mengusap punggung kedua sepasang suami istri itu.....
Tiba tiba tangan mamah terjatuh dan hal itu membuat semua yang ada didalam ruang ICU panik, termasuk dareen dan juga allura....
"mah? mamah? "... dareen memanggil mamahnya
" mah? "... panggil allura
" mike!!! panggil dokter!!! "... teriak dareen
Mike segera berlari untuk memanggil dokter dan tak berapa lama dokter bersama perawat masuk kedalam ruangan....
Dokter segera memeriksa mamah dareen dan tak berapa lama dokter menghampiri dareen yang sedang duduk dengan lemas di kursi yang tak jauh dari ranjang.....
" gimana mamah saya dok? "... tanya dareen dengan lemas
" maaf Pak... pasien sudah meninggal"... jawab dokter dengan perasaan sedih
"mamah!!! "... dareen menghampiri mamahnya
" kenapa mamah ninggalin dareen? maafin dareen selama ini yang sibuk dengan pekerjaan mah"... dareen menggoyangkan bahu mamahnya
"bangun mah? dareen gak mau ditinggal mamah"... dareen menangis sambil mencium seluruh wajah mamahnya
Allura dan yang lainnya ikut sedih melihat dareen yang rapuh seperti itu.....
Allura menghampiri dareen dan mencoba untuk menenangkannya....
" kamu harus ikhlasin mamah reen? kasihan mamah kalo kamu belum ihklas".... allura mengusap punggung dareen
"aku belum bisa jadi anak yang baik buat mamah al"... ucap dareen sambil melihat ke arah allura
" kamu udah jadi anak baik... kamu udah mewujudkan ke inginan mamah yang terakhir kalinya"... allura mengusap air mata dareen yang membasahi pipi
"kamu ikhlasin mamah ya? kita do'ain semoga mamah disana bahagia "
Dareen menganggukkan kepalanya lalu memeluk allura dengan erat.....
"mamah pasti sudah bahagia karena sudah bertemu dengan papah disana al"... ucap dareen dalam pelukan allura
" iya reen... kamu harus sabar dan kuat ya? "
" makasih sayang".... ucap dareen sambil melepaskan pelukannya
Kemudian pihak rumah sakit membawa jenazah mamah dareen keluar dari ruang ICU untuk dimandikan lalu segera dimakamkan....
Sebelum dimakamkan jenazah mamah dareen akan dibawa pulang terlebih dahulu di kediaman mamah dareen.....
Dengan setia allura menggandeng tangan dareen yang masih sangat sedih....
"lebih baik kalian berdua berganti pakaian "... ucap mami pada allura dan dareen
" ini pakaian ganti kalian"... mami menyerahkan paperbag pada allura
Allura hanya menganggukkan kepalanya sambil menerima paperbag dari maminya....
Setelah itu Allura menggandeng tangan dareen untuk mengajaknya berganti pakaian di dalam toilet yang ada dirumah sakit.....
**
Pukul 12 siang jenazah mamah dareen sudah berada dirumah dan sudah banyak peziarah yang berdatangan kerumahnya....
Para pegawai allura juga berziarah dan juga para pegawai dareen....
Semua orang merasa sangat sedih karena semua orang mengenal mamah dareen sebagai orang yang baik hati dan juga sangat ramah pada semua orang.. ....
Pukul 1 siang jenazah mamah dareen segera dibawa menuju ke pemakaman....
Dareen dan allura ikut ke pemakaman ditemani oleh mike....
Sedangkan papi dan mami allura berada dirumah mamah dareen bersama dengan monic, lula dan juga bi ijah.....
Karena saat ini masih banyak peziarah yang datang kerumah.....
Monic mengeluarkan ponselnya untuk mengirim pesan pada Daniel.....
*💌monic
Daniel....
mamah dareen meninggal
💌Daniel
__ADS_1
serius moo????
💌monic
iya
💌Daniel
kapan meninggalnya?
💌monic
tadi pagi setelah allura dan dareen ijab qobul
💌Daniel
terus sekarang kamu dimana?
💌monic
dirumah mamah dareen
jenazah mamahnya baru aja dianter ke pemakaman
💌Daniel
pasti dareen sangat sedih
💌monic
sedih banget...
dareen gak berhenti menangis daritadi
💌Daniel
sampaikan salamku pada dareen dan juga allura ya?
aku minta maaf juga gak bisa hadir dirumah duka
💌monic
iyaaa
Setelah berkirim pesan dengan Daniel, monic memasukkan kembali ponselnya kedalam tas lalu bergabung bersama mami dan lula yang sedang ngobrol dengan para peziarah.....
2 jam berlalu , allura dan dareen sudah kembali kerumah....
Lalu mami, papi dan juga lula pamit untuk pulang kerumah....
Setelah itu mike dan juga monic pamit pulang.....
Rumah terasa sangat sepi dan dareen sekarang sedang duduk merenung di depan teras rumahnya.....
Allura menghampiri dareen dan ikut duduk disampingnya...
"reen... istirahat dulu yuuk dikamar"... ucap allura
" sebentar lagi sayang"... ucap dareen
"ya udah... kalo gitu aku kedalam dulu bantuin bi ijah ya? "
Dareen hanya menjawabnya dengan anggukan, lalu allura masuk kedalam rumah.....
Allura membantu bi ijah untuk membereskan semuanya dan yang terakhir mencuci piring serta gelas.....
"non al istirahat saja... biar bi ijah yang membersihkan"... ucap bi ijah dengan sopan
" gak papa kok bi".... ucap allura dengan senyuman
"den dareen masih diluar ya non? "
"seperti iya bi.. dia masih sangat sedih"
"maklum saja non... karena aden sangat menyayangi nyonya"
"iya bi"
Kemudian allura bersama bi ijah melanjutkan membersihkan dapur hingga sore hari baru selesai....
Allura pamit pada bi ijah untuk menghampiri dareen yang mungkin masih berada di teras depan rumah....
******
__ADS_1