
Mike dan allura kini sedang menikmati makan siang disalah satu restoran yang ada di pusat pembelanjaan ....
"al, tadi kamu ngobrol dengan siapa? "... tanya mike
" wanita yang ada didalam toko tadi ya? "... allura bertanya balik
" iya"
"dia temenku"
"temen sekolah apa kuliah? "
"sebenarnya kita baru aja kenal pagi tadi dan kebetulan kamar hotel kita bersebelahan"
"oh ya? ".... mike kaget dengan penjelasan allura
" iya... namanya maudy dan dia sangat asyik sekali diajak ngobrol"
"ohhh"... mike hanya ber oh ria
Setelah makan siang allura ingin kembali ke hotel dan ingin rebahan aja didalam kamar....
Setelah mengantar allura, mike kembali ke perusahaan dareen dan mike menceritakan kejadian di pusat pembelanjaan tadi.....
Dareen sangat terkejut dan marah juga karena dareen tau apa yang sedang ingin maudy lakukan pada allura....
" apa allura kita suruh balik dulu aja? "... tanya mike
" jangan... nanti dia curiga"
"kau mau maudy menyakitinya? "
"ya tidaklah! "
"oh ya!! aku hampir lupa ingin memberitahumu sesuatu"..... mike menepuk pundak dareen
" apa yang ingin kau beritahukan? "
"kau tau perusahaan terbesar di negara ini? "
"ya? "
"itu adalah perusahaan milik maudy"
"jadi maksudmu secara tidak langsung kita bekerjasama dengannya? "
"iya"
"pasti dia akan membuat masalah! ".... dareen memakai jasnya dan berjalan menuju pintu
" mau kemana kamu? "... tanya mike
" aku mau menemui gadis itu"
"maksudmu maudy? "
"iya"
"jangan bodoh kamu! "
Dareen menghentikan langkahnya dan menoleh kearah mike....
"lihatlah jadwalmu hari ini! ".... mike menunjukkan ipad pada dareen
Dareen berjalan kearah mike dan mengambil ipad yang diberikan oleh mike....
" bagus jika nanti ada pertemuan dengannya! "... dareen memberikan ipad tersebut pada mike
" apa kau siap bertemu dengannya setelah sekian lama tak bertemu? "... tanya mike
__ADS_1
" kau tau mike jika dia telah menghianatiku dulu dan ada juga yang belum kau ketahui! ".... dareen menyibak rambutnya kebelakang
" apa yang belum ku ketahui? "... mike mendekati dareen
" waktu itu setelah dia menghianatiku dia ditinggalkan oleh pria itu karena maudy sedang hamil".... jelas dareen
"maudy nekat aborsi dan setelah beberapa bulan kemudian dia depresi hingga harus berada dirumah sakit jiwa".... lanjut dareen sambil menundukkan kepalanya
" lalu apa yang membuatmu merasa bersalah? ".. tanya mike
" selama ia depresi, dia hanya mengingat tentangku saja dan orang tuanya pernah menemuiku agar aku bisa membantu untuk menyembuhkan depresinya"
"tapi aku menolak karena aku masih sangat marah padanya dan kau tau apa yang terjadi dengan orang tuanya? "
"apa yang terjadi? "... tanya mike
"mereka kecelakaan dan nyawanya tak dapat tertolong"
"kau merasa jika itu kesalahanmu? "
Dareen hanya menundukkan kepalanya dan mengingat jelas memori saat kedua orang tua maudy mengunjunginya beberapa tahun yang lalu....
"itu bukan salahmu dan kau sudah mengetahui jika maudy sekarang sudah sembuh dari depresinya".... mike menepuk pundak dareen
" ya dia memang sembuh, tapi dia masih berhalusinasi tentangku"
"kau tau darimana? ".... mike terkejut
" sebenarnya selama ini aku masih memantaunya"
"dan maudy tau soal itu? "
"dia pasti tau, makannya dia mendekati allura "
Mike hanya bisa mengusap punggung dareen dan dareen menundukkan kepalanya.....
**
Sejak tadi maudy terus tersenyum karena ia sangat merindukan dareen dan ia ingin seperti dulu sebelum ia menghianati dareen......
Tak berapa lama maudy sampai di perusahaan dareen yang hampir jadi....
Maudy berjalan masuk kedalam perusahaan dan maudy bertanya pada karyawan yang melintas....
Setelah itu maudy berjalan menuju ruangan yang sudah ditunjukkan oleh karyawan tadi....
ceklek
Maudy membuka pintu ruangan dan didalam hanya ada seseorang yang sedang duduk membelakanginya.....
"permisi? "... ucap maudy
" silahkan duduk! "... perintahnya
Kemudian maudy duduk dibangku yang sudah tersedia didalam ruangan.....
" lama tidak bertemu nona maudy! ".... ucap seseorang sambil memutar kursinya
" kau! ".... tunjuk maudy
" apa anda masih mengingat saya nona maudy? "... tanya mike
" bagaimana saya bisa lupa? kau yang sudah membuatku putus dengan dareen! ".... ucap maudy dengan nada sinis
" oh ya? saya rasa itu adalah kesalahan anda sendiri karena sudah menghianati bos dareen"
"cih! dimana dareen?! ".... maudy menggebrak meja sambil berdiri
" bos dareen saat ini sudah bahagia bersama dengan tunangannya... jadi jangan coba coba anda untuk mengganggu hubungan mereka! "
__ADS_1
"itu bukan urusanmu! cepat katakan dimana dareen? "
"bukannya anda kesini untuk meeting dengan saya nona maudy? "
"siapa kau? kau bukan bosnya! "
"tetapi saya ditugaskan oleh bos dareen untuk menghandel perusahaan disini"
"omong kosong! "
Maudy pergi dari ruangan tersebut dengan emosi dan maudy menutup pintu ruangan dengan kasar, hingga menimbulkan bunyi yang menggema.....
"aku tidak akan membiarkan kamu menemui dareen".... ucap mike
Sedangkan dareen saat ini berada didalam mobilnya yang berada diparkiran dan dareen tidak mengetahui jika ada seseorang yang telah mengetahuinya.....
Dareen mengemudikan mobilnya dan mobil dibelakangnya sedang mengikutinya hingga sampai dihotel.....
Yang mengikuti dareen ternyata maudy dan setelah melihat dareen masuk kedalam kamar, maudy langsung mengetuk pintu kamar dareen yang baru saja tertutup......
tok tok
Tak lama kemudian dareen membuka pintu dan maudy langsung nyelonong masuk kedalam kamar hotel dareen.....
" beraninya kamu masuk kedalam kamarku! ".... ucap dareen
" apa kabar reen? ".... ucap maudy
Dareen hanya berdiri menatap lurus kearah maudy yang kini sedang duduk menghadapnya.....
" kenapa kamu menemuiku lagi? "... tanya dareen
" aku ingin minta maaf padamu"
"ya kau ku maafkan"
"dan aku ingin kita seperti dulu lagi reen"
"itu tidak mungkin terjadi! "
"aku masih mencintaimu reen"... ucap maudy sambil meneteskan air mata
" aku sudah memiliki tunangan"
"aku tidak peduli! aku ingin kita seperti dulu lagi"
"itu tidak akan pernah terjadi maudy! "
Maudy langsung memeluk dareen dan dareen hanya diam saja....
Ini kesempatan buat maudy dan maudy mengeluarkan ponselnya lalu memotret dirinya yang sedang memeluk dareen.....
Setelah itu maudy memasukkan kembali ponselnya kedalam tas.....
"kau juga masih mencintaiku kan reen? ".... tanya maudy setelah melepaskan pelukannya
"tidak! "
"jika tidak kenapa saat aku memelukmu kau hanya diam saja? ".... maudy menatap dareen
Sebelum dareen menjawab pertanyaan maudy, ponsel dareen berdering dan dareen melihat ada panggilan dari allura.....
" cepat keluar dari kamarku! "... perintah dareen
" jika aku tidak mau? "
Dareen langsung menarik tangan maudy dan menyeretnya keluar dari kamarnya, lalu dareen menutup dengan kasar pintunya.....
*****
__ADS_1